Jelang Rilis Data Inflasi PCE, Koin-koin Ini Tunjukkan Potensi

Market Overview
Pasar Crypto mengalami kenaikan minor dalam satu pekan terakhir dengan harga Bitcoin kembali ke level $85.000 setelah sempat terkoreksi ke area $81.000 pada 18 Maret lalu. Ethereum yang mulai kembali menarik perhatian investor dengan tren akumulasi yang telah sedang berlangsung masih berfluktuasi di area harga $1.900. Reaksi positif pasar terhadap pernyataan The Fed dalam pertemuan FOMC pekan lalu terkait ekonomi AS yang masih solid turut melatarbelakangi tren harga yang ada saat ini.
Relatif stabilnya harga BTC dan ETH berpotensi mendorong berkembangnya naratif altcoin tertentu. Akan tetapi, rilis data inflasi PCE AS pada akhir pekan ini berpotensi akan memengaruhi tren positif yang sedang berlangsung saat ini, khususnya jika inflasi mengalami kenaikan signifikan seperti yang dikhawatirkan pasar imbas kebijakan tarif impor Trump. Hal itu jika terjadi dapat memposisikan BTC dan ETH sebagai aset crypto terbesar, menjadi lebih menarik, secara umum. Apabila yang terjadi sebaliknya, yakni kenaikan inflasi yang relatif stabil, maka pasar dapat melanjutkan tren positif yang ada yang berpotensi membawa Bitcoin kembali ke level $90.000 jika investor merespons secara positif perkembangan tersebut.
Sumber: Dune
Indikator Alts Buy Signal yang dikompilasi cryptokoryo_research di platform Dune Analytics menggambarkan situasi di mana altcoin sedang berada pada situasi yang semakin undervalued dan Bitcoin yang telah cukup menjauhi zona peak-nya (menjauhi garis merah atas). Bagi investor yang memiliki kekuatan kapital yang solid, situasi ini dapat menjadi entry point yang cukup menarik, terlebih untuk rencana investasi jangka panjang.
Berikut performa aset crypto dalam Ringkasan Reku pekan lalu:
Aset-aset Crypto yang Menarik untuk Diperhatikan:
BNB
Sumber: Defillama
BNB menunjukkan potensi bullish seiring dengan meningkatnya aktivitas pengguna di jaringan Binance Smart Chain atau BNB Chain. Peningkatan tersebut telah memicu lonjakan pendapatan mingguan jaringan sebesar lebih dari 150% menyentuh angka $10 juta. Total nilai terkunci (TVL) jaringan turut mengalami kenaikan hingga hampir menyentuh $6 miliar setelah sempat turun di bawah $5 miliar pada 11 Maret lalu. Berlanjutnya tren positif ini dapat memberikan katalis positif bagi token BNB seiring dengan meningkatnya perhatian investor terhadap peningkatan adopsi yang terjadi.
BTC
Sumber: Coinglass
Minat investor pasar modal AS terhadap Bitcoin terlihat kembali meningkat dalam satu pekan terakhir. Terpantau sejak 17 Maret, aliran dana masuk neto ETF Bitcoin spot AS telah konsisten membukukan angka positif dengan total netflow selama lima hari perdagangan mencapai $744,3 juta. Antisipasi terhadap kenaikan inflasi PCE mungkin dapat menghambat tren positif yang sedang berlangsung tersebut, namun hal sebaliknya bisa saja terjadi jika investor lebih memandang Bitcoin sebagai instrumen inflation hedge.
ETH
Sumber: Cointelegraph
ETH berpotensi bullish di tengah tren akumulasi yang terjadi saat ini. Baru-baru ini, BUIDL, salah satu dana kelolaan aset manajer terbesar di dunia, BlackRock, dilaporkan telah mengakumulasi ETH dalam jumlah yang cukup signifikan. Peningkatan tersebut membuat nilai ETH dalam dana kelolaan tersebut mencapai $1,145 miliar untuk pertama kalinya sejak dana tersebut diluncurkan. Terlepas dari masih minimnya naratif seputar ETH saat ini, tren yang terjadi menyoroti potensi ETH khususnya pada jangka waktu yang lebih panjang.