Investing
Market
Learning Hub
Security
Fees
Other
Download Reku Apps
google-icon

Analysis

Ringkasan Reku
Update Saham AS
Analisa Saham AS
Update Kripto
Publikasi (Deep Dives)
Analisa Kripto
Analisa Makro
Konflik Iran dan Gangguan di Strait of Hormuz: Saham AS Apa yang Diuntungkan?
Analisa Saham AS
Share!

Konflik Iran dan Gangguan di Strait of Hormuz: Saham AS Apa yang Diuntungkan?

03 March 2026
3 min read
Konflik Iran dan Gangguan di Strait of Hormuz: Saham AS Apa yang Diuntungkan?

Ketegangan antara Iran dan AS/Israel kembali meningkat dan berdampak langsung pada lalu lintas kapal di Strait of Hormuz, jalur strategis yang menangani sekitar 25% perdagangan minyak laut global serta hampir 20% suplai LNG dunia. Meski Iran belum secara resmi menutup jalur tersebut, laporan serangan terhadap kapal tanker, gangguan navigasi, dan rencana penarikan asuransi risiko perang telah menyebabkan banyak kapal menunda atau menghindari transit melalui kawasan tersebut.

Gangguan ini memicu lonjakan harga minyak dan meningkatkan risiko inflasi global. Jika disrupsi berlangsung lebih lama, pasar energi dapat menghadapi skenario harga minyak di atas USD 100 per barel, dengan implikasi signifikan terhadap kebijakan moneter dan valuasi saham di Amerika Serikat.

Dampak Positif: Sektor dan Saham yang Berpotensi Diuntungkan

1. Sektor Energi (Upstream Oil & Gas)

Produsen minyak dan gas AS menjadi penerima manfaat utama dari kenaikan harga energi.

  • Exxon Mobil
  • Chevron
  • ConocoPhillips
  • Occidental Petroleum

Kenaikan harga minyak secara langsung meningkatkan average realized price dan arus kas operasional. Dalam skenario harga minyak tinggi yang bertahan, potensi peningkatan dividen dan buyback saham akan memperkuat daya tarik sektor ini.

 

  1. LNG dan Infrastruktur Energi

Jika suplai LNG dari Timur Tengah terganggu, pembeli Asia dan Eropa akan meningkatkan permintaan terhadap LNG asal AS.

  • Cheniere Energy
  • Kinder Morgan
  • Williams Companies

Spread harga LNG global berpotensi melebar, meningkatkan volume ekspor dan nilai kontrak jangka panjang.

 

  1. Industri Pertahanan

Eskalasi militer atau peningkatan patroli laut oleh AS dan sekutunya berpotensi mendorong kenaikan belanja pertahanan.

  • Lockheed Martin
  • RTX Corporation
  • Northrop Grumman
  • General Dynamics

Konflik geopolitik biasanya menjadi katalis positif bagi kontraktor pertahanan, terutama dalam sistem pertahanan rudal, drone, dan pengamanan maritim.

 

  1. Komoditas dan Material

Strait of Hormuz juga menjadi jalur penting bagi ekspor aluminium dan pupuk dari Timur Tengah. Gangguan suplai dapat mendorong harga global naik.

  • Alcoa
  • Freeport-McMoRan

Kenaikan harga komoditas akan meningkatkan margin produsen berbasis AS.

 

Dampak Negatif: Sektor dan Saham yang Berpotensi Tertekan

1. Maskapai dan Transportasi

Harga bahan bakar jet yang lebih tinggi akan menekan margin maskapai.

  • Delta Air Lines
  • United Airlines
  • American Airlines

Kenaikan biaya energi sulit sepenuhnya diteruskan ke konsumen dalam jangka pendek.

 

  1. Consumer Discretionary dan Retail

Lonjakan harga energi dan pangan dapat mengurangi daya beli konsumen.

  • Walmart
  • Target
  • Amazon

Margin bisa tertekan akibat kenaikan biaya logistik dan perlambatan konsumsi non-esensial.

 

  1. Industri dan Manufaktur

Biaya input seperti aluminium dan energi yang lebih tinggi berpotensi menekan margin perusahaan industri.

  • Boeing
  • Caterpillar

 

  1. Saham Growth dan Teknologi

Jika kenaikan harga energi memicu tekanan inflasi dan mendorong kenaikan yield obligasi, saham dengan valuasi tinggi berisiko terkoreksi.

  • Nvidia
  • Tesla
  • Apple

Sektor teknologi sensitif terhadap perubahan ekspektasi suku bunga, terutama jika Federal Reserve harus menunda pelonggaran kebijakan akibat tekanan inflasi energi.

 

Reku Takeaway

Gangguan di Strait of Hormuz berpotensi menjadi shock inflasi global jika berlangsung lama. Dampaknya tidak hanya terbatas pada sektor energi, tetapi juga dapat memengaruhi kebijakan moneter AS, ekspektasi pertumbuhan ekonomi, dan rotasi sektor di pasar saham.

Dalam jangka pendek, pasar cenderung melakukan rotasi ke sektor energi dan pertahanan, sementara sektor transportasi dan consumer discretionary menghadapi tekanan. Untuk investor, penting memantau durasi gangguan dan respons geopolitik, karena pasar energi sangat sensitif terhadap eskalasi maupun de-eskalasi konflik.

Jika disrupsi hanya sementara, dampaknya kemungkinan terbatas pada volatilitas jangka pendek. Namun, jika konflik berkepanjangan, pasar saham AS dapat menghadapi kombinasi tekanan inflasi, ketidakpastian kebijakan, dan peningkatan volatilitas yang lebih luas.

 

Yuk Mulai Investasi di Saham AS Sekarang! 

Sekarang kamu bisa beli saham AS dari perusahaan ternama seperti NVIDIA, Intel, AMD, Google, Apple, hingga Unilever di Reku. Download aplikasi Reku sekarang dan mulai berinvestasi di aset global!

Disclaimer: Analisa market ini adalah hal yang bersifat informasional. Ini bukan merupakan tawaran untuk menjual atau ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto dan saham AS apa pun di PT Rekeningku Dotcom Indonesia, perusahaan yang dibatasi oleh pihak atau entitas lain yang diorganisir, dikendalikan, atau dikelola oleh Reku, dan oleh karena itu tidak dapat diandalkan penuh sehubungan dengan pembelian atau penjualan aset kripto dan saham AS.

Dengan melakukan perdagangan aset kripto dan saham AS berarti nasabah sudah mengetahui ada unsur resiko di dalam aktivitas tersebut. Perubahan harga aset kripto sangat fluktuatif. Diharapkan menggunakan analisa cermat sebelum melakukan aktivitas membeli atau menjual aset kripto dan saham AS. Kami tidak memaksa nasabah untuk melakukan jual-beli aset kripto dan saham AS sebagai investasi atau mencari keuntungan, yang berarti semua aktivitas perdagangan merupakan keputusan individu dari pengguna.

Stephanus Renaldi
AuthorStephanus Renaldi
Share!
Related Articles
    Saham Athleisure Lululemon Athletica (LULU) Menarik untuk Swing Trade, Potensi Upside Hingga +22%!
  1. Saham Athleisure Lululemon Athletica (LULU) Menarik untuk Swing Trade, Potensi Upside Hingga +22%!
  2. 02 March 2026
    1 min read
    Analisa Saham AS
    Block Pangkas Hampir Setengah Karyawan, Saham Naik +24%
  3. Block Pangkas Hampir Setengah Karyawan, Saham Naik +24%
  4. 27 February 2026
    1 min read
    Analisa Saham AS
Analysis
In-depth market analysis
Blog
Learn more about crypto
FAQ
Find out the latest Crypto and Stock news
Market
Start exploring and investing in Crypto assets and US Stocks on Reku