Investing
Market
Learning Hub
Security
Fees
Other
Download Reku Apps
google-icon

Analysis

Publikasi (Deep Dives)
Analisa Kripto
Analisa Makro
Ringkasan Reku
Update Saham AS
Analisa Saham AS
Update Kripto
Pinterest Pangkas Kurang dari 15% Karyawan, Fokus Alihkan Investasi ke AI
Update Saham AS
Share!

Pinterest Pangkas Kurang dari 15% Karyawan, Fokus Alihkan Investasi ke AI

28 January 2026
3 min read
Pinterest Pangkas Kurang dari 15% Karyawan, Fokus Alihkan Investasi ke AI

Pinterest Inc. (PINS) mengumumkan rencana pemangkasan kurang dari 15% tenaga kerjanya sebagai bagian dari restrukturisasi bisnis untuk mempercepat investasi di bidang kecerdasan buatan (AI). Selain pengurangan karyawan, perusahaan juga akan mengecilkan penggunaan ruang kantor guna mengoptimalkan struktur biaya.

Dalam dokumen yang disampaikan ke US Securities and Exchange Commission (SEC), Pinterest memperkirakan biaya pra-pajak (pretax charges) terkait restrukturisasi ini berada di kisaran US$35–45 juta. Proses restrukturisasi ditargetkan rampung menjelang akhir kuartal ketiga 2026 (berakhir 30 September 2026).

Per September 2025, Pinterest tercatat memiliki 5.205 karyawan, sehingga langkah ini diperkirakan berdampak pada kurang dari 780 pekerja. Manajemen menyatakan bahwa sumber daya yang dilepas akan dialihkan ke peran dan tim berbasis AI yang berfokus pada adopsi serta eksekusi teknologi AI, termasuk pengembangan produk-produk berbasis AI sebagai prioritas utama.

Reaksi Pasar & Konteks Industri

Pasar merespons negatif pengumuman tersebut, dengan saham Pinterest sempat turun hingga 10% dalam perdagangan di New York. Langkah Pinterest ini mencerminkan tren yang lebih luas di sektor teknologi, di mana perusahaan-perusahaan besar semakin mengalihkan investasi dari lini bisnis lama ke AI.

Sebelumnya, Meta Platforms Inc. (META) juga melakukan pemangkasan tenaga kerja di divisi Reality Labs, memindahkan fokus dari produk virtual reality ke AI wearables. Saat ini, AI menjadi pusat belanja modal raksasa teknologi, terutama untuk pembangunan data center dan infrastruktur pendukung AI.

Pandangan Analis

Menurut analis Bloomberg Intelligence, langkah Pinterest kemungkinan mengindikasikan investasi AI yang lebih agresif, yang dalam jangka pendek dapat menjadi tekanan bagi gross margin. Namun, di sisi lain, investasi AI berpotensi meningkatkan pricing iklan, terutama karena Pinterest masih tertinggal dibanding Meta dalam segmen direct-response advertising.

Sementara itu, analis Wedbush Scott Devitt menilai kebijakan ini sejalan dengan tesis bahwa Pinterest menghadapi ancaman meningkat dari platform berbasis AI dan agentic commerce tools yang semakin diadopsi konsumen. Ia menambahkan bahwa meskipun masih terlalu dini untuk menilai dampak positifnya bagi investor, revisi estimasi ke depan cenderung mengarah ke downside.

Menanti Katalis Berikutnya

Pinterest dijadwalkan akan merilis laporan keuangan kuartal IV pada 12 Februari 2026, yang berpotensi menjadi katalis penting untuk menilai apakah strategi AI dan efisiensi biaya ini mampu memperbaiki prospek pertumbuhan dan profitabilitas perusahaan.

Reku Takeaway 

Langkah Pinterest memangkas kurang dari 15% karyawan lebih mencerminkan pivot strategis menuju AI dibanding sekadar efisiensi biaya. Perusahaan secara sadar mengalihkan sumber daya ke pengembangan produk dan kapabilitas AI yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas rekomendasi konten serta efektivitas iklan. Namun, investasi AI ini berpotensi menekan margin dalam jangka pendek, sehingga membuat prospek laba belum sepenuhnya jelas. Reaksi pasar yang negatif menunjukkan investor masih skeptis terhadap kemampuan Pinterest mengonversi belanja AI menjadi pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan, terutama karena posisi Pinterest masih tertinggal dari Meta dalam direct-response advertising. Dengan laporan keuangan kuartal IV yang akan dirilis pada 12 Februari 2026, saham PINS saat ini lebih cocok dipandang dengan pendekatan wait-and-see, sembari menunggu bukti konkret bahwa strategi AI mampu meningkatkan monetisasi dan daya saing jangka menengah.

 

Yuk Mulai Investasi di Saham AS Sekarang! 

Sekarang kamu bisa beli saham AS dari perusahaan ternama seperti NVIDIA, Intel, AMD, Google, Apple, hingga Unilever di Reku. Download aplikasi Reku sekarang dan mulai berinvestasi di aset global!

Disclaimer: Analisa market ini adalah hal yang bersifat informasional. Ini bukan merupakan tawaran untuk menjual atau ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto dan saham AS apa pun di PT Rekeningku Dotcom Indonesia, perusahaan yang dibatasi oleh pihak atau entitas lain yang diorganisir, dikendalikan, atau dikelola oleh Reku, dan oleh karena itu tidak dapat diandalkan penuh sehubungan dengan pembelian atau penjualan aset kripto dan saham AS.

Dengan melakukan perdagangan aset kripto dan saham AS berarti nasabah sudah mengetahui ada unsur resiko di dalam aktivitas tersebut. Perubahan harga aset kripto sangat fluktuatif. Diharapkan menggunakan analisa cermat sebelum melakukan aktivitas membeli atau menjual aset kripto dan saham AS. Kami tidak memaksa nasabah untuk melakukan jual-beli aset kripto dan saham AS sebagai investasi atau mencari keuntungan, yang berarti semua aktivitas perdagangan merupakan keputusan individu dari pengguna.

 

Stephanus Renaldi
AuthorStephanus Renaldi
Share!
Related Articles
    META Memprediksi adanya “ VR Winter” Setelah Pemangkasan Reality Lab
  1. META Memprediksi adanya “ VR Winter” Setelah Pemangkasan Reality Lab
  2. 26 January 2026
    1 min read
    Update Saham AS
    Nvidia (NVDA) Reopen Pasar China, Jensen Huang Siap Kunjungi Beijing
  3. Nvidia (NVDA) Reopen Pasar China, Jensen Huang Siap Kunjungi Beijing
  4. 21 January 2026
    1 min read
    Update Saham AS
Analysis
In-depth market analysis
Blog
Learn more about crypto
FAQ
Find out the latest Crypto and Stock news
Market
Start exploring and investing in Crypto assets and US Stocks on Reku