Investing
Market
Learning Hub
Security
Fees
Other
Download Reku Apps
google-icon

Analysis

Publikasi (Deep Dives)
Analisa Kripto
Analisa Makro
Ringkasan Reku
Update Saham AS
Analisa Saham AS
Update Kripto
Berita Kripto
Qualcomm: Automotive Meledak 61%, Data Center Segera Menyusul
Analisa Saham AS
Share!

Qualcomm: Automotive Meledak 61%, Data Center Segera Menyusul

01 September 2026
5 min read
Qualcomm: Automotive Meledak 61%, Data Center Segera Menyusul

Qualcomm (NASDAQ: QCOM) sedang menjalani transisi yang belum sepenuhnya dipricing pasar. Bisnis handset, terutama dari Apple, sedang menyusut. Tapi automotive sudah tumbuh 61% YoY, dan dua program custom chip untuk hyperscaler sudah masuk produksi wafer dengan revenue pertama diperkirakan mulai kuartal Desember. Per 1 September 2026, saham diperdagangkan di $170.48, naik 3.83% dari level sebelumnya setelah koreksi dari puncak $263.


Sentimen Pasar: Transisi yang Sedang Berjalan, Belum Selesai

Pasar masih menilai Qualcomm sebagian besar sebagai perusahaan handset dan licensing dengan lubang Apple di dalamnya. Itu tidak sepenuhnya salah untuk kondisi saat ini. Revenue Q3 FY2026 turun 4% YoY ke $9.9 miliar, dan guidance Q4 di $9.7–$10.5 miliar terlihat lemah dibanding estimasi Street sebelumnya.

Tapi ada dua hal yang sedang bergerak di bawah permukaan. Automotive sudah menghasilkan $1.6 miliar dalam satu kuartal dengan pertumbuhan 61% YoY, kuartal ke-23 berturut-turut dengan pertumbuhan double-digit. Dan data center, yang selama ini hanya slide presentasi, kini punya dua program custom hyperscaler yang sudah masuk wafer production.

Manajemen mengklaim pertumbuhan non-handset akan berakselerasi dari sekitar 24% di FY2026 menjadi di atas 60% di FY2027, cukup untuk menggantikan revenue produk Apple. Itu klaim besar yang harus dibuktikan, dan FY2027 adalah ujian sesungguhnya.

Cek Saham Qualcomm Hari Ini!


Tiga Alasan Fundamental

1. Inflection Data Center Sebagai Growth Story Baru

Qualcomm bukan lagi hanya soal ponsel. Dua program custom chip hyperscaler sudah memasuki produksi wafer, dengan revenue diperkirakan mulai masuk di kuartal Desember. Target perusahaan: $5 miliar revenue data center di FY2027 dan $15 miliar pada FY2029.

Yang membedakan angle AI Qualcomm dari nama-nama lain: ini lebih ke arah inference, custom silicon, dan CPU-adjacent, bukan klon GPU. Ketika beban komputasi AI bergeser dari training ke inference dalam beberapa tahun ke depan, arsitektur yang efisien secara daya justru mendapat keunggulan. Qualcomm punya pengalaman puluhan tahun mengoptimalkan performa per watt dari bisnis mobile mereka.

2. Automotive Sudah Bekerja, Bukan Sekadar Rencana

Automotive adalah bukti bahwa diversifikasi ini nyata, bukan narasi. Revenue auto Q3 mencapai $1.6 miliar dengan pertumbuhan 61% YoY, dan target exit run-rate dinaikkan ke sekitar $7 miliar. Content per vehicle terus meningkat seiring ADAS dan digital cockpit menjadi standar, bukan opsi premium.

Auto plus IoT bersama tumbuh 28% YoY. Ini mesin kedua yang sudah berjalan sementara data center masih dalam fase ramp. Untuk cerita transisi, punya satu segmen yang sudah terbukti compounding memberikan kredibilitas pada klaim manajemen soal segmen lain.

3. Mix Shift yang Bisa Memicu Re-Rating

Target non-handset dinaikkan ke $40 miliar pada FY2029, dari sekitar $22 miliar sebelumnya. Kalau revenue non-handset benar-benar menjadi mayoritas penjualan chip di FY2027 dan mencapai target FY2029, profil bisnisnya berubah total: dari perusahaan handset dengan masalah konsentrasi pelanggan, menjadi platform komputasi AI dan otomotif yang terdiversifikasi.

Perubahan mix inilah inti dari tesis re-rating. Pasar saat ini memberi multiple yang mencerminkan bisnis handset yang menyusut. Kalau eksekusinya berhasil, multiple yang sama tidak lagi relevan.


Data Kunci

Metrik Data
Harga Saat Ini (1 September 2026) $170.48 (+3.83%)
Revenue Q3 FY2026 $9.9 miliar (ujung atas guidance, -4% YoY)
Non-GAAP EPS Q3 $2.21
QCT Automotive Revenue $1.6 miliar (+61% YoY, 23 kuartal double-digit)
Auto + IoT Combined +28% YoY
Q4 FY2026 Revenue Guidance $9.7 – $10.5 miliar
Q4 FY2026 EPS Guidance $2.05 – $2.25
Target Data Center FY2027 $5 miliar
Target Data Center FY2029 $15 miliar
Target Non-Handset FY2029 $40 miliar (naik dari ~$22 miliar)
Non-Handset Growth FY2027 >60% (target manajemen)

Analisis Teknikal

Chart mingguan QCOM per 1 September 2026 menunjukkan harga $170.48 setelah koreksi tajam dari puncak $263.41 yang dibuat sekitar Mei-Juni 2026. Harga saat ini berada di atas demand zone gray ($152.16–$156.15) yang bertepatan dengan moving average jangka panjang.

Blue arrow di chart memproyeksikan skenario dip ke area $150–$160 sebelum recovery menuju resistance di atas: $187.63, $219.22, dan $253.91. Red zone di $129.67–$131.46 menjadi batas bawah struktur ini.

Yang perlu diperhatikan dari timeframe mingguan: struktur jangka panjang QCOM sejak 2024 berbentuk range luas antara $130 dan $260. Harga saat ini berada di bagian tengah range tersebut. Demand zone $149–$161 adalah area di mana buyer institusional secara historis masuk, dan konfluensinya dengan moving average menambah kekuatan support di level itu.


Prospek dan Outlook

Jangka Pendek (event-driven)
Penurunan revenue Apple sudah masuk ke angka sekarang, dan revenue data center belum benar-benar terlihat sampai akhir 2026 atau FY2027. Ini periode di mana laporan kuartalan bisa terlihat berantakan karena lubang handset belum tertutup oleh mesin pertumbuhan baru. Volatilitas jangka pendek kemungkinan tetap tinggi.

Jangka Menengah (FY2027)
Ini ujian sesungguhnya. Pertumbuhan non-handset di atas 60% dan revenue data center pertama dari program hyperscaler harus benar-benar muncul di laporan. Kalau terkonfirmasi, TP2 di $213–$224 menjadi realistis karena pasar mulai memberi kredit pada cerita diversifikasi.

Jangka Panjang
Target $40 miliar non-handset dan $15 miliar data center pada FY2029 akan mengubah karakter perusahaan sepenuhnya. TP3 di $246–$258, mendekati puncak sebelumnya, realistis dalam skenario di mana eksekusi berjalan sesuai rencana.

Risiko yang Perlu Dipantau
Penurunan revenue Apple terjadi sekarang, sementara revenue data center masih di depan. Gap waktu ini adalah risiko terbesar. Produk data center pertama kemungkinan menekan gross margin di awal karena skala belum optimal. Eksekusi program custom hyperscaler kompleks dan rentan delay. Siklus handset serta biaya memori dan supply masih bisa membebani satu hingga dua kuartal ke depan.


Trading Plan

Berdasarkan analisis chart mingguan QCOM per 1 September 2026:

Level Harga Upside dari Entry Keterangan
Entry Area $149 – $161 Demand zone ($152.16-$156.15), konfluensi MA
TP 1 $183 – $192 +14% – +29% Resistance pertama ($187.63)
TP 2 $213 – $224 +32% – +50% Supply zone intermediate ($219.22)
TP 3 $246 – $258 +53% – +73% Major resistance ($253.91), target penuh
Stop Loss $128 – $134 Di bawah red zone ($129.67), invalidasi struktur

Entry Area ($149–$161): Zona ini bertepatan dengan demand zone di chart ($152.16–$156.15) dan moving average jangka panjang yang berfungsi sebagai dynamic support. Harga saat ini $170.48 sudah di atas zona ini. Entry optimal jika ada pullback sesuai proyeksi blue arrow, mengingat cerita fundamental QCOM baru akan terkonfirmasi di FY2027.

TP 1 ($183–$192): Resistance pertama di $187.63. Penutupan di atas level ini dengan volume mengkonfirmasi bahwa pasar mulai memberi kredit pada cerita transisi, bukan hanya fokus pada penurunan handset.

TP 2 ($213–$224): Supply zone intermediate di $219.22. Target jangka menengah yang realistis jika FY2027 mengkonfirmasi pertumbuhan non-handset di atas 60% dan revenue data center pertama benar-benar masuk.

TP 3 ($246–$258): Major resistance di $253.91, mendekati puncak $263. Target penuh yang membutuhkan bukti bahwa trajectory menuju $40 miliar non-handset dan $15 miliar data center di FY2029 berjalan sesuai rencana.

Stop Loss ($128–$134): Di bawah red zone di chart ($129.67–$131.46). Break ke bawah level ini dengan volume tinggi mengindikasikan bahwa pasar tidak percaya pada cerita transisi dan struktur range jangka panjang sejak 2024 gugur. Di bawah area ini, thesis perlu dievaluasi ulang sepenuhnya.

.

.

.

Yuk Mulai Investasi di Saham AS Sekarang!

Sekarang kamu bisa beli saham AS dari perusahaan ternama seperti NVIDIA, Intel, AMD, Google, Apple, hingga Unilever di Reku. Download aplikasi Reku sekarang dan mulai berinvestasi di aset global!

Disclaimer: Analisa market ini adalah hal yang bersifat informasional. Ini bukan merupakan tawaran untuk menjual atau ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto dan saham AS apa pun di PT Rekeningku Dotcom Indonesia, perusahaan yang dibatasi oleh pihak atau entitas lain yang diorganisir, dikendalikan, atau dikelola oleh Reku, dan oleh karena itu tidak dapat diandalkan penuh sehubungan dengan pembelian atau penjualan aset kripto dan saham AS.

Dengan melakukan perdagangan aset kripto dan saham AS berarti nasabah sudah mengetahui ada unsur resiko di dalam aktivitas tersebut. Perubahan harga aset kripto sangat fluktuatif. Diharapkan menggunakan analisa cermat sebelum melakukan aktivitas membeli atau menjual aset kripto dan saham AS. Kami tidak memaksa nasabah untuk melakukan jual-beli aset kripto dan saham AS sebagai investasi atau mencari keuntungan, yang berarti semua aktivitas perdagangan merupakan keputusan individu dari pengguna.

Mike
AuthorMike
Share!
Related Articles
    Ledakan AI Dorong Marvell [MRVL], Target Revenue Terus Dinaikkan
  1. Ledakan AI Dorong Marvell [MRVL], Target Revenue Terus Dinaikkan
  2. 27 August 2026
    1 min read
    Analisa Saham AS
    CrowdStrike Jelang Earnings: Saatnya Rebound atau Waspada?
  3. CrowdStrike Jelang Earnings: Saatnya Rebound atau Waspada?
  4. 26 August 2026
    1 min read
    Analisa Saham AS
Analysis
In-depth market analysis
Blog
Learn more about crypto
FAQ
Find out the latest Crypto and Stock news
Market
Start exploring and investing in Crypto assets and US Stocks on Reku