Rekap Sepekan: The Fed Guncang Pasar, Kini AS-Iran Berdamai
Pekan ini pasar bergerak dinamis dipengaruhi keputusan The Fed, meredanya ketegangan geopolitik, serta meningkatnya aktivitas investor institusional di pasar kripto. Berikut lima peristiwa paling penting yang mewarnai pasar sepanjang sepekan.
1. The Fed Tahan Suku Bunga, tetapi Dot Plot Hawkish Picu Sell-Off Pasar
The Fed mempertahankan suku bunga sesuai ekspektasi, namun dot plot terbaru menunjukkan sembilan dari 18 pejabat masih memperkirakan kenaikan suku bunga hingga akhir 2026. Sinyal hawkish tersebut memicu aksi jual besar-besaran di pasar global, menghapus sekitar US$1,5 triliun kapitalisasi pasar hanya dalam hitungan menit. Saham, emas, hingga Bitcoin ikut terkoreksi, menegaskan bahwa kebijakan moneter AS masih menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan aset berisiko.
2. AS dan Iran Resmi Berdamai, Sentimen Risk-On Kembali Menguat
Presiden Donald Trump dan Iran resmi menandatangani kesepakatan damai yang mengakhiri ketegangan di Timur Tengah. Perdamaian ini membuka kembali jalur ekspor minyak Iran, mendorong harga minyak turun dan meredakan kekhawatiran inflasi global. Kondisi tersebut memperbaiki sentimen pasar dan meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko, termasuk saham dan aset kripto.
3. BlackRock dan Arthur Hayes Tambah Kepemilikan Bitcoin serta Ethereum
Di tengah volatilitas pasca-keputusan The Fed, sejumlah investor besar justru memanfaatkan koreksi untuk menambah aset kripto. BlackRock membeli Bitcoin senilai US$16,34 juta dan Ethereum senilai US$17,34 juta, sementara Arthur Hayes mengakumulasi 1.500 ETH. Aksi ini menunjukkan bahwa investor institusional masih memiliki keyakinan terhadap prospek jangka panjang Bitcoin dan Ethereum meskipun pasar sedang bergejolak.
4. Tokenisasi RWA Semakin Didorong, OJK Siapkan Regulasi di Indonesia
Tren tokenisasi aset dunia nyata (Real World Assets/RWA) terus berkembang secara global. Pendiri Binance, CZ, mendorong negara-negara untuk menokenisasi saham dan menerbitkan stablecoin, sementara OJK menargetkan regulasi tokenisasi RWA akan dirilis pada kuartal III 2026. Perkembangan ini menjadi langkah penting yang berpotensi mempercepat adopsi blockchain dalam sistem keuangan, termasuk di Indonesia.
5. Hyperliquid Cetak Rekor Harga Tertinggi Berkat Buyback dan Euforia SpaceX
Token HYPE mencetak rekor harga baru setelah didukung mekanisme fee-to-buyback yang mengurangi suplai beredar serta meningkatnya aktivitas perdagangan kontrak sintetis SpaceX menjelang IPO. Volume perdagangan juga melonjak tajam, menunjukkan tingginya minat terhadap ekosistem Hyperliquid dan memperkuat posisinya sebagai salah satu proyek DeFi yang sedang menjadi sorotan pasar.
Aplikasi Crypto Indonesia untuk Staking dan Trading
Gabung bersama jutaan pengguna lain di Reku, aplikasi crypto Indonesia yang menawarkan fitur staking crypto dan trading yang aman. Download aplikasi Reku sekarang dan mulai berinvestasi!
Disclaimer: Analisa market ini adalah hal yang bersifat informasional. Ini bukan merupakan tawaran untuk menjual atau ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto dan saham AS apa pun di PT Rekeningku Dotcom Indonesia, perusahaan yang dibatasi oleh pihak atau entitas lain yang diorganisir, dikendalikan, atau dikelola oleh Reku, dan oleh karena itu tidak dapat diandalkan penuh sehubungan dengan pembelian atau penjualan aset kripto dan saham AS.
Dengan melakukan perdagangan aset kripto dan saham AS berarti nasabah sudah mengetahui ada unsur resiko di dalam aktivitas tersebut. Perubahan harga aset kripto sangat fluktuatif. Diharapkan menggunakan analisa cermat sebelum melakukan aktivitas membeli atau menjual aset kripto dan saham AS. Kami tidak memaksa nasabah untuk melakukan jual-beli aset kripto dan saham AS sebagai investasi atau mencari keuntungan, yang berarti semua aktivitas perdagangan merupakan keputusan individu dari pengguna.
