Investing
Market
Learning Hub
Security
Fees
Other
Download Reku Apps
google-icon

Analysis

Publikasi (Deep Dives)
Analisa Kripto
Analisa Makro
Ringkasan Reku
Update Saham AS
Analisa Saham AS
Update Kripto
Tesla Catat Penurunan Pengiriman Kuartal 4 2025! Saham Masih Berpotensi?
Update Saham AS
Share!

Tesla Catat Penurunan Pengiriman Kuartal 4 2025! Saham Masih Berpotensi?

05 January 2026
3 min read
Tesla Catat Penurunan Pengiriman Kuartal 4 2025! Saham Masih Berpotensi?

Tesla melaporkan pengiriman kendaraan sebanyak 418.227 unit pada kuartal keempat 2025, turun sekitar 16% dibanding periode yang sama tahun lalu. Laporan ini menandai penurunan pengiriman tahunan untuk dua tahun berturut-turut, mempertegas tantangan yang dihadapi produsen kendaraan listrik milik Elon Musk di tengah kompetisi global yang semakin sengit dan perubahan lanskap kebijakan.

Saham Tesla ditutup melemah 2,59% pada hari pengumuman laporan tersebut, mencerminkan kekecewaan pasar karena angka pengiriman berada di bawah ekspektasi Wall Street.


Angka Kunci Tesla Kuartal IV 2025

Berikut ringkasan data utama yang dirilis perusahaan:

  • Total pengiriman Q4 2025: 418.227 unit

  • Total produksi Q4 2025: 434.358 unit

  • Total pengiriman sepanjang 2025: 1,64 juta unit

  • Total produksi sepanjang 2025: 1,65 juta unit

Sebagai perbandingan, analis Wall Street memperkirakan pengiriman kuartalan sekitar 426.000 unit, sementara konsensus internal Tesla sendiri memperkirakan 422.850 unit. Realisasi tersebut berarti Tesla gagal memenuhi ekspektasi pasar dan mencatat penurunan sekitar 8,6% secara tahunan, dari 1,79 juta unit pada 2024.


Model 3 dan Model Y Masih Jadi Andalan

Tesla mengungkapkan bahwa Model 3 dan Model Y menyumbang sekitar 97% dari total pengiriman kuartal IV, atau sebanyak 406.585 unit. Sementara itu, kendaraan premium dan eksperimental seperti Model S, Model X, dan Cybertruck hanya mencatat 11.642 unit.

Cybertruck, yang sempat digadang-gadang sebagai produk revolusioner dengan lebih dari 1 juta reservasi awal, hingga kini belum menjadi kontributor penjualan signifikan. Bahkan, sebagian permintaan Cybertruck pada 2025 disebut berasal dari pembelian internal, termasuk oleh SpaceX, perusahaan lain milik Musk.


Tekanan Kompetisi Global Meningkat

Penurunan pengiriman Tesla tidak terjadi dalam ruang hampa. Persaingan global di pasar kendaraan listrik semakin brutal, terutama dari BYD asal China, yang kini resmi menjadi penjual EV terbesar di dunia dengan penjualan 2,26 juta unit pada 2025, naik 28% secara tahunan.

Selain BYD, Tesla juga menghadapi tekanan dari:

  • Hyundai dan Kia di Korea Selatan

  • Volkswagen Group di Eropa

  • Produsen EV China lainnya yang agresif dalam harga dan inovasi

Di Eropa, Tesla juga menghadapi backlash konsumen yang dipicu oleh pernyataan politik Elon Musk, termasuk dukungannya terhadap partai dan tokoh kontroversial, serta kritik keras terhadap Uni Eropa. Sentimen negatif ini dinilai ikut memengaruhi permintaan, terutama di pasar Jerman dan negara Nordik.

Cek Harga Tesla Hari Ini!


Insentif EV Berakhir, Permintaan Tersedot

Di Amerika Serikat, penjualan Tesla turut terdampak oleh berakhirnya insentif pajak federal EV sebesar US$7.500 pada 30 September 2025. Penghentian insentif ini membuat sebagian permintaan “ditarik ke depan” ke kuartal ketiga, meninggalkan kuartal keempat dengan basis permintaan yang lebih lemah.

Situasi ini diperparah oleh fokus Elon Musk di luar Tesla pada awal tahun, termasuk keterlibatannya dalam proyek efisiensi pemerintah federal serta aktivitas politik yang kontroversial, yang memicu kekhawatiran investor soal alokasi waktu dan perhatian CEO.


Energi Jadi Titik Terang

Di tengah perlambatan otomotif, bisnis energi Tesla justru menunjukkan performa solid. Pada kuartal IV, Tesla mencatat deployment baterai penyimpanan energi sebesar 14,2 GWh, meningkat dari 12,5 GWh pada kuartal sebelumnya yang juga merupakan rekor.

Segmen ini mencakup sistem baterai rumah tangga hingga solusi skala besar untuk utilitas dan pusat data, dan semakin dipandang investor sebagai penopang pertumbuhan jangka panjang di luar bisnis kendaraan.


Saham Naik, Tapi Risiko Tetap Ada

Meski kinerja pengiriman melemah, saham Tesla justru melonjak 40% pada kuartal ketiga 2025 dan mencapai rekor baru pada pertengahan Desember. Elon Musk bahkan membeli US$1 miliar saham Tesla pada September, memperkuat sinyal kepercayaan diri manajemen.

Namun, kontroversi tetap berlanjut. Pada November, pemegang saham menyetujui paket kompensasi senilai US$1 triliun bagi Musk, yang memberi CEO kendali lebih besar atas perusahaan. Kritikus menyoroti bahwa paket tersebut tidak mewajibkan komitmen waktu minimum dan tidak membatasi aktivitas politik Musk.


Kesimpulan: Tesla di Titik Kritis

Laporan kuartal IV 2025 menegaskan bahwa Tesla kini berada di fase transisi yang krusial. Dominasi awal di pasar EV tak lagi menjamin pertumbuhan, sementara tekanan kompetisi, kebijakan, dan reputasi manajemen semakin nyata. Dengan laporan keuangan lengkap dijadwalkan rilis pada 28 Januari, investor dapat mencermati apakah Tesla mampu membalikkan tren penurunan pengiriman.

.

.

.

.

.

Yuk Mulai Investasi di Saham AS Sekarang!

Sekarang kamu bisa beli saham AS dari perusahaan ternama seperti NVIDIA, Intel, AMD, Google, Apple, hingga Unilever di Reku. Download aplikasi Reku sekarang dan mulai berinvestasi di aset global!

Disclaimer: Analisa market ini adalah hal yang bersifat informasional. Ini bukan merupakan tawaran untuk menjual atau ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto dan saham AS apa pun di PT Rekeningku Dotcom Indonesia, perusahaan yang dibatasi oleh pihak atau entitas lain yang diorganisir, dikendalikan, atau dikelola oleh Reku, dan oleh karena itu tidak dapat diandalkan penuh sehubungan dengan pembelian atau penjualan aset kripto dan saham AS.

Dengan melakukan perdagangan aset kripto dan saham AS berarti nasabah sudah mengetahui ada unsur resiko di dalam aktivitas tersebut. Perubahan harga aset kripto sangat fluktuatif. Diharapkan menggunakan analisa cermat sebelum melakukan aktivitas membeli atau menjual aset kripto dan saham AS. Kami tidak memaksa nasabah untuk melakukan jual-beli aset kripto dan saham AS sebagai investasi atau mencari keuntungan, yang berarti semua aktivitas perdagangan merupakan keputusan individu dari pengguna.

Mike
AuthorMike
Share!
Related Articles
    Pendiri Lululemon, Chip Wilson Rombak Dewan Direksi
  1. Pendiri Lululemon, Chip Wilson Rombak Dewan Direksi
  2. 02 January 2026
    1 min read
    Update Saham AS
    Perang Harga “Value Meal” Restoran Berlanjut Hingga 2026
  3. Perang Harga “Value Meal” Restoran Berlanjut Hingga 2026
  4. 29 December 2025
    1 min read
    Update Saham AS
Analysis
In-depth market analysis
Blog
Learn more about crypto
FAQ
Find out the latest Crypto and Stock news
Market
Start exploring and investing in Crypto assets and US Stocks on Reku