Wall Street Semakin Agresif Masuk Crypto di 2026!
Tahun baru langsung dibuka dengan gebrakan besar di pasar kripto. Setelah Bitcoin dan Ethereum sukses dengan ETF spot mereka, kini altcoin menjadi target utama institusi keuangan raksasa Wall Street. Awal Januari 2026 diwarnai serangkaian pengajuan ETF altcoin yang agresif, menunjukkan minat TradFi (keuangan tradisional) semakin mendalam terhadap aset digital.
Morgan Stanley Terjun Langsung dengan ETF Solana dan Ethereum
Berita paling menghebohkan datang dari Morgan Stanley. Pada 6–7 Januari 2026, bank investasi ternama AS ini secara resmi mengajukan izin ke SEC untuk meluncurkan ETF spot Bitcoin, Ethereum (ETH), dan Solana (SOL). Yang spesial, ETF Solana mereka dilengkapi fitur staking, sehingga investor bisa mendapatkan yield tambahan dari reward jaringan Solana.
Langkah ini menandai debut Morgan Stanley sebagai penerbit ETF kripto bermerek sendiri. Dengan aset kelolaan mencapai triliunan dolar, kehadiran mereka berpotensi mendatangkan aliran dana institusional dalam jumlah sangat besar ke pasar altcoin, terutama Solana yang semakin diakui sebagai blockchain berperforma tinggi.
Bitwise Tak Mau Kalah: 11 ETF Altcoin Baru Segera Hadir
Bitwise Asset Management juga bergerak cepat. Akhir Desember 2025 lalu, mereka mengajukan 11 ETF strategi altcoin baru yang menargetkan token-token populer seperti AAVE, UNI, TRX, SUI, NEAR, ZEC, TAO, ENA, HYPE, STRK, dan CC.
Jika disetujui, ETF ini dijadwalkan mulai efektif sekitar pertengahan Maret 2026. Strateginya mengalokasikan 60% langsung ke aset underlying dan sisanya melalui derivatif serta ETP terkait, memberikan eksposur yang lebih aman bagi investor institusional.
Pengajuan Bitwise memanfaatkan aturan listing baru SEC yang lebih ramah kripto, sehingga proses persetujuan diprediksi lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
XRP Tetap Jadi Primadona: Inflows $1,37 Miliar, Harga Melonjak 25%
Di antara altcoin, XRP masih menjadi bintang utama. ETF spot XRP yang sudah beredar mencatat inflows kumulatif sekitar $1,37 miliar hingga awal Januari 2026. Aliran dana ini terus positif, membuat beberapa analis menyebut XRP sebagai “trade terpanas di 2026“.
Efeknya langsung terasa: harga XRP naik hingga 25% sejak awal tahun, mengungguli banyak aset kripto besar lainnya. Dukungan penggunaan nyata di pembayaran lintas batas membuat XRP semakin dipercaya sebagai aset institusional.
Apa Arti Semua Ini bagi Pasar Kripto?
Gelombang pengajuan ETF ini bukan sekadar tren sementara. Ini adalah tanda pergeseran struktural: dari dominasi retail ke adopsi institusional yang masif. Dengan regulasi semakin jelas dan potensi persetujuan ratusan ETF kripto sepanjang 2026, prediksi inflows bisa mencapai puluhan miliar dolar.
Bagi investor Indonesia, momen ini membuka peluang untuk memperhatikan altcoin berkualitas seperti SOL, ETH, dan XRP yang semakin mudah diakses melalui produk regulasi global. Namun, volatilitas tetap tinggi—pastikan selalu riset mendalam dan kelola risiko dengan bijak.
Cek Harga ETH Hari Ini!
Disclaimer: Analisa market ini adalah hal yang bersifat informasional. Ini bukan merupakan tawaran untuk menjual atau ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun di PT Rekeningku Dotcom Indonesia, perusahaan yang dibatasi oleh pihak atau entitas lain yang diorganisir, dikendalikan, atau dikelola oleh Reku, dan oleh karena itu tidak dapat diandalkan penuh sehubungan dengan pembelian atau penjualan aset kripto.
Dengan melakukan perdagangan aset kripto berarti nasabah sudah mengetahui ada unsur resiko di dalam aktivitas tersebut. Perubahan harga aset kripto sangat fluktuatif. Diharapkan menggunakan analisa cermat sebelum melakukan aktivitas membeli atau menjual aset kripto. Kami tidak memaksa nasabah untuk melakukan jual-beli aset kripto sebagai investasi atau mencari keuntungan, yang berarti semua aktivitas perdagangan merupakan keputusan individu dari pengguna.

