Investing
Market
Learning Hub
Security
Fees
Other
Download Reku Apps
google-icon

Reku Campus

Crypto
Saham
Trading
Investasi
Finansial
Teori
Kamus
Apa Itu Popcat Coin? Begini Cara Kerja dan Risikonya di Dunia Kripto
Crypto
Share!

Apa Itu Popcat Coin? Begini Cara Kerja dan Risikonya di Dunia Kripto

09 October 2026
6 min read
Apa Itu Popcat Coin? Begini Cara Kerja dan Risikonya di Dunia Kripto

Di tengah ramainya tren meme coin berbasis komunitas di pasar aset digital, banyak investor crypto pemula bertanya-tanya apa itu Popcat coin dan kenapa namanya sering muncul di daftar token yang sedang naik daun. Popcat (POPCAT) adalah token meme yang lahir dari meme internet seekor kucing rumahan bernama Oatmeal, dan kini diperdagangkan aktif di jaringan Solana.

Seperti kebanyakan meme coin lainnya, nilai Popcat sangat bergantung pada popularitas komunitas dan sentimen pasar, bukan dari fundamental produk atau pendapatan perusahaan. Fenomena ini membuat Popcat kerap disandingkan dengan deretan meme coin lain yang juga lahir dari budaya internet, meski masing-masing punya kisah asal usul dan basis komunitas yang berbeda. Artikel ini akan membahas asal usul, cara kerja, pergerakan harga, hingga risiko yang perlu kamu pahami sebelum ikut membeli token ini.

Apa Itu Popcat Coin?

Popcat coin adalah token SPL (Solana Program Library) yang setara dengan token ERC-20 di jaringan Ethereum, diluncurkan di Raydium, bursa terdesentralisasi terbesar berdasarkan volume di ekosistem Solana. Token ini terinspirasi dari meme viral kucing rumahan berbulu pendek bernama Oatmeal yang membuka-tutup mulutnya seperti mengucapkan “pop”.

Berbeda dari proyek crypto pada umumnya, Popcat tidak memiliki white paper resmi, sehingga rencana pengembangan jangka panjangnya tidak terlalu jelas. Nilainya murni digerakkan oleh popularitas meme dan spekulasi pasar jangka pendek.

Secara kategori, Popcat termasuk dalam kelompok meme coin yang mengikuti jejak token-token populer sebelumnya seperti Dogecoin dan Shiba Inu, yakni aset kripto yang awalnya dibuat sebagai lelucon internet namun berkembang menjadi aset yang diperdagangkan serius oleh komunitas crypto global.

Asal Usul dan Sejarah Popcat Coin

Token $POPCAT pertama kali diperkenalkan pada Desember 2022, beberapa tahun setelah meme aslinya mulai viral di internet. Pada Desember 2023, sejumlah pemegang token ini menyingkirkan pengembang aslinya setelah muncul dugaan upaya manipulasi pasar dan ancaman “rug pull” lewat perubahan metadata token.

Akun media sosial resmi Popcat di Solana akhirnya dibuat ulang pada Desember 2023, setelah salah satu anggota komunitas membeli hak pembaruan token dari pengembang lama senilai 35.000 dolar AS dalam bentuk USDC. Sejak itu, pengelolaan proyek beralih ke tangan komunitas yang lebih terbuka, meski identitas pembuat meme aslinya tetap tidak diketahui publik.

Meme asli kucing Oatmeal sendiri sebenarnya sudah viral di internet jauh sebelum token kriptonya dibuat, dan kemudian berkembang menjadi semacam kompetisi daring berupa situs clicker, tempat pengguna dari berbagai negara saling berlomba mengumpulkan klik untuk negaranya masing-masing. Popularitas meme inilah yang akhirnya dimanfaatkan komunitas crypto untuk membuat token dengan nama dan simbol yang sama.

Cara Kerja Popcat Coin

Sebagai token SPL di Solana, Popcat memanfaatkan kecepatan transaksi dan biaya rendah yang menjadi keunggulan jaringan tersebut dibanding blockchain lain seperti Ethereum. Token ini tidak punya kasus penggunaan teknis khusus di luar fungsi sebagai aset yang diperdagangkan dan dikoleksi komunitas.

Total suplainya hampir tetap, dengan jumlah yang beredar di kisaran 979,9 juta token mendekati suplai maksimumnya. Artinya, pergerakan harga Popcat terutama ditentukan oleh perubahan permintaan di pasar, bukan oleh mekanisme pembakaran token, staking, atau penambahan suplai baru secara signifikan seperti yang biasa ditemukan pada proyek kripto dengan utilitas teknis yang lebih kompleks.

Harga dan Pergerakan Popcat Coin

Harga Popcat sangat fluktuatif sejak awal peluncurannya. Token ini pernah mencatat harga tertinggi sepanjang masa di kisaran $2,05 pada 17 November 2024, lalu anjlok ke level terendahnya di sekitar $0,0038 pada awal 2024, mencerminkan betapa besar swing harga yang bisa terjadi dalam siklus meme coin.

Pada akhir September 2026, harga Popcat tercatat di kisaran $0,057 dengan kapitalisasi pasar sekitar $56,8 juta. Sementara di platform Reku, Popcat diperdagangkan di kisaran Rp849 per token dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp831,96 miliar, meski angka ini bisa berubah cepat mengikuti volatilitas pasar crypto secara umum.

Pergerakan harga seperti ini jadi ciri khas meme coin yang nilainya sangat bergantung pada siklus hype pasar. Ketika sentimen pasar crypto secara umum sedang bullish, token-token meme seperti Popcat cenderung ikut terangkat, namun saat sentimen melemah, koreksinya pun biasanya lebih dalam dibanding aset crypto berkapitalisasi besar seperti Bitcoin atau Ethereum.

Popcat Coin dalam Ekosistem Meme Coin Solana

Untuk memahami apa itu Popcat coin secara lebih utuh, penting juga melihat ekosistem tempat token ini beredar. Solana dikenal sebagai salah satu jaringan blockchain paling populer untuk peluncuran meme coin baru, karena biaya transaksinya jauh lebih murah dan waktu konfirmasinya jauh lebih cepat dibanding Ethereum. Faktor ini membuat banyak proyek meme coin, termasuk Popcat, memilih Solana sebagai basis teknis utamanya.

Selain Popcat, ekosistem Solana juga menjadi rumah bagi berbagai meme coin populer lain yang sering dibandingkan berdasarkan kapitalisasi pasar dan tingkat keaktifan komunitasnya di media sosial. Persaingan antar meme coin di jaringan ini cukup ketat, sehingga perhatian komunitas bisa dengan cepat berpindah dari satu token ke token lain tergantung tren yang sedang viral.

Cara Membeli Popcat Coin

Kalau kamu tertarik mencoba membeli Popcat coin, berikut langkah umum yang biasa dilakukan di platform exchange crypto yang legal dan teregulasi:

  1. Buat akun di aplikasi crypto yang sudah terdaftar dan diawasi otoritas, seperti aplikasi Reku.
  2. Lengkapi proses verifikasi identitas (KYC) sesuai ketentuan platform.
  3. Lakukan deposit saldo dalam Rupiah atau stablecoin sesuai metode yang tersedia di platform.
  4. Cari pasangan trading Popcat (POPCAT) di menu perdagangan platform.
  5. Tentukan jumlah pembelian sesuai toleransi risiko, lalu eksekusi order di harga pasar atau harga limit yang kamu inginkan.

Setelah transaksi selesai, kamu bisa menyimpan token di dompet bawaan platform atau memindahkannya ke dompet pribadi yang mendukung jaringan Solana untuk keamanan tambahan. Pastikan juga kamu mengecek riwayat transaksi dan biaya jaringan yang berlaku, karena beberapa platform menerapkan skema fee yang berbeda-beda untuk transaksi token berbasis Solana, termasuk biaya penarikan ke dompet eksternal.

Selain lewat exchange terpusat di Indonesia, Popcat juga diperdagangkan di berbagai exchange global dan platform decentralized exchange (DEX) berbasis Solana seperti Raydium. Namun, membeli lewat DEX biasanya membutuhkan pemahaman teknis tambahan terkait dompet kripto, kunci privat, dan biaya gas, sehingga pemula sebaiknya memulai dari platform terpusat yang lebih sederhana, sudah diawasi regulator, dan menyediakan layanan dukungan pelanggan kalau terjadi kendala transaksi.

Risiko Investasi Popcat Coin

Ada beberapa risiko yang perlu kamu pahami sebelum memutuskan membeli Popcat coin:

  • Volatilitas ekstrem – harga bisa naik atau turun drastis hanya dalam hitungan hari, bahkan jam, mengikuti sentimen komunitas di media sosial.
  • Tidak ada fundamental produk – nilainya murni spekulatif karena tidak ada white paper atau roadmap teknis resmi yang menjelaskan utilitas jangka panjang token ini.
  • Riwayat sengketa kepemilikan – proyek ini pernah mengalami konflik internal terkait hak pengelolaan token, yang menunjukkan risiko governance pada proyek meme coin anonim.
  • Likuiditas yang bisa berubah – sebagai token dengan kapitalisasi pasar menengah ke bawah, volume perdagangannya bisa menyusut cepat saat tren meme-nya mulai pudar.
  • Ketergantungan pada sentimen media sosial – unggahan influencer atau tren viral baru bisa memengaruhi harga secara drastis dalam waktu singkat, baik ke arah kenaikan maupun penurunan.

Karena karakteristik risikonya yang tinggi, sebaiknya kamu hanya mengalokasikan sebagian kecil dari portofolio untuk aset spekulatif seperti Popcat, dan jangan menjadikannya sebagai instrumen investasi utama atau dana cadangan jangka panjang.

Kalau kamu tertarik mengenal kategori token sejenis lebih jauh, kamu bisa simak dulu apa itu memecoin secara umum, atau cek daftar koin meme terbaik yang sering dibandingkan dengan Popcat di komunitas crypto. Ada juga rangkuman memecoin populer lainnya yang bisa jadi referensi tambahan sebelum menentukan pilihan.

Kamu bisa memantau harga crypto hari ini, termasuk Popcat dan berbagai meme coin lainnya, lewat platform Reku yang sudah terdaftar dan diawasi OJK, sehingga transaksimu lebih aman secara regulasi.

FAQ

  1. Apakah Popcat coin aman untuk investasi jangka panjang? Sebagai meme coin tanpa fundamental produk yang jelas, Popcat lebih cocok dianggap aset spekulatif berisiko tinggi ketimbang instrumen investasi jangka panjang.
  2. Di jaringan apa Popcat coin berjalan? Popcat berjalan di jaringan Solana sebagai token SPL, bukan di Ethereum meski beberapa sumber lama pernah salah menyebutnya sebagai token ERC-20.
  3. Siapa pembuat asli Popcat coin? Identitas pembuat asli token ini tidak pernah diketahui publik secara pasti, dan proyeknya sempat berpindah pengelolaan ke tangan komunitas pada akhir 2023.
  4. Apakah harga Popcat bisa kembali ke level tertinggi sepanjang masa? Tidak ada jaminan, karena pergerakan harganya sangat bergantung pada tren viral meme yang sifatnya sementara dan sulit diprediksi.
  5. Apakah Popcat termasuk token dengan kapitalisasi pasar besar? Tidak, kapitalisasi pasarnya tergolong menengah ke bawah dibanding token-token utama seperti Bitcoin atau Ethereum, sehingga volatilitasnya cenderung lebih tinggi.
Nico R. K
AuthorNico R. KSeorang content writer berpengalaman 5+ tahun membuat artikel seputar crypto, saham, investasi, dan finansial di Reku.
Share!
Related Articles
    5 Best Crypto Apps in Indonesia for Safe and Easy Trading
  1. 5 Best Crypto Apps in Indonesia for Safe and Easy Trading
  2. 12 December 2025
    1 min read
    Crypto
    Crypto Regulation in Indonesia: What You Need to Know
  3. Crypto Regulation in Indonesia: What You Need to Know
  4. 02 October 2025
    1 min read
    Crypto
    Staking vs. Mining, Which is Better for Growing Crypto Assets?
  5. Staking vs. Mining, Which is Better for Growing Crypto Assets?
  6. 25 July 2025
    1 min read
    Crypto
Analysis
In-depth market analysis
Blog
Learn more about crypto
FAQ
Find out the latest Crypto and Stock news
Market
Start exploring and investing in Crypto assets and US Stocks on Reku