Beli Saham IPO Dimana? Ini Cara dan Platform yang Bisa Digunakan
Saham IPO sering menjadi perhatian investor karena memiliki potensi keuntungan yang menarik, terutama saat harga saham naik di hari pertama perdagangan. Tidak heran banyak investor pemula mulai penasaran dan bertanya, sebenarnya beli saham IPO dimana dan bagaimana caranya?
Saat ini proses membeli saham IPO sudah jauh lebih mudah dibanding beberapa tahun lalu. Investor ritel kini bisa ikut membeli saham IPO langsung secara online melalui platform resmi yang terhubung dengan Bursa Efek Indonesia (BEI).
Supaya lebih paham, berikut penjelasan lengkap tentang cara membeli saham IPO, platform yang digunakan, hingga risiko yang perlu diperhatikan.
Apa Itu Saham IPO?
IPO atau Initial Public Offering adalah proses ketika perusahaan pertama kali menawarkan sahamnya kepada publik melalui pasar modal. Melalui IPO, perusahaan berubah status menjadi perusahaan terbuka atau Tbk, sehingga sahamnya bisa dibeli dan diperdagangkan di bursa saham.
Biasanya saham IPO menarik perhatian karena:
- Harga masih berada di tahap awal
- Potensi kenaikan harga cukup besar
- Banyak investor mencari peluang listing gain
Namun, tidak semua saham IPO selalu naik. Karena itu investor tetap perlu memahami risiko sebelum membeli.
Beli Saham IPO Dimana?
Saat ini investor Indonesia bisa membeli saham IPO melalui dua cara utama:
1. Melalui Website e-IPO
Platform utama pembelian saham IPO di Indonesia adalah e-IPO.
e-IPO merupakan sistem resmi yang mendukung proses penawaran umum saham secara online. Melalui platform ini, investor bisa:
- Melihat jadwal IPO
- Membaca prospektus perusahaan
- Melakukan pemesanan saham
- Memantau hasil penjatahan
2. Melalui Aplikasi Sekuritas
Banyak aplikasi saham di Indonesia juga sudah terhubung dengan sistem IPO.
Biasanya investor cukup:
- Membuka menu IPO
- Memilih saham yang tersedia
- Memasukkan jumlah lot
- Melakukan pemesanan
Namun tetap, proses akhirnya biasanya terhubung dengan sistem e-IPO.
Syarat Membeli Saham IPO
Sebelum membeli saham IPO, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi:
1. Memiliki Akun Saham
Investor wajib memiliki akun di perusahaan sekuritas resmi.
2. Memiliki RDN (Rekening Dana Nasabah)
RDN digunakan untuk menyimpan dana transaksi saham.
3. Akun e-IPO Sudah Terverifikasi
Jika membeli lewat e-IPO, akun perlu melalui proses registrasi dan verifikasi data.
4. Dana Mencukupi
Pastikan saldo di RDN cukup sesuai jumlah pemesanan saham IPO.
Keuntungan Membeli Saham IPO
Banyak investor tertarik membeli saham IPO karena beberapa keuntungan berikut.
1. Potensi Listing Gain
Listing gain adalah kondisi ketika harga saham naik saat hari pertama diperdagangkan di bursa. Beberapa saham IPO populer bahkan bisa naik puluhan persen dalam waktu singkat.
2. Kesempatan Masuk Lebih Awal
Investor bisa membeli saham sebelum diperdagangkan secara umum di pasar reguler. Hal ini memberi peluang mendapatkan harga awal yang lebih rendah.
3. Momentum Pasar
IPO sering menjadi perhatian besar pasar dan media.
Ketika sentimen positif tinggi, permintaan saham IPO biasanya ikut meningkat.
Risiko Membeli Saham IPO
Meski terlihat menarik, saham IPO juga memiliki risiko yang cukup besar.
Beberapa risiko yang perlu diperhatikan antara lain:
- Harga saham bisa turun setelah listing
- Hype pasar berlebihan
- Fundamental perusahaan belum tentu kuat
- Volatilitas tinggi
- Tidak selalu mendapatkan allotment penuh
Karena itu, membeli saham IPO tidak boleh hanya ikut tren atau FOMO semata.
Tips Memilih Saham IPO untuk Pemula
Bagi pemula, ada beberapa hal penting sebelum membeli saham IPO.
1. Baca Prospektus
Prospektus berisi informasi penting tentang kondisi bisnis perusahaan.
2. Perhatikan Fundamental Perusahaan
Lihat:
- Pendapatan
- Laba
- Utang
- Prospek bisnis
- Industri perusahaan
3. Perhatikan Underwriter
Underwriter atau penjamin emisi yang kuat sering menjadi salah satu indikator kualitas IPO.
4. Jangan Hanya Ikut Hype
Tidak semua IPO populer berakhir cuan.
Tetap gunakan analisis sebelum membeli.
5. Sesuaikan dengan Profil Risiko
Saham IPO cenderung lebih volatil dibanding saham yang sudah lama listing.
Apakah Semua Investor Bisa Ikut IPO?
Ya, saat ini investor ritel juga bisa ikut membeli saham IPO. Dulu akses IPO lebih banyak dinikmati investor institusi atau nasabah prioritas. Namun sekarang prosesnya jauh lebih terbuka berkat sistem digital seperti e-IPO. Meski begitu, ada kemungkinan investor tidak mendapatkan seluruh jumlah saham yang dipesan karena adanya sistem penjatahan (allotment).
Biasanya semakin tinggi minat pasar terhadap IPO tersebut, semakin besar kemungkinan investor hanya mendapatkan sebagian lot.
Pada akhirnya, memahami beli saham IPO dimana dan bagaimana prosesnya penting bagi investor yang ingin mencoba peluang di pasar modal. IPO memang bisa memberikan potensi keuntungan menarik, tetapi tetap perlu disertai riset dan manajemen risiko agar keputusan investasi menjadi lebih bijak.
Yuk Mulai Investasi di Saham AS Sekarang!
Sekarang kamu bisa beli saham AS dari perusahaan ternama seperti Tesla, McDonalds, Google, Apple, hingga Unilever di Reku. Download aplikasi Reku sekarang dan mulai berinvestasi di aset global!


