Investing
Market
Learning Hub
Security
Fees
Other
Download Reku Apps
google-icon

Reku Campus

Crypto
Saham
Trading
Investasi
Finansial
Teori
Kamus
Cara Beli Ethereum di Indonesia dengan Mudah untuk Pemula
Crypto
Share!

Cara Beli Ethereum di Indonesia dengan Mudah untuk Pemula

20 January 2026
4 min read
Cara Beli Ethereum di Indonesia dengan Mudah untuk Pemula

Ethereum menjadi salah satu crypto assets paling populer di dunia, baik untuk investasi jangka panjang maupun sebagai ekosistem teknologi blockchain. Banyak proyek DeFi, NFT, hingga aplikasi Web3 dibangun di atas jaringan ini. Karena itu, minat terhadap cara beli Ethereum terus meningkat, terutama dari kalangan pemula yang baru masuk ke dunia aset digital.

Meski terlihat rumit di awal, cara beli Ethereum sebenarnya cukup sederhana jika memahami langkah-langkah dasarnya. Artikel ini akan membahas cara beli Ethereum secara lengkap, mulai dari persiapan, proses pembelian, hingga tips agar transaksi lebih aman dan efisien.

Apa Itu Ethereum?

Sebelum masuk ke pembahasan cara beli Ethereum, penting memahami apa itu Ethereum. Ethereum adalah jaringan blockchain yang memungkinkan pembuatan smart contract dan aplikasi terdesentralisasi. Token utamanya dikenal sebagai ETH.

Berbeda dengan aset digital lain yang fokus pada alat pembayaran, Ethereum memiliki fungsi yang lebih luas. ETH digunakan sebagai biaya transaksi (gas fee), alat tukar dalam ekosistem DeFi, hingga aset investasi. Inilah alasan mengapa cara beli Ethereum menjadi topik yang banyak dicari.

Apakah Bisa Beli ETH Eceran?

Ya, kamu bisa membeli ETH secara eceran dengan jumlah kecil sesuai kebutuhan dan kemampuan finansialmu. Banyak platform exchange mendukung pembelian kripto dalam pecahan kecil, sehingga tidak harus membeli 1 ETH secara utuh. Ini sangat menguntungkan terutama bagi investor pemula yang ingin mulai dengan modal terjangkau.

Berapa Minimal Pembelian Ethereum?

Minimal pembelian Ethereum saat ini semakin terjangkau, bahkan untuk investor pemula. Di Reku, kamu sudah bisa beli Ethereum mulai dari Rp5.000 saja. Nominal ini membuat siapa pun bisa mulai berinvestasi tanpa perlu modal besar.

Selain itu, Reku juga menyediakan mode Lightning dengan biaya transaksi 0%. Artinya, kamu bisa membeli Ethereum tanpa dikenakan fee tambahan saat menggunakan mode tersebut. Dengan minimal pembelian yang rendah dan biaya transaksi nol persen, proses investasi jadi lebih hemat dan ramah bagi pemula.

Cara Beli Ethereum

Kamu bisa memulai investasi atau trading Ethereum hanya dalam hitungan menit menggunakan platform exchange terpercaya yang sudah terdaftar BAPPEBTI dan diawasi OJK. Berikut panduan lengkap cara beli Ethereum yang mudah dilakukan.

1. Pilih Aplikasi Crypto Terpercaya

Pilih aplikasi crypto terpercaya yang resmi dan terdaftar di OJK untuk memastikan keamanan aset kamu. Seperti aplikasi Reku yang selain sudah aman, aplikasi ini juga memiliki antarmuka user friendly, transaksi cepat, dan fitur keamanan seperti 2FA serta cold storage. Download melalui Play Store dan App Store.

2. Buat Akun dan Lakukan Verifikasi Identitas (KYC)

Lakukan pendaftaran dengan email atau nomor HP serta buat password yang kuat. Lengkapi proses KYC dengan mengunggah foto KTP atau dokumen identitas lain beserta selfie, dibutuhkan beberapa waktu untuk mengaktifkan fitur penuh.

3. Aktifkan Keamanan Tambahan pada Akun

Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA) seperti Google Authenticator atau SMS untuk melindungi akun dari akses tidak sah. Pastikan juga kamu mengatur PIN atau biometrik, agar transaksi lebih aman sejak awal.

4. Deposit Dana Rupiah ke Saldo Akun

Masuk ke menu deposit atau wallet, pilih metode pembayaran seperti transfer bank lokal (BCA, Mandiri, BNI, BRI) atau e-wallet yang tersedia. Masukkan nominal deposit di Reku minimal hanya Rp10.000, ikuti instruksi, dan tunggu dana masuk ke saldo IDR dalam hitungan menit hingga maksimal satu jam.

5. Cari dan Beli Ethereum (ETH) di Platform

Buka menu trade, market, atau beli crypto, lalu cari “Ethereum” atau “ETH” melalui kolom pencarian dan pilih pasangan ETH/IDR untuk melakukan transaksi. Tentukan jumlah pembelian dalam nominal Rupiah atau ETH, periksa harga real-time beserta biaya, lalu konfirmasi transaksi dengan klik tombol beli agar Ethereum langsung masuk ke wallet-mu.

6. Jual Ethereum Saat Sudah Untung

Tentukan waktu jual Ethereum berdasarkan strategi yang kamu pilih, misalnya saat sudah ada kenaikan harga yang signifikan atau mendekati resistance level sesuai analisis teknikal, serta hindari keputusan emosional seperti FOMO atau panic selling. Buka menu trade, pilih ETH/IDR, masukkan jumlah ETH yang ingin kamu jual, konfirmasi transaksi agar hasil penjualan langsung masuk ke saldo IDR di akunmu.

7. Withdraw Hasil Penjualan ke Rekening Bank

Setelah saldo IDR bertambah dari penjualan, masuk ke menu withdraw atau penarikan, pilih metode transfer ke rekening bank lokal yang terdaftar di akunmu. Masukkan nominal yang ingin ditarik, verifikasi keamanan seperti 2FA atau kode OTP, lalu konfirmasi; proses withdraw biasanya selesai dalam 1-24 jam tergantung platform dan bank tujuan.

Apakah ETH Bisa Dicairkan?

Ya, ETH bisa dicairkan menjadi rupiah kapan saja selama kamu menggunakan platform yang menyediakan fitur jual beli kripto. Setelah menjual ETH, saldo rupiah biasanya akan masuk ke akun dan bisa ditarik ke rekening bank yang terdaftar. Proses ini umumnya berlangsung cepat tergantung kebijakan dan sistem masing-masing platform.

Di Reku, kamu dapat menjual ETH ke rupiah secara praktis langsung dari aplikasi. Setelah transaksi penjualan berhasil, dana rupiah dapat ditarik ke rekening bank pribadi. Hal ini membuat ETH tidak hanya bisa disimpan sebagai aset investasi, tetapi juga mudah dicairkan saat dibutuhkan.

Aplikasi Crypto Indonesia untuk Staking dan Trading

Gabung bersama jutaan pengguna lain di Reku, aplikasi crypto Indonesia yang menawarkan fitur staking crypto dan trading yang aman. Download aplikasi Reku sekarang dan mulai berinvestasi!

Kasih Maharani
AuthorKasih Maharani
Share!
Related Articles
    5 Best Crypto Apps in Indonesia for Safe and Easy Trading
  1. 5 Best Crypto Apps in Indonesia for Safe and Easy Trading
  2. 12 December 2025
    1 min read
    Crypto
    Crypto Regulation in Indonesia: What You Need to Know
  3. Crypto Regulation in Indonesia: What You Need to Know
  4. 02 October 2025
    1 min read
    Crypto
    Staking vs. Mining, Which is Better for Growing Crypto Assets?
  5. Staking vs. Mining, Which is Better for Growing Crypto Assets?
  6. 25 July 2025
    1 min read
    Crypto
Analysis
In-depth market analysis
Blog
Learn more about crypto
FAQ
Find out the latest Crypto and Stock news
Market
Start exploring and investing in Crypto assets and US Stocks on Reku