Harga Kakao Hari Ini 21/10: Naik 2%, Kembali ke Atas USD5.800
Harga kakao hari ini kembali bertengger di atas USD5.800 per ton. Pada penutupan Selasa (20/10/2026), kontrak ICE New York menguat 2,00% ke USD5.801, menandai kenaikan dua hari beruntun setelah koreksi tajam Jumat lalu. Dengan kurs JISDOR, nilainya setara sekitar Rp104,45 juta per ton atau Rp104.453 per kg.
Ringkasan hari ini:
- ICE New York: USD5.801/ton (+2,00%)
- ICE London: GBP4.300/ton (+1,11%)
- Sejak Jumat (16/10): naik 2,76% dari USD5.645
- Pendorong utama: pengiriman biji kakao ke pelabuhan Pantai Gading jauh lebih kecil dari tahun lalu
- Penahan kenaikan: stok gudang ICE masih di level tertinggi dalam lebih dari dua tahun
Harga Kakao Hari Ini 21 Oktober 2026
Edisi Rabu ini memakai harga penutupan (settlement) Selasa, 20 Oktober 2026, yaitu sesi perdagangan AS terakhir yang sudah selesai.
Sebagai pengingat, harga acuan kakao dunia berasal dari kontrak berjangka (futures). Artinya, pembeli dan penjual menyepakati harga hari ini untuk barang yang baru diserahkan di bulan tertentu. Kontrak teraktif saat ini adalah Desember 2026.
| Indikator | Nilai |
|---|---|
| ICE New York (Des 2026) | USD5.801/ton |
| Perubahan harian New York | +USD114 (+2,00%) |
| Rentang harian New York | USD5.634–USD5.903 |
| ICE London | GBP4.300/ton |
| Perubahan harian London | +GBP47 (+1,11%) |
| Kurs JISDOR 20/10/2026 | Rp18.006/USD |
| Konversi per ton | ± Rp104,45 juta |
| Konversi per kg | ± Rp104.453 |
Data harga dari Investing.com dan Trading Economics, kurs dari Bank Indonesia. Konversi Rupiah dihitung dari harga ICE New York.
Dibanding edisi Senin yang memakai penutupan Jumat (USD5.645), harga New York naik USD156 atau 2,76%. Harga London naik 1,87% dari GBP4.221. Dalam Rupiah, harga per kg naik sekitar Rp2.549, meski kurs JISDOR sedikit menguat dari Rp18.052 ke Rp18.006. Dalam sebulan, Trading Economics mencatat harga sudah naik 8,41%.
Penyebab Harga Kakao Naik Hari Ini
Kenaikan harga kakao hari ini terutama dipicu oleh pasokan dari Pantai Gading yang tersendat. Kekhawatiran soal panen musim depan ikut menambah tenaga beli.
1. Pengiriman ke Pelabuhan Pantai Gading Anjlok
Pantai Gading adalah produsen kakao terbesar dunia, jadi data pengiriman biji ke pelabuhan selalu dipantau ketat. Barchart menyebut pengiriman yang lebih kecil sebagai pemicu kenaikan harga pada Selasa.
- Musim berjalan (1–18 Oktober): 78.212 ton, turun 41% dari 133.209 ton pada periode yang sama tahun lalu
- Satu pekan terakhir: sekitar 23.000 ton, anjlok 52% dibanding tahun lalu menurut PRICE Futures Group
Hujan deras di sejumlah wilayah memutus jalan dan merusak jembatan. Akibatnya, petani kesulitan memanen dan mengangkut biji kakao.
2. Cuaca Kering Mengancam Panen Musim Depan
Ironisnya, curah hujan secara umum justru di bawah normal. Menurut Trading Economics, Pantai Gading dan Ghana kekurangan hujan dalam beberapa bulan terakhir, dan El Niño berisiko membuat Afrika Barat makin kering.
Kondisi ini memengaruhi main crop, yaitu musim panen utama yang berlangsung sekitar Oktober hingga Maret. Beberapa perkiraan produksi:
- Pantai Gading 2026/27: turun 11% menjadi 1,8 juta ton menurut StoneX
- Ghana 2026/27: turun sekitar 13% menjadi 650.000 ton
- Main crop Pantai Gading: survei Reuters yang dikutip PRICE Futures Group memperkirakan turun sekitar 17%
3. Stok ICE Melimpah Jadi Rem
Di sisi lain, stok kakao di gudang yang dipantau ICE mencapai 3.593.964 karung per 16 Oktober. Trading Economics menyebutnya level tertinggi dalam lebih dari dua tahun. Stok sebesar ini membuat pembeli tidak perlu panik, sehingga kenaikan harga cenderung tertahan.
Kesimpulannya, pasar sedang menimbang pasokan yang tersendat hari ini dan stok yang masih tebal di gudang.
Saham Kakao di Pasar AS yang Bisa Dibeli di Reku
Saham produsen cokelat bisa ikut terpengaruh harga kakao karena kakao adalah bahan baku utama mereka. Logika dasarnya:
- Kakao mahal: biaya produksi membengkak dan margin laba bisa tertekan.
- Kakao murah: biaya lebih ringan, tetapi dampaknya baru terasa setelah beberapa kuartal karena pembelian kakao biasanya dikunci jauh hari.
Berikut dua saham kakao yang tersedia di Reku beserta penutupan Selasa (20/10):
- The Hershey Company (HSY) ↗ ditutup di USD169,58 (+1,54%). Dibanding Jumat, saham ini masih turun 0,73%. Sejumlah analis, termasuk Barclays dan UBS, memangkas target harga HSY menjelang laporan kuartal III.
- Mondelez International (MDLZ) ↗ ditutup di USD63,99 (+1,03%), naik tipis 0,13% dari Jumat. Portofolio Mondelez lebih beragam, dari Oreo hingga Cadbury, sehingga paparan terhadap kakao lebih tersebar.
Kali ini kedua saham naik bersama harga kakao, tanda bahwa sentimen pasar saham secara umum juga berperan. Hershey dan Mondelez sama-sama dijadwalkan merilis laporan keuangan kuartal III-2026 pada 29 Oktober.
Pantau pergerakan kedua saham ini di Reku, dan pelajari kinerja perusahaannya sebelum mengambil keputusan.
Proyeksi Harga Kakao ke Depan
Pandangan lembaga dan analis yang tersedia saat ini masih beragam:
- PRICE Futures Group: tren dinilai campuran. Support (batas bawah) kontrak Desember di USD5.430 dan USD5.050, resistance (batas atas) di USD6.030 dan USD6.440.
- Trading Economics: model memperkirakan harga sekitar USD5.418/ton pada akhir kuartal dan USD4.633/ton dalam 12 bulan.
Angka-angka tersebut adalah estimasi, bukan kepastian. Menurut analisis kami, harga biji kakao dalam waktu dekat akan sangat bergantung pada tiga hal:
- Data pengiriman mingguan ke pelabuhan Pantai Gading
- Perkembangan cuaca dan El Niño di Afrika Barat
- Laporan kuartal III produsen cokelat pada akhir Oktober
FAQ Seputar Harga Kakao
- Berapa harga kakao hari ini di bursa New York?
Kontrak Desember ICE New York ditutup di USD5.801 per ton pada Selasa (20/10), setara sekitar Rp104.453 per kg. - Apa yang membuat harga kakao naik pekan ini?
Pengiriman biji kakao ke pelabuhan Pantai Gading turun tajam akibat hujan deras yang mengganggu panen dan transportasi. - Saham kakao apa saja yang ada di Reku?
The Hershey Company (HSY) dan Mondelez International (MDLZ).
Harga kakao hari ini kembali ke atas USD5.800 per ton berkat pasokan Pantai Gading yang tersendat, meski stok ICE yang tinggi masih menahan laju kenaikan. Ingin ikut memantau peluang di pasar global? Mulai investasi saham Amerika dan trading crypto dengan mudah di Reku.
Disclaimer: Artikel ini bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca.


