Investing
Market
Learning Hub
Security
Fees
Other
Download Reku Apps
google-icon

Reku Campus

Crypto
Saham
Trading
Investasi
Finansial
Teori
Kamus
Kapan Waktu Terbaik Beli Saham IPO? Panduan untuk Investor Pemula
Saham
Share!

Kapan Waktu Terbaik Beli Saham IPO? Panduan untuk Investor Pemula

28 May 2026
4 min read
Kapan Waktu Terbaik Beli Saham IPO? Panduan untuk Investor Pemula

Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul di kalangan investor pemula adalah kapan waktu terbaik beli saham IPO. Banyak orang tertarik membeli saham saat Initial Public Offering (IPO) karena berharap mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga setelah saham mulai diperdagangkan di bursa.

Namun, membeli saham IPO tidak selalu menjamin keuntungan. Ada saham yang langsung melonjak saat listing, tetapi ada juga yang justru turun setelah memasuki pasar. Karena itu, memahami waktu yang tepat untuk membeli saham IPO menjadi salah satu hal penting sebelum mengambil keputusan investasi.

Lalu, apakah lebih baik membeli saat masa penawaran IPO atau menunggu setelah saham mulai diperdagangkan? Berikut penjelasannya.

Kapan Waktu Terbaik Beli Saham IPO?

Jawaban singkatnya adalah: tergantung tujuan investasi yang kamu miliki.

Jika tujuanmu mencari keuntungan jangka pendek melalui listing gain, membeli saat masa penawaran IPO biasanya menjadi pilihan yang menarik. Namun, jika fokus pada investasi jangka panjang dan ingin mengurangi risiko membeli di harga yang terlalu tinggi, menunggu beberapa waktu setelah listing juga bisa menjadi strategi yang lebih aman.

Karena itu, tidak ada satu jawaban yang berlaku untuk semua investor. Waktu terbaik membeli saham IPO sangat bergantung pada:

  • Tujuan investasi
  • Profil risiko
  • Kondisi pasar
  • Kualitas perusahaan yang melakukan IPO

Keuntungan Membeli Saham Saat Masa IPO

Membeli saham saat masa penawaran memiliki beberapa keunggulan yang membuat banyak investor tertarik.

  • Pertama, investor berkesempatan mendapatkan saham pada harga penawaran sebelum saham diperdagangkan di pasar.
  • Kedua, terdapat peluang memperoleh listing gain jika harga saham naik pada hari pertama perdagangan.
  • Ketiga, investor dapat menjadi pemegang saham sejak awal perusahaan berstatus sebagai perusahaan publik.
  • Keempat, jika perusahaan memiliki fundamental yang kuat dan prospek bisnis yang baik, harga IPO bisa menjadi titik masuk yang menarik untuk investasi jangka panjang.

Keuntungan Menunggu Setelah Saham Listing

Sebagian investor justru memilih menunggu setelah saham resmi diperdagangkan di bursa sebelum membeli. Strategi ini memiliki beberapa keuntungan tersendiri.

  • Bisa Melihat Respons Pasar

Setelah saham mulai diperdagangkan, investor dapat melihat bagaimana respons pasar terhadap perusahaan tersebut. Jika minat investor tinggi, harga saham biasanya bergerak positif. Sebaliknya, jika pasar kurang antusias, harga saham bisa mengalami tekanan. Informasi ini dapat membantu investor mengambil keputusan yang lebih rasional.

  • Harga Mulai Menemukan Keseimbangan

Pada hari-hari awal perdagangan, harga saham sering bergerak sangat fluktuatif. Setelah beberapa waktu, harga biasanya mulai menemukan titik keseimbangan berdasarkan kondisi pasar dan ekspektasi investor. Hal ini dapat membantu mengurangi risiko membeli di harga yang terlalu tinggi akibat euforia pasar.

  • Mengurangi Risiko Membeli Saat Hype Tertinggi

Tidak sedikit saham IPO yang mengalami lonjakan harga akibat hype yang sangat tinggi. Dengan menunggu beberapa waktu, investor dapat menghindari keputusan yang terlalu dipengaruhi emosi atau FOMO (fear of missing out).

Strategi Membeli Saham IPO untuk Jangka Pendek

Investor yang mengejar keuntungan jangka pendek biasanya berfokus pada peluang listing gain.

Beberapa strategi yang sering digunakan antara lain:

  • Membeli saham saat masa IPO
  • Memilih perusahaan yang memiliki minat investor tinggi
  • Memantau tingkat oversubscription
  • Menentukan target profit sebelum listing
  • Menyiapkan strategi jual sejak awal

Namun perlu diingat bahwa listing gain bukan sesuatu yang pasti. Karena itu, manajemen risiko tetap diperlukan.

Strategi Membeli Saham IPO untuk Jangka Panjang

Bagi investor jangka panjang, fokus utama bukan pada pergerakan harga dalam beberapa hari pertama.

Sebaliknya, perhatian lebih diarahkan pada:

  • Fundamental perusahaan
  • Potensi pertumbuhan bisnis
  • Keunggulan kompetitif
  • Kondisi industri
  • Penggunaan dana hasil IPO

Investor jangka panjang biasanya tidak terlalu terpengaruh oleh fluktuasi harga sesaat dan lebih fokus pada perkembangan bisnis perusahaan dalam beberapa tahun ke depan.

Dalam beberapa kasus, menunggu setelah listing justru bisa memberikan peluang membeli saham pada harga yang lebih menarik jika terjadi koreksi.

Tips Menentukan Waktu Terbaik Beli Saham IPO

Berikut beberapa tips yang dapat membantu menentukan waktu masuk yang lebih tepat.

  • Sesuaikan dengan Tujuan Investasi

Tentukan terlebih dahulu tujuan investasi sebelum membeli saham IPO. Jika mengejar keuntungan cepat, strategi saat masa penawaran mungkin lebih sesuai. Jika fokus pada investasi jangka panjang, menunggu setelah listing bisa menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan.

  • Pelajari Prospektus Sebelum Membeli

Prospektus merupakan sumber informasi utama mengenai perusahaan yang akan IPO. 

  • Perhatikan Kondisi Pasar

Kondisi pasar saham secara keseluruhan dapat memengaruhi kinerja IPO. Ketika pasar sedang optimis, peluang IPO mendapatkan respons positif biasanya lebih besar. Sebaliknya, pasar yang sedang bergejolak dapat meningkatkan risiko.

  • Jangan Hanya Mengikuti Tren

Banyak investor membeli saham IPO hanya karena ramai dibicarakan.

Padahal, keputusan investasi yang baik seharusnya didasarkan pada analisis, bukan sekadar mengikuti tren pasar.

  • Kelola Risiko dengan Baik

Tidak ada strategi yang selalu berhasil dalam investasi. Jadi lakukan diversifikasi portofolio kamu, dan kenali profil risiko kamu.

Karena itu:

  • Diversifikasikan portofolio
  • Gunakan dana yang siap diinvestasikan
  • Hindari menggunakan dana darurat
  • Tentukan batas risiko yang dapat diterima

Pengelolaan risiko yang baik akan membantu melindungi modal investasi dalam jangka panjang.Jika ditanya kapan waktu terbaik beli saham IPO, jawabannya bergantung pada tujuan dan strategi investasi masing-masing investor.

Membeli saat masa IPO menawarkan peluang mendapatkan harga penawaran dan potensi listing gain. Sementara itu, menunggu setelah listing dapat membantu investor melihat respons pasar, memperoleh data perdagangan tambahan, dan mengurangi risiko membeli saat hype sedang tinggi.

Apa pun pilihanmu, pastikan keputusan investasi didasarkan pada analisis yang matang, pemahaman terhadap perusahaan, serta pengelolaan risiko yang baik. Dengan begitu, peluang memperoleh hasil investasi yang optimal akan menjadi lebih besar.

Yuk Mulai Investasi di Saham AS Sekarang! 

Sekarang kamu bisa beli saham AS dari perusahaan ternama seperti Tesla, McDonalds, Google, Apple, hingga Unilever di Reku. Download aplikasi Reku sekarang dan mulai berinvestasi di aset global!

Kasih Maharani
AuthorKasih Maharani
Share!
Related Articles
    Interested in Disney Stocks? Here’s How to Buy Them from Indonesia
  1. Interested in Disney Stocks? Here’s How to Buy Them from Indonesia
  2. 23 July 2025
    1 min read
    Saham
    Are Tobacco Stocks Still Attractive for Investment in 2025?
  3. Are Tobacco Stocks Still Attractive for Investment in 2025?
  4. 22 July 2025
    1 min read
    Saham
    18 Best U.S. Stocks for You in 2025
  5. 18 Best U.S. Stocks for You in 2025
  6. 09 July 2025
    1 min read
    Saham
Analysis
In-depth market analysis
Blog
Learn more about crypto
FAQ
Find out the latest Crypto and Stock news
Market
Start exploring and investing in Crypto assets and US Stocks on Reku