Investing
Market
Learning Hub
Security
Fees
Other
Download Reku Apps
google-icon

Reku Campus

Crypto
Saham
Trading
Investasi
Finansial
Teori
Kamus
Keuntungan Beli Saham Saat IPO! Peluang, Potensi Profit, dan Hal yang Perlu Diperhatikan
Saham
Share!

Keuntungan Beli Saham Saat IPO! Peluang, Potensi Profit, dan Hal yang Perlu Diperhatikan

27 May 2026
5 min read
Keuntungan Beli Saham Saat IPO! Peluang, Potensi Profit, dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Saat sebuah perusahaan pertama kali menawarkan sahamnya ke publik melalui Initial Public Offering (IPO), antusiasme investor biasanya meningkat tajam. Tidak sedikit investor yang berharap bisa mendapatkan keuntungan cepat karena harga saham berpotensi naik setelah mulai diperdagangkan di bursa.

Namun, keuntungan beli saham saat IPO tidak hanya soal peluang memperoleh listing gain. Ada berbagai manfaat lain yang membuat banyak investor tertarik mengikuti penawaran saham perdana, mulai dari kesempatan menjadi investor awal hingga potensi pertumbuhan jangka panjang.

Meski demikian, investasi IPO juga memiliki risiko yang perlu dipahami sebelum membeli saham. Oleh karena itu, penting bagi investor untuk mengetahui peluang dan tantangan yang ada agar dapat mengambil keputusan investasi dengan lebih bijak.

Apa Itu Saham IPO?

IPO (Initial Public Offering) adalah proses ketika sebuah perusahaan untuk pertama kalinya menawarkan sahamnya kepada masyarakat melalui pasar modal.

Melalui IPO, perusahaan memperoleh dana segar yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan bisnis seperti:

  • Ekspansi usaha
  • Pengembangan produk
  • Pembayaran utang
  • Penambahan modal kerja

Bagi investor, IPO menjadi kesempatan membeli saham pada tahap awal sebelum saham tersebut diperdagangkan secara bebas di bursa efek.

Keuntungan Beli Saham Saat IPO

Ada beberapa alasan mengapa banyak investor tertarik mengikuti penawaran saham perdana.

Beberapa keuntungan beli saham saat IPO yang paling sering menjadi pertimbangan antara lain:

  • Berpeluang membeli saham pada harga penawaran awal
  • Memiliki potensi mendapatkan listing gain
  • Kesempatan menjadi investor sejak awal perusahaan go public
  • Potensi memperoleh keuntungan jangka panjang jika bisnis berkembang
  • Peluang mendapatkan saham perusahaan yang sebelumnya tidak dapat diakses publik

Meski tidak ada jaminan keuntungan, faktor-faktor tersebut membuat IPO selalu menarik perhatian pasar.

Kenapa Banyak Investor Tertarik Saham IPO?

  • Antusiasme Pasar yang Tinggi

IPO sering menjadi sorotan media dan pelaku pasar, terutama jika perusahaan yang melantai di bursa memiliki nama besar atau sektor bisnis yang sedang berkembang. Tingginya perhatian pasar dapat meningkatkan minat investor terhadap saham tersebut.

  • Peluang Profit dalam Waktu Relatif Singkat

Salah satu alasan utama investor mengikuti IPO adalah potensi keuntungan dalam waktu singkat melalui listing gain. Listing gain terjadi ketika harga saham naik setelah mulai diperdagangkan di pasar sekunder.

  • Adanya IPO Perusahaan Besar dan Populer

Banyak perusahaan besar memilih IPO sebagai langkah untuk mendapatkan pendanaan dari publik. IPO perusahaan dengan merek yang dikenal luas biasanya mampu menarik perhatian investor dalam jumlah besar.

  • Efek Oversubscribe yang Menarik Perhatian Investor

IPO yang diminati pasar sering mengalami oversubscribe, yaitu kondisi ketika jumlah permintaan saham jauh lebih besar dibanding jumlah saham yang ditawarkan. Tingginya permintaan ini sering dianggap sebagai indikator kuatnya minat investor terhadap perusahaan tersebut.

Keuntungan Saham IPO untuk Investor Jangka Panjang

IPO tidak selalu identik dengan strategi jangka pendek. Banyak investor membeli saham IPO untuk disimpan dalam jangka panjang.

  • Berpeluang Menjadi Early Investor

Membeli saham saat IPO memungkinkan investor menjadi bagian dari perjalanan perusahaan sejak awal sebagai perusahaan publik. Jika perusahaan berkembang pesat, investor awal berpotensi menikmati pertumbuhan nilai investasi yang signifikan.

  • Potensi Pertumbuhan Nilai Perusahaan

Perusahaan yang baru IPO sering berada dalam fase ekspansi dan pertumbuhan. Jika strategi bisnis berjalan sesuai rencana, nilai perusahaan dapat meningkat dalam beberapa tahun ke depan.

  • Kesempatan Mendapat Dividen di Masa Depan

Beberapa perusahaan yang berkembang dengan baik pada akhirnya mulai membagikan dividen kepada pemegang saham. Investor yang membeli sejak IPO berpotensi menikmati keuntungan dari kenaikan harga saham sekaligus pendapatan dividen.

Risiko Membeli Saham Saat IPO

Selain berbagai keuntungan, ada beberapa risiko yang perlu dipahami.

  • Tidak Semua IPO Menghasilkan Listing Gain

Banyak investor beranggapan bahwa semua saham IPO akan langsung naik saat listing. Faktanya, tidak sedikit saham yang justru turun pada hari pertama perdagangan.

  • Harga Bisa Turun Setelah Listing

Meski permintaan saat IPO tinggi, harga saham tetap dapat mengalami koreksi setelah masuk pasar sekunder.

  • Risiko Valuasi Terlalu Mahal

Terkadang harga IPO sudah mencerminkan ekspektasi yang sangat tinggi dari investor. Jika valuasi terlalu mahal, ruang kenaikan harga saham bisa menjadi lebih terbatas.

  • Volatilitas Tinggi

Pergerakan harga saham IPO umumnya lebih fluktuatif dibanding saham yang sudah lama diperdagangkan. Kondisi ini bisa meningkatkan potensi keuntungan maupun kerugian.

  • Risiko Hype dan FOMO

Salah satu kesalahan paling umum adalah membeli saham IPO hanya karena sedang ramai dibicarakan. Keputusan investasi yang didasarkan pada FOMO (fear of missing out) sering kali berisiko tinggi.

Faktor yang Memengaruhi Keuntungan Saham IPO

Tidak semua IPO memberikan hasil yang sama. Ada beberapa faktor yang memengaruhi potensi keuntungan investor.

  • Fundamental Perusahaan

Kinerja keuangan, model bisnis, dan prospek pertumbuhan menjadi faktor utama dalam menentukan kualitas sebuah IPO.

  • Kondisi Pasar Saham

Ketika pasar saham sedang bullish, peluang IPO mendapatkan respons positif biasanya lebih besar. Sebaliknya, kondisi pasar yang kurang kondusif dapat menekan minat investor.

  • Reputasi Underwriter

Penjamin emisi atau underwriter memiliki peran penting dalam menentukan harga IPO dan memasarkan saham kepada investor. Underwriter yang berpengalaman sering kali meningkatkan kepercayaan pasar terhadap IPO.

  • Tingkat Permintaan Investor

Semakin tinggi minat investor terhadap suatu IPO, semakin besar peluang saham mendapatkan perhatian saat listing.

  • Kondisi Industri Perusahaan

Perusahaan yang bergerak di sektor dengan prospek pertumbuhan tinggi biasanya memiliki daya tarik lebih besar dibanding industri yang sedang mengalami perlambatan.

Cara Memaksimalkan Keuntungan Beli Saham Saat IPO

Agar peluang investasi lebih optimal, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan.

  • Membaca Prospektus IPO

Prospektus berisi informasi penting mengenai perusahaan, risiko bisnis, kondisi keuangan, dan penggunaan dana hasil IPO. Dokumen ini sebaiknya menjadi bahan analisis utama sebelum membeli saham.

  • Memahami Model Bisnis Perusahaan

Pastikan kamu memahami bagaimana perusahaan menghasilkan pendapatan dan apa keunggulan kompetitifnya.

  • Memeriksa Valuasi Saham

Bandingkan valuasi perusahaan dengan emiten lain yang bergerak di sektor serupa untuk mengetahui apakah harga IPO masih masuk akal.

  • Menentukan Target Investasi

Tentukan sejak awal apakah tujuan investasi adalah untuk mencari listing, investasi jangka panjang, atau membangun portofolio. Strategi yang berbeda akan memengaruhi keputusan jual dan beli.

  • Tidak Membeli Karena Hype Semata

Popularitas perusahaan bukan jaminan investasi akan menguntungkan. Selalu lakukan analisis sebelum mengambil keputusan.

Perbedaan Keuntungan IPO dan Saham yang Sudah Listing

AspekSaham IPOSaham yang Sudah Listing
Harga AwalHarga penawaran IPOHarga pasar
Peluang Listing GainAdaTidak ada
Data HistorisTerbatasLengkap
RisikoLebih tinggiRelatif lebih terukur
Potensi Jangka PanjangBergantung pertumbuhan perusahaanBergantung kondisi bisnis dan pasar

 

Apakah Saham IPO Cocok untuk Pemula?

Saham IPO bisa menjadi pilihan menarik bagi investor pemula selama memahami risikonya. Jika kamu tertarik membeli saham IPO, pastikan untuk:

  • Membaca prospektus dengan teliti
  • Memahami bisnis perusahaan
  • Tidak berinvestasi karena ikut-ikutan
  • Menyesuaikan investasi dengan profil risiko
  • Menggunakan dana yang memang dialokasikan untuk investasi

Pada akhirnya, keuntungan beli saham saat IPO memang bisa sangat menarik, terutama jika perusahaan memiliki fundamental yang kuat dan prospek pertumbuhan yang baik. Namun, seperti instrumen investasi lainnya, keberhasilan investasi IPO tetap bergantung pada analisis yang matang, disiplin, dan kemampuan mengelola risiko dengan baik.

Yuk Mulai Investasi di Saham AS Sekarang! 

Sekarang kamu bisa beli saham AS dari perusahaan ternama seperti Tesla, McDonalds, Google, Apple, hingga Unilever di Reku. Download aplikasi Reku sekarang dan mulai berinvestasi di aset global!

Kasih Maharani
AuthorKasih Maharani
Share!
Related Articles
    Interested in Disney Stocks? Here’s How to Buy Them from Indonesia
  1. Interested in Disney Stocks? Here’s How to Buy Them from Indonesia
  2. 23 July 2025
    1 min read
    Saham
    Are Tobacco Stocks Still Attractive for Investment in 2025?
  3. Are Tobacco Stocks Still Attractive for Investment in 2025?
  4. 22 July 2025
    1 min read
    Saham
    18 Best U.S. Stocks for You in 2025
  5. 18 Best U.S. Stocks for You in 2025
  6. 09 July 2025
    1 min read
    Saham
Analysis
In-depth market analysis
Blog
Learn more about crypto
FAQ
Find out the latest Crypto and Stock news
Market
Start exploring and investing in Crypto assets and US Stocks on Reku