Investing
Market
Learning Hub
Security
Fees
Other
Download Reku Apps
google-icon

Reku Campus

Crypto
Saham
Trading
Investasi
Finansial
Teori
Kamus
Bagaimana Prediksi Silver? Siap Tembus $100?
Saham
Share!

Bagaimana Prediksi Silver? Siap Tembus $100?

23 February 2026
4 min read
Bagaimana Prediksi Silver? Siap Tembus $100?

Prediksi silver menjadi topik hangat di tengah bull run logam mulia global. Ketika emas terus mencetak rekor harga tertinggi baru, perhatian investor mulai beralih ke perak yang kerap disebut sebagai “adik emas”. Dengan harga yang lebih terjangkau dan volatilitas lebih tinggi, banyak analis menilai potensi kenaikan silver secara persentase bisa melampaui emas di tahun 2026. Lalu, bagaimana prediksi silver terbaru? Apakah benar harga perak berpeluang menembus USD 100 per ounce? Berikut analisis lengkapnya.

Kondisi Pasar Silver Terkini

Untuk memahami prediksi harga silver, penting melihat kondisi pasar saat ini.

  • Emas spot dunia: USD 5.160 – 5.170 per ounce
  • Perak spot dunia: USD 87 – 87,50 per ounce
  • Kurs USD/IDR: Rp16.860 – Rp16.880
  • Harga perak domestik: Rp47.000 – Rp54.000 per gram (tergantung premium fisik)

Dari data tersebut terlihat bahwa silver menunjukkan pergerakan harian yang cenderung lebih agresif dibanding emas. Hal ini memperkuat spekulasi bahwa prediksi harga silver untuk 2026 masih memiliki ruang kenaikan signifikan.

Mengapa Silver Lebih Agresif Dibanding Emas?

Salah satu alasan utama prediksi harga silver terlihat lebih bullish adalah karena perannya yang unik. Silver memiliki dua fungsi utama sekaligus:

1. Aset Safe Haven

Seperti emas, silver digunakan sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi. Saat nilai mata uang melemah, logam mulia menjadi alternatif penyimpan nilai.

2. Komoditas Industri

Lebih dari 50% permintaan silver dunia berasal dari sektor industri, terutama:

  • Panel surya
  • Kendaraan listrik (EV)
  • Infrastruktur AI
  • Semikonduktor

Kombinasi fungsi moneter dan industri inilah yang membuat prediksi harga silver sering kali lebih eksplosif dibanding emas. Ketika ekonomi tumbuh, permintaan industri naik. Ketika krisis, fungsi safe haven bekerja.

Faktor yang Mendukung Kenaikan Harga Silver 

Banyak analis global mulai merevisi target harga perak. Berikut beberapa faktor yang mendukung prediksi harga silver bullish. Beberapa institusi keuangan besar memproyeksikan harga silver rata-rata berada di kisaran USD 81–85 per ounce sepanjang 2026. Namun dalam skenario bullish, harga bisa menembus level psikologis USD 100 bahkan USD 120 per ounce jika:

  • Permintaan industri terus meningkat
  • Defisit pasokan tambang berlanjut
  • Emas mempertahankan tren kenaikan

Prediksi harga silver menuju USD 100 bukan lagi sekadar spekulasi ekstrem, tetapi masuk dalam skenario realistis jika kondisi global tetap mendukung.

Sinyal Penting dalam Prediksi Harga Silver

Indikator penting dalam membaca prediksi harga silver adalah Gold-Silver Ratio, yaitu jumlah ons perak yang dibutuhkan untuk membeli 1 ons emas. Saat ini rasio berada di kisaran 59–63:1, lebih rendah dari rata-rata historis di atas 70:1. Rasio yang menyempit menandakan silver sedang “mengejar” emas. Jika rasio turun ke 50:1 atau bahkan 40:1 seperti pada bull run sebelumnya, maka prediksi silver menunjukkan potensi lonjakan harga yang sangat signifikan secara persentase.

Faktor Pendukung Prediksi Silver Bullish

Beberapa faktor fundamental yang memperkuat prediksi harga silver di 2026 antara lain:

1. Defisit Pasokan

Produksi tambang global belum mampu mengejar lonjakan permintaan industri. Kondisi ini menciptakan tekanan pasokan yang mendukung harga.

2. Transisi Energi Hijau

Panel surya dan kendaraan listrik membutuhkan silver dalam jumlah besar. Agenda energi hijau global menjadi pendorong jangka panjang.

3. Akses Lebih Terjangkau

Harga per gram silver jauh lebih murah dibanding emas, sehingga lebih mudah diakses investor ritel untuk diversifikasi.

Risiko dalam Prediksi Silver

Meski prospeknya menarik, silver tetap memiliki risiko.

1. Volatilitas Tinggi

Silver dikenal sebagai aset high-beta. Kenaikan cepat sering diikuti koreksi tajam.

2. Risiko Substitusi Teknologi

Dalam jangka panjang, jika ditemukan material alternatif yang lebih murah untuk industri, permintaan silver bisa terdampak.

Strategi Investasi Silver 2026

Bagi investor yang tertarik memanfaatkan prediksi silver, beberapa pendekatan yang bisa dipertimbangkan:

  • Gunakan strategi dollar cost averaging (DCA)
  • Jangan all-in di satu level harga
  • Diversifikasi dengan emas atau aset lain
  • Pantau perkembangan industri energi hijau

Silver dapat menjadi pelengkap emas dalam portofolio, terutama bagi investor yang siap menghadapi volatilitas lebih tinggi demi potensi return lebih besar.

Apakah Prediksi Silver Layak Dipertimbangkan?

Melihat kondisi pasar saat ini, prediksi silver 2026 memang terlihat cukup menjanjikan. Permintaan dari sektor industri seperti panel surya dan kendaraan listrik terus meningkat, sementara pasokan dari tambang belum sepenuhnya mampu mengejar kebutuhan global. Ditambah lagi, di tengah ketidakpastian ekonomi, silver juga berperan sebagai aset safe haven seperti emas.

Dengan kombinasi faktor tersebut, peluang harga silver menembus level USD 100 per ounce bukanlah skenario yang mustahil. Apalagi dalam fase bull run logam mulia, silver biasanya bergerak lebih agresif dibanding emas.

Namun, penting untuk memahami bahwa silver memiliki volatilitas lebih tinggi. Artinya, kenaikan harga bisa terjadi dengan cepat, tetapi penurunan juga bisa tajam dalam waktu singkat. Karena itu, strategi investasi yang bijak seperti membeli secara bertahap (dollar cost averaging) dan tidak mengalokasikan seluruh dana ke satu aset dapat membantu mengelola risiko.

Jika melihat potensi dan prediksi harga silver yang semakin menarik di 2026, ini bisa menjadi momentum tepat untuk mulai mempertimbangkan diversifikasi ke aset perak. Melalui Reku, akses ke aset silver bisa dilakukan secara online, praktis, dan transparan tanpa perlu repot menyimpan perak fisik. Dengan fitur transaksi real-time dan kemudahan monitoring harga, investasi silver dapat dilakukan kapan saja sesuai strategi masing-masing.

Cek harga iShares Silver Trust (SLV) hari ini di Reku dan mulai atur portofolio sekarang.

Yuk Mulai Investasi di Saham AS Sekarang! 

Sekarang kamu bisa beli saham AS dari perusahaan ternama seperti Tesla, McDonalds, Google, Apple, hingga Unilever di Reku. Download aplikasi Reku sekarang dan mulai berinvestasi di aset global!

 

Kasih Maharani
AuthorKasih Maharani
Share!
Related Articles
    Interested in Disney Stocks? Here’s How to Buy Them from Indonesia
  1. Interested in Disney Stocks? Here’s How to Buy Them from Indonesia
  2. 23 July 2025
    1 min read
    Saham
    Are Tobacco Stocks Still Attractive for Investment in 2025?
  3. Are Tobacco Stocks Still Attractive for Investment in 2025?
  4. 22 July 2025
    1 min read
    Saham
    18 Best U.S. Stocks for You in 2025
  5. 18 Best U.S. Stocks for You in 2025
  6. 09 July 2025
    1 min read
    Saham
Analysis
In-depth market analysis
Blog
Learn more about crypto
FAQ
Find out the latest Crypto and Stock news
Market
Start exploring and investing in Crypto assets and US Stocks on Reku