Investing
Market
Learning Hub
Security
Fees
Other
Download Reku Apps
google-icon

Reku’s Info

Delisting
Reku Update
New Listing
Latar Belakang Aset
Promo
Press Release
Apa itu AI Rig Complex (ARC)?
Latar Belakang Aset
Share!

Apa itu AI Rig Complex (ARC)?

12 February 2026
3 min read
Apa itu AI Rig Complex (ARC)?

1. Konsep dan Tujuan Proyek

Skor: 8,5 / 10 🤖

AI Rig Complex (ARC) adalah proyek infrastruktur Decentralized AI yang berfokus pada penyediaan daya komputasi kelas atas (GPU) untuk pelatihan dan operasional model kecerdasan buatan. Konsep intinya adalah membangun jembatan antara pemilik perangkat keras komputasi (mining rigs atau pusat data) dengan pengembang AI yang membutuhkan daya pemrosesan besar. Tujuan utamanya adalah:

  • Demokratisasi AI: Menurunkan biaya akses ke GPU kelas atas (seperti NVIDIA H100/A100) melalui pasar terdesentralisasi.

  • Optimalisasi Perangkat Keras: Mengalihkan fungsi mining rig kripto tradisional menjadi unit pemrosesan AI yang lebih produktif.

  • Infrastruktur Mandiri: Membangun ekosistem di mana AI dapat berjalan di atas jaringan terdesentralisasi tanpa ketergantungan pada penyedia cloud terpusat.

 

2. Teknologi dan Infrastruktur

Skor: 8,0 / 10 ⚙️

Infrastruktur ARC dirancang untuk menangani beban kerja komputasi berat dengan efisiensi tinggi:

  • ARC Compute Engine: Perangkat lunak khusus yang memungkinkan perangkat keras di lokasi berbeda untuk bekerja secara paralel dalam satu tugas pelatihan AI.

  • Layer-2 Scaling: Menggunakan solusi L2 (umumnya di atas Ethereum atau Arbitrum) untuk mencatat beban kerja dan pembayaran dengan biaya gas minimal.

  • Proof of Useful Work (PoUW): Mekanisme konsensus yang memastikan bahwa energi yang digunakan oleh node benar-benar digunakan untuk tugas AI yang nyata, bukan sekadar perhitungan matematis acak.

  • Smart Resource Allocation: Algoritma cerdas yang secara otomatis mendistribusikan tugas ke node dengan latensi terendah dan performa terbaik.

3. Tokenomik dan Kegunaan

Skor: 7,5 / 10 💰

Token ARC berfungsi sebagai unit pertukaran nilai dan insentif di dalam ekosistem Rig Complex.

  • Kegunaan Utama:

    • Pembayaran Sewa: Pengembang membayar biaya sewa daya komputasi menggunakan token ARC.

    • Imbalan Node: Pemilik perangkat keras menerima pembayaran dalam bentuk ARC sebagai kompensasi atas daya komputasi yang mereka berikan.

    • Staking & Keamanan: Node wajib melakukan staking token ARC sebagai jaminan kualitas layanan (SLA).

    • Burn Mechanism: Sebagian dari biaya transaksi sering kali dibakar untuk menekan pasokan dan meningkatkan nilai kelangkaan token.

  • Model Ekonomi: Dirancang untuk memberikan insentif jangka panjang bagi penyedia infrastruktur agar tetap aktif di jaringan.

4. Regulasi dan Kepercayaan

Skor: 7,0 / 10 🛡️

Sebagai proyek di sektor infrastruktur fisik yang terdesentralisasi (DePIN), ARC menghadapi tantangan kepercayaan tertentu:

  • Audit Perangkat Keras: Mengandalkan sistem verifikasi internal untuk memastikan bahwa penyedia daya komputasi benar-benar memiliki perangkat keras yang diklaim.

  • Transparansi Tim: Kepercayaan didorong oleh keterbukaan tim mengenai lokasi pusat data pusat dan peta jalan teknis.

  • Keamanan Data: Menggunakan enkripsi tingkat lanjut untuk memastikan bahwa model AI atau data sensitif milik pengembang tidak dapat diintip oleh pemilik node.

5. Adopsi dan Komunitas

Skor: 8,0 / 10 🤝

Adopsi ARC didorong oleh narasi “AI Boom” yang sedang berlangsung:

  • Target Pengembang: Fokus pada perusahaan rintisan (startup) AI skala menengah yang membutuhkan GPU tetapi memiliki anggaran terbatas untuk layanan cloud tradisional.

  • Komunitas Miner: Menarik minat para penambang kripto yang mencari alternatif pendapatan setelah transisi Ethereum ke PoS.

  • Kemitraan Strategis: Mulai menjalin kolaborasi dengan inkubator AI dan proyek Web3 lainnya yang membutuhkan integrasi kecerdasan buatan.

 

6. Likuiditas dan Aksesibilitas

Skor: 7,0 / 10 🌊

Likuiditas token ARC berkembang seiring dengan pertumbuhan jaringan fisiknya:

  • Listing Bursa: Tersedia di bursa terdesentralisasi (DEX) seperti Uniswap dan beberapa bursa terpusat (CEX) menengah yang berfokus pada kategori AI/DePIN.

  • Aksesibilitas Dashboard: Menyediakan dasbor yang ramah pengguna bagi pemilik perangkat keras untuk memantau pendapatan dan status node mereka secara real-time.

  • Volume: Volume perdagangan sangat dipengaruhi oleh pengumuman kemitraan baru atau penambahan kapasitas GPU besar ke dalam jaringan.

Ringkasan Penilaian

Aspek Skor
Konsep dan Tujuan Proyek 8,5
Teknologi dan Infrastruktur 8,0
Tokenomik dan Kegunaan 7,5
Regulasi dan Kepercayaan 7,0
Adopsi dan Komunitas 8,0
Likuiditas dan Aksesibilitas 7,0
Skor Rata-rata Keseluruhan 7,7

Kesimpulan

AI Rig Complex (ARC) adalah pemain menjanjikan di sektor DePIN AI. Dengan memanfaatkan potensi perangkat keras yang ada untuk tugas komputasi AI, ARC menawarkan solusi yang sangat relevan di tengah kelangkaan GPU global. Meskipun harus bersaing dengan raksasa cloud tradisional dan proyek serupa yang lebih mapan, fokus ARC pada optimasi mining rig memberikan keunikan tersendiri. Keberhasilannya akan sangat bergantung pada skalabilitas infrastruktur fisiknya dan kemampuan menjaga keamanan data pengguna.

Cek Harga ARC Hari ini di Reku

AuthorAndri Fauzan
Share!
Related Articles
    Apa itu Thena (THE)?
  1. Apa itu Thena (THE)?
  2. 12 February 2026
    1 min read
    Latar Belakang Aset
    Apa itu zkPass (ZKP)?
  3. Apa itu zkPass (ZKP)?
  4. 04 February 2026
    1 min read
    Latar Belakang Aset
Analysis
In-depth market analysis
Blog
Learn more about crypto
FAQ
Find out the latest Crypto and Stock news
Market
Start exploring and investing in Crypto assets and US Stocks on Reku