Investing
Market
Learning Hub
Security
Fees
Other
Download Reku Apps
google-icon

Reku’s Info

Delisting
Reku Update
New Listing
Latar Belakang Aset
Promo
Press Release
Commodities Fund Reku: Solusi Praktis untuk Investasi Komoditas Global
Reku Update
Share!

Commodities Fund Reku: Solusi Praktis untuk Investasi Komoditas Global

07 July 2026
5 min read
Commodities Fund Reku: Solusi Praktis untuk Investasi Komoditas Global

Hi Sobat Reku,

Komoditas merupakan salah satu kelas aset yang telah lama menjadi pilihan investor untuk melakukan diversifikasi portofolio. Berbeda dengan saham atau obligasi, harga komoditas cenderung dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti inflasi, permintaan global, gangguan rantai pasok (supply chain), hingga kondisi geopolitik. Karena karakteristik tersebut, komoditas sering menjadi aset yang mampu memberikan perlindungan ketika pasar keuangan mengalami tekanan.

Namun, berinvestasi langsung pada komoditas tidak selalu mudah. Investor perlu memahami berbagai instrumen seperti kontrak futures atau memilih sendiri saham perusahaan tambang, energi, maupun agrikultur yang tepat.

Kini, proses tersebut menjadi lebih sederhana melalui Commodities Fund Reku. Produk ini memberikan eksposur ke berbagai sektor komoditas global dalam satu portofolio yang dikelola menggunakan pendekatan rules-based investing, sehingga investor tidak perlu melakukan analisis maupun pemilihan saham secara manual.

Apa Itu Commodities Fund?

Commodities Fund adalah portofolio investasi yang memberikan eksposur terhadap berbagai komoditas dunia melalui saham-saham perusahaan yang bergerak di sektor tersebut.

Alih-alih hanya berinvestasi pada satu jenis komoditas seperti emas, Commodities Fund menawarkan diversifikasi ke delapan sektor utama, yaitu:

  • Gold (Emas)
  • Silver (Perak)
  • Base Metals
  • Battery Metals
  • Industrial Metals
  • Agriculture
  • Oil & Gas Majors
  • Oil & Gas Exploration & Downstream

Portofolio ini terdiri dari sekitar 25 saham pilihan yang telah dikurasi dan memiliki bisnis utama di sektor komoditas. Dari seluruh universe tersebut, fund akan memegang sekitar 8 hingga 15 saham aktif pada setiap periode investasi.

Dengan pendekatan ini, investor dapat memperoleh eksposur terhadap berbagai komoditas global tanpa perlu memilih satu per satu saham perusahaan tambang, energi, maupun agrikultur.

Mengapa Perlu Berinvestasi pada Komoditas?

1. Diversifikasi Portofolio

Komoditas memiliki pergerakan harga yang berbeda dibandingkan saham maupun obligasi. Ketika pasar saham sedang mengalami tekanan, komoditas terkadang mampu mempertahankan atau bahkan meningkatkan nilainya. Oleh karena itu, banyak investor menggunakan komoditas sebagai pelengkap portofolio agar risiko investasi menjadi lebih seimbang.

2. Berpotensi Menjadi Lindung Nilai terhadap Inflasi

Saat inflasi meningkat, harga berbagai komoditas seperti minyak, emas, maupun logam industri umumnya ikut mengalami kenaikan. Kondisi ini membuat komoditas sering digunakan sebagai salah satu instrumen untuk menjaga nilai aset dari penurunan daya beli.

3. Mendapatkan Eksposur pada Siklus Ekonomi Global

Harga komoditas dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi dunia. Ketika aktivitas industri meningkat, permintaan terhadap energi, logam, maupun bahan baku juga cenderung naik. Dengan memiliki eksposur ke berbagai sektor komoditas, investor dapat berpartisipasi pada peluang pertumbuhan tersebut.

Bagaimana Cara Kerja Commodities Fund Reku?

Salah satu keunggulan Commodities Fund Reku adalah penggunaan strategi rules-based, yaitu seluruh keputusan investasi mengikuti aturan yang telah ditentukan sebelumnya, bukan berdasarkan opini atau keputusan subjektif.

Strategi tersebut terdiri dari beberapa tahapan berikut.

1. Alokasi ke Delapan Sektor Komoditas

Setiap sektor memiliki bobot strategis (Strategic Target Weight) yang telah ditentukan oleh tim analis Reku. Adapun sektor yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  • Gold
  • Oil & Gas Exploration & Downstream
  • Oil & Gas Majors
  • Base Metals
  • Industrial Metals
  • Agriculture
  • Silver
  • Battery Metals

Bobot tersebut mencerminkan strategi jangka panjang dalam membangun portofolio komoditas yang terdiversifikasi.

2. Pemilihan Saham Menggunakan Momentum

Setelah menentukan bobot setiap sektor, sistem akan memilih saham berdasarkan momentum harga.

Penilaian dilakukan menggunakan kombinasi return mingguan dan bulanan. Pendekatan ini bertujuan menangkap tren harga yang sedang berlangsung sehingga portofolio lebih adaptif terhadap perubahan kondisi pasar.

3. Rebalancing Dua Kali Setiap Bulan

Portofolio dievaluasi secara berkala pada:

  • Evaluasi 1: untuk proses penilaian (scoring)
  • Evaluasi 2: untuk proses transaksi (trading)

Frekuensi rebalancing dua mingguan membuat portofolio tetap responsif terhadap perubahan harga komoditas tanpa melakukan transaksi secara berlebihan.

Keunggulan Commodities Fund Reku

Diversifikasi yang Lebih Luas

Investor mendapatkan eksposur ke berbagai jenis komoditas dalam satu portofolio, mulai dari emas hingga minyak dan agrikultur.

Tidak Perlu Memilih Saham Sendiri

Seluruh saham telah dipilih dari perusahaan-perusahaan yang memiliki pendapatan utama dari sektor komoditas, sehingga investor tidak perlu melakukan riset terhadap masing-masing perusahaan.

Menggunakan Strategi Rules-Based

Keputusan investasi dilakukan berdasarkan metodologi yang transparan dan konsisten, bukan berdasarkan spekulasi atau keputusan emosional.

Portofolio yang Selalu Terjaga

Sistem melakukan evaluasi dan penyesuaian secara berkala sehingga komposisi portofolio dapat mengikuti dinamika pasar komoditas.

Siapa yang Cocok Berinvestasi di Commodities Fund?

Commodities Fund cocok bagi investor yang:

  • ingin menambahkan aset riil (real assets) ke dalam portofolionya;
  • mencari diversifikasi di luar saham tradisional;
  • ingin memperoleh eksposur terhadap sektor komoditas global;
  • memiliki pandangan investasi jangka menengah hingga panjang;
  • lebih menyukai strategi investasi yang sistematis dan transparan.

Sebaliknya, produk ini mungkin kurang sesuai bagi investor yang menginginkan investasi dengan volatilitas rendah atau membutuhkan pendapatan rutin yang stabil.

Risiko yang Perlu Dipahami

Seperti instrumen investasi lainnya, Commodities Fund juga memiliki risiko.

Beberapa karakteristik yang perlu dipahami antara lain:

  • Volatilitasnya cenderung lebih tinggi dibandingkan indeks saham seperti S&P 500.
  • Performa komoditas dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global, inflasi, serta keseimbangan antara permintaan dan pasokan.
  • Pada kondisi deflasi atau pelemahan ekonomi global, harga komoditas dapat mengalami penurunan secara bersamaan.
  • Portofolio memiliki eksposur terbesar pada sektor energi karena mencerminkan struktur pasar komoditas global.

Karena itu, Commodities Fund lebih tepat digunakan sebagai bagian dari strategi diversifikasi, bukan sebagai satu-satunya instrumen investasi.

Mengapa Memilih Commodities Fund di Reku?

Commodities Fund Reku dirancang bagi investor yang ingin memperoleh eksposur terhadap berbagai komoditas global dengan cara yang lebih sederhana.

Melalui satu portofolio, investor dapat menikmati berbagai keunggulan seperti:

  • Diversifikasi ke delapan sektor komoditas dunia.
  • Strategi investasi berbasis rules-based yang transparan.
  • Rebalancing otomatis.
  • Portofolio yang terdiri dari saham-saham perusahaan komoditas pilihan.
  • Kemudahan berinvestasi tanpa perlu memilih saham satu per satu.

Dengan pendekatan tersebut, Commodities Fund Reku dapat menjadi pilihan bagi investor yang ingin memperkuat diversifikasi portofolio sekaligus memperoleh eksposur terhadap aset riil yang memiliki karakteristik berbeda dibandingkan saham maupun obligasi.

FAQ

Apa itu Commodities Fund?

Commodities Fund adalah portofolio investasi yang memberikan eksposur terhadap berbagai sektor komoditas seperti emas, minyak, logam, dan agrikultur melalui saham perusahaan yang bergerak di sektor tersebut.

Apa saja komoditas yang terdapat dalam Commodities Fund Reku?

Commodities Fund Reku mencakup delapan sektor utama, yaitu Gold, Silver, Base Metals, Battery Metals, Industrial Metals, Agriculture, Oil & Gas Majors, serta Oil & Gas Exploration & Downstream.

Apakah saya perlu memilih saham sendiri?

Tidak. Seluruh saham dalam Commodities Fund telah dikurasi dan dipilih menggunakan metodologi rules-based sehingga investor tidak perlu melakukan pemilihan saham secara manual.

Seberapa sering portofolio diperbarui?

Portofolio melakukan evaluasi dan rebalancing sebanyak dua kali setiap bulan agar tetap mengikuti perubahan kondisi pasar.

Apakah Commodities Fund cocok untuk investor pemula?

Ya. Commodities Fund cocok bagi investor yang ingin mendapatkan eksposur terhadap komoditas global tanpa harus mempelajari trading futures atau memilih saham satu per satu.

Kesimpulan

Komoditas merupakan salah satu aset yang dapat membantu meningkatkan diversifikasi portofolio investasi. Namun, berinvestasi langsung pada berbagai komoditas sering kali membutuhkan pengetahuan dan waktu yang tidak sedikit.

Melalui Commodities Fund Reku, investor dapat memperoleh eksposur terhadap delapan sektor komoditas global dalam satu portofolio yang telah dikurasi dan dikelola menggunakan pendekatan rules-based investing. Dengan proses seleksi yang sistematis serta rebalancing secara berkala, Commodities Fund menawarkan cara yang lebih praktis untuk berinvestasi pada aset riil dan melengkapi strategi investasi jangka panjang.

 

AuthorNico R. K
Share!
Related Articles
    Dividend Fund Reku: Investasi Saham Dividen Amerika untuk Passive Income dan Pertumbuhan Jangka Panjang
  1. Dividend Fund Reku: Investasi Saham Dividen Amerika untuk Passive Income dan Pertumbuhan Jangka Panjang
  2. 07 July 2026
    1 min read
    Reku Update
    Delisting Token  AK12
  3. Delisting Token AK12
  4. 01 July 2026
    1 min read
    Delisting
Analysis
In-depth market analysis
Blog
Learn more about crypto
FAQ
Find out the latest Crypto and Stock news
Market
Start exploring and investing in Crypto assets and US Stocks on Reku