
Toncoin
•TON / IDRQuote
Sell Price
Rp51.910
Buy Price
Rp52.240
Reku users are
Key Stats
Reku’s Takeaway
Toncoin is a crypto asset within the Telegram Open Network ecosystem, a blockchain designed for digital communications infrastructure. Its association with the popular Telegram app potentially gives it a significant user base. For investors, Toncoin offers an attractive combination of blockchain technology and digital communications, both of which are currently in a growth phase. This positions it as an innovative asset with promising growth prospects.






























Sama seperti jaringan blockchain lainnya, ekosistem yang saat ini digarap oleh The Open Network pun sudah sangat solid dan lengkap. Mereka telah menguasai beberapa sektor penting mulai dari custodial wallet, marketplace, NFT, data analytics, decentralized exchange, hingga gaming.
Di pasar global saat ini, persaingan antara mata uang kripto semakin ketat karena terusnya bermunculan proyek-proyek baru, namun TON digadang-gadang menjadi salah satu aset kripto yang menjanjikan di masa depan.
Meskipun Telegram telah meninggalkan proyek ini, pengembangan TON dilanjutkan oleh komunitas pengembang independen yang berdedikasi. Ini memastikan bahwa proyek terus berkembang dan berinovasi dengan masukan dari berbagai kontributor di seluruh dunia.
Ada beberapa poin yang ingin dikembangkan oleh developer Toncoin seperti memperluas ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi) dengan meluncurkan lebih banyak aplikasi DeFi seperti pertukaran terdesentralisasi (DEX), platform pinjaman, dan protokol likuiditas. Ini akan memungkinkan pengguna untuk melakukan lebih banyak aktivitas keuangan di jaringan TON.
Selain itu, melakukan peningkatan pada fitur keamanan dan privasi untuk memastikan bahwa jaringan tetap aman dari ancaman dan serangan. Ini termasuk implementasi protokol keamanan canggih dan fitur anonimitas untuk pengguna.
Keunggulan pertama yang dimiliki Toncoin adalah kecepatan dan skalabilitasnya yang stabil. TON dirancang untuk mendukung jutaan transaksi per detik, menjadikannya salah satu platform blockchain tercepat. Ini dicapai melalui teknologi sharding dan dynamic multithreading, yang memungkinkan jaringan memproses transaksi secara paralel.
TON memiliki block time selama 5 detik, jauh lebih cepat dari Ethereum 2.0. Sharding support yang dimiliki adalah 260 shards per workchain. Meskipun Telegram secara resmi tidak lagi terlibat dalam pengembangan TON, asal usulnya dan komunitas besar pengguna Telegram memberikan basis pengguna yang potensial untuk adopsi Toncoin.
The Open Network (TON) awalnya dikembangkan oleh tim di balik aplikasi pesan Telegram, yang dipimpin oleh Pavel Durov dan saudaranya Nikolai Durov di 2018. Tujuan mereka adalah menciptakan platform blockchain yang sangat cepat, skalabel, dan ramah pengguna untuk mendukung berbagai aplikasi desentralisasi.
Secara resmi TON meluncurkan Toncoin pada November 2019 dan pada Mei 2020 muncullah sebuah isu mengenai SEC (Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat) yang melarang Telegram menerbitkan Gram (mata uang asli TON yang direncanakan sebelumnya) pada investor.
Alhasil, Telegram pun menghentikan semua pengembangan ekosistem TON pada 2020 dan mengembalikan semua dana investasinya. Pada Mei 2021 Testnet2 meningkatkannya menuju mainnet, sehingga koin TON bisa didistribusikan melalui kontrak Proof of Work Giver.
Saat ini Telegram pun secara resmi tidak lagi terlibat dalam pengembangan TON atau Toncoin. Namun, pengaruh awal mereka dan basis pengguna yang besar memberikan dorongan awal yang signifikan untuk proyek tersebut.
Toncoin adalah sebuah mata uang kripto yang masuk ke dalam jaringan TON (The Open Network), dimana token tersebut juga berada di layer 1 dalam aplikasi terdesentralisasi (dApps). Toncoin memiliki berbagai jenis fungsi mulai dari alat pembayaran hingga melakukan validasi transaksi dengan metode Proof of Stake (PoS) blockchain TON.
Sejak diluncurkan pada tahun 2019 lalu, TON memiliki berbagai kelebihan dibandingkan blockchain lainnya seperti Solana ataupun Ethereum. Beberapa yang paling menonjol adalah durasi Time to Finality nya yang berada di bawah 6 detik. Selain sebagai mata uang, Toncoin mendukung berbagai aplikasi dan layanan di atas platform TON, termasuk kontrak pintar (smart contracts) dan aplikasi terdesentralisasi (dApps).