Cardano Gabung Program Mastercard, Tapi Adopsi Nyata Belum Terjamin
Cardano Foundation resmi bergabung dengan Crypto Partner Program milik Mastercard, membuka ruang eksplorasi di sejumlah area seperti pembayaran lintas negara, transaksi B2B, stablecoin, hingga penyelesaian transaksi (settlement). Namun penting dicatat, keanggotaan ini bukan berarti Mastercard langsung mengintegrasikan jaringan Cardano ke dalam sistem pembayarannya — sifatnya masih berupa kolaborasi dan penjajakan potensi use case ke depan.
Dari sisi data on-chain, likuiditas stablecoin di jaringan Cardano saat ini tercatat sekitar 60 juta dolar AS, dengan USDCx mendominasi lebih dari 70 persen atau sekitar 43 juta dolar AS dari total aset berdenominasi dolar tersebut. Sementara itu, jumlah pengguna aktif harian di jaringan ini baru mencapai sekitar 10.000, dengan akun aktif bulanan sebanyak 323.600 dan rata-rata biaya transaksi hanya 0,06 dolar AS.
Angka-angka ini menjadi sorotan utama ketika menilai seberapa realistis kemitraan tersebut bisa berubah menjadi adopsi pembayaran yang nyata. Aktivitas stablecoin di Cardano saat ini masih didominasi oleh penggunaan di sektor DeFi, bukan pembayaran dunia nyata, sementara jumlah pengguna aktif yang relatif kecil membuat kapasitas pembayaran berisiko tetap bersifat teoritis untuk saat ini.
Agar kemitraan dengan Mastercard benar-benar membuahkan hasil, Cardano perlu menunjukkan pertumbuhan nyata dalam volume transfer stablecoin, jumlah dompet pembayaran aktif, serta frekuensi transaksi. Tanpa itu, status sebagai bagian dari program Mastercard baru akan menjadi pengakuan institusional di atas kertas, bukan jalur adopsi pembayaran yang sudah terbukti.