Dua Asosiasi Kripto AS Minta Treasury Revisi Aturan Turunan GENIUS Act
Dua kelompok industri kripto di Amerika Serikat, National Cryptocurrency Association (NCA) dan Blockchain Association (BA), mengirimkan masukan resmi kepada Departemen Keuangan AS (Treasury) terkait rancangan aturan pelaksana GENIUS Act, undang-undang yang mengatur stablecoin di negara tersebut.
Dalam rekomendasi yang diajukan pada 19 Oktober 2026, NCA menyoroti nasib pemegang stablecoin yang sudah ada. Asosiasi ini meminta adanya masa transisi agar pemilik masih bisa menukarkan, menjual, atau mengonversi stablecoin mereka, bahkan ketika platform sudah berhenti menjualnya kepada pembeli baru. Masa transisi itu diminta berlaku saat pengecualian sementara berakhir, sertifikasi negara bagian berubah, maupun ketika tenggat 18 Juli 2028 tiba. NCA juga meminta setiap perubahan aturan diumumkan lebih awal, mekanisme yang jelas untuk memulihkan stablecoin hasil curian kepada korban, serta perlindungan bagi self-custody wallet dan transfer peer-to-peer.
Sementara itu, BA menyatakan mendukung stablecoin yang lebih aman dengan penerbit teregulasi dan cadangan memadai, tetapi khawatir beban kepatuhan akan terlalu berat bagi exchange, perusahaan kripto, dan platform DeFi. BA meminta regulator membedakan jenis penyedia layanan, mengizinkan platform memakai daftar resmi pemerintah untuk memverifikasi penerbit stablecoin asing, serta menolak kewajiban melacak pengguna anonim di jaringan terdesentralisasi. Asosiasi ini juga mendesak kejelasan aturan untuk algorithmic stablecoin, token bridge, dan wrapped token.
Masukan kedua asosiasi ini muncul tidak lama setelah The Fed mengusulkan dua paket aturan tersendiri di bawah GENIUS Act.