Penambang Bitcoin Beralih ke AI Meski Harga BTC Membaik, Ini Alasannya
Sektor pertambangan Bitcoin tengah menghadapi tekanan struktural yang tidak serta-merta hilang meski harga BTC membaik. Menurut analisis CoinShares, pemulihan harga Bitcoin kemungkinan besar tidak akan cukup untuk membalikkan tren perusahaan tambang yang beralih ke bisnis sewa komputasi AI.
Data menunjukkan penyewaan komputasi AI menghasilkan sekitar $1,5 juta per megawatt per tahun, sementara penambangan Bitcoin hanya membukukan sekitar $500 ribu per megawatt—selisih hampir tiga kali lipat. Pendapatan dari penambangan BTC pun anjlok tajam, dari sekitar $60 juta pada akhir 2025 menjadi hanya $20 juta pada pertengahan 2026.
Penurunan ini terjadi bersamaan dengan jatuhnya harga Bitcoin dari lebih dari $125 ribu pada Oktober 2025 ke bawah $60 ribu tahun ini, sementara biaya produksi per BTC pada kuartal kedua 2026 mencapai sekitar $75,5 ribu—jauh di atas harga pasar yang sempat menyentuh rekor rendah $58,4 ribu.
Sejumlah perusahaan tambang besar sudah mengambil langkah drastis. Core Scientific dilaporkan membayar $42 juta untuk membatalkan pesanan perangkat keras generasi baru, sementara total 35 EH/s hashpower diperkirakan hengkang dari perusahaan tambang publik pada akhir tahun ini.
Ekonom Saifedean Ammous menambahkan bahwa pertumbuhan sekuler industri tambang mungkin tidak akan pernah kembali ke jalur sebelumnya, seiring reward halving yang terus menyusut menuju 1,56 BTC pada 2028.