TIA Melonjak 15%, Proposal Sustainable Blob Economy Dorong Minat Pasar Celestia
Token Celestia (TIA) mencatat reli tajam dalam 24 jam terakhir. Harganya sempat menyentuh sekitar $0,526 sebelum bergerak di kisaran $0,509, atau naik sekitar 15% secara harian. Volume perdagangan ikut melonjak hingga sekitar $129 juta, menandakan minat trader yang kembali menguat terhadap aset modular blockchain ini.
Salah satu pendorong sentimen adalah proposal Sustainable Blob Economy yang diumumkan pada 11 Juli. Proposal tersebut dirancang untuk memperkuat tokenomics TIA sekaligus meningkatkan permintaan terhadap layanan data availability jaringan Celestia, sehingga dinilai memberi fondasi yang lebih kokoh bagi nilai token dalam jangka panjang.
Dari sisi derivatif, Open Interest TIA naik ke sekitar $83 juta, level tertinggi dalam sebulan. Likuidasi posisi short dalam 24 jam mencapai sekitar $621 ribu, kira-kira lima kali lipat dibanding likuidasi posisi long. Kondisi ini menunjukkan trader yang bertaruh pada penurunan harga terpaksa keluar dari market, sementara posisi long mendominasi.
Secara teknikal, TIA kini diperdagangkan di atas seluruh EMA utama dan telah menembus garis tren resistance yang bertahan selama beberapa bulan. Jika momentum berlanjut, area $0,625 menjadi target resistance berikutnya. Namun, pergerakan TIA masih berkorelasi erat dengan Bitcoin, sehingga arah BTC tetap menjadi faktor penentu. Saat ini dominasi Bitcoin berada di kisaran 58,8% dengan total kapitalisasi pasar kripto sekitar $2,88 triliun, sementara momentum altcoin mulai terlihat menguat.