
dYdX
•DYDX / IDRQuote
Harga Jual
Rp10.059
Harga Beli
Rp10.285
User Reku Sedang
Statistik Kunci
Kata Reku
dYdX adalah protokol keuangan terdesentralisasi yang menawarkan instrumen keuangan seperti kontrak perpetual, margin trading, dan pasar spot, yang semuanya beroperasi secara trustless tanpa melibatkan perantara. Seiring dengan semakin banyaknya trader, terutama trader instrumen derivatif, yang bertransisi ke platform terdesentralisasi, dYdX sebagai pemimpin pasar di ceruk ini dapat berpotensi tumbuh semakin besar.






























Kamu dapat membeli token DYDX dengan cara memanfaatkan platform perdagangan crypto seperti Reku. Reku adalah salah satu dari banyak platform yang menyediakan layanan untuk membeli dan menjual berbagai macam token crypto, termasuk DYDX.
Untuk memulai, kamu perlu membuat akun di Reku dan melakukan verifikasi sesuai dengan persyaratan yang ditentukan. Setelah itu, kamu bisa melakukan deposit dana ke akun Reku kamu dan mencari token DYDX di dalam platform tersebut. Kemudian, kamu dapat memilih jumlah token yang ingin dibeli dan menyelesaikan transaksi dengan mengikuti langkah-langkah yang ditentukan oleh Reku.
dYdX, platform perdagangan terdesentralisasi yang sukses, didirikan pada Agustus 2017 oleh Antonio Juliano, seorang mantan insinyur Coinbase. Nama dYdX sendiri merupakan permainan kata yang cerdas, mengingat platform ini memungkinkan pengguna untuk melakukan perdagangan derivatif, dan dy/dx adalah salah satu cara untuk mengekspresikan fungsi matematika dari derivatif.
Dalam whitepaper awalnya, dYdX menguraikan protokol untuk metode perdagangan canggih seperti perdagangan marjin dan covered calls, yang merupakan niche menarik di pasar crypto. Ide ini dengan cepat mendapat respon positif, dengan mencapai valuasi $10 juta sebelum menghasilkan pendapatan.
dYdX memfasilitasi trading terdesentralisasi dengan memungkinkan pengguna untuk menggunakan berbagai pertukaran terdesentralisasi (DEX) standar. Hal ini dilakukan dengan melingkupi kontrak cerdas pertukaran terdesentralisasi eksternal dalam kontrak lain yang menyediakan antarmuka standar untuk Margin.
Dengan demikian, pengguna dapat melakukan transaksi dengan berbagai aset digital secara langsung dan terdesentralisasi melalui platform dYdX, tanpa perlu melalui pertukaran pusat atau intermediari.
Dydx adalah platform perdagangan terdesentralisasi yang menawarkan perdagangan marjin dan derivatif. Platform ini dibangun di atas Ethereum dan memungkinkan pengguna untuk melakukan perdagangan beragam aset crypto dengan leverage hingga 10x.
Selain itu, Dydx menyediakan pertukaran terdesentralisasi (DEX) sepenuhnya di mana pengguna dapat melakukan perdagangan langsung dengan dompet mereka sendiri. Fokusnya pada kontrol pengguna dan transparansi telah menarik perhatian investor ritel dan institusional, serta membuatnya populer sejak peluncurannya pada tahun 2019.
Tujuan utama dYdX ini adalah untuk memungkinkan pengguna melakukan pertukaran aset digital tanpa adanya perantara yang mengontrol pertukaran tersebut. Sebagai gantinya, dYdX menggunakan smart contract untuk memproses transaksi secara otomatis dan sangat transparan. Hal ini memungkinkan pengguna untuk memiliki kendali penuh atas aset digital mereka tanpa keterlibatan pihak ketiga.
dYdX memiliki beberapa keunggulan yang membedakannya dari platform trading DeFi lainnya. Pertama, dYdX menawarkan kemampuan margin trading dan trading derivatif, yang memungkinkan pengguna untuk mengambil posisi dengan leverage hingga 10 kali. Hal ini memberikan fleksibilitas dan potensi keuntungan yang lebih besar bagi para trader. Selain itu, dYdX adalah salah satu dari sedikit platform trading DeFi yang menawarkan layanan ini secara langsung, tanpa memerlukan interaksi dengan pihak ketiga atau middleman.
Selain itu, dYdX juga dikenal karena tingkat kontrol dan transparansinya yang tinggi. Platform ini berjalan sepenuhnya di atas jaringan Ethereum, menggunakan kontrak cerdas untuk memproses transaksi secara otomatis dan terdesentralisasi. Hal ini memberikan keamanan dan kepercayaan tambahan bagi pengguna, karena mereka dapat mengontrol aset mereka sendiri tanpa perlu mengandalkan entitas pusat.