Investasi
Trade Kripto
Futures
Jelajah
Wallet
Learning Hub
Keamanan & Regulasi
Unduh Aplikasi Reku
google-icon
Koneksi Anda terputus
Anda dalam Mode Pro
Limit order, advanced chart, dan fitur lainnya
Harga Terakhir146.000
1,39%
High 24 Jam146.000
Low 24 Jam142.000
Volume 24 jam44.388.662
Open Order
Riwayat Order 7 Hari Saya
TanggalPairOrderJumlahHargaTerisi %Total
























Trading Futures Crypto

Kata Reku

Ordinals adalah inovasi NFT yang dirancang khusus untuk jaringan Bitcoin. Berbeda dengan NFT lainnya, Ordinals memberikan identifikasi unik untuk satoshi, unit terkecil dari Bitcoin, yang mempermudah pelacakan dan transparansi. Ordinals merupakan terobosan yang cukup inovatif dalam ekosistem Bitcoin, memberikan potensi baru dalam manajemen aset digital dan ruang eksplorasi lebih lanjut.  

Statistik Kunci

Tipe AsetCrypto
Kapitalisasi PasarRp3,07 Triliun
Volume Global (24jam)Rp904,5 Miliar
Suplai yang Beredar21 Juta ORDI
Maksimum Suplai21 Juta ORDI
Total Suplai21 Juta ORDI

Insights

Pengguna Lain Sedang Membeli
POL-logoPOL
Rp4.300
+8,86%
ZORA-logoZORA
Rp1.322,16
+9,93%
FHE-logoFHE
Rp946
+6,89%
W-logoW
Rp1.435
+7,41%
LAUNCHCOIN-logoLAUNCHCOIN
Rp1.168
+7,25%
IP-logoIP
Rp131.426
+32,49%
HOT-logoHOT
Rp16,2
+6,58%
KSM-logoKSM
Rp266.386
+8,69%
JOE-logoJOE
Rp2.930
+16,50%
CFG-logoCFG
Rp6.172
+10,05%
PUFFER-logoPUFFER
Rp3.585,6
+11,50%
DOG-logoDOG
Rp40,9
+6,51%
AXS-logoAXS
Rp45.563
+22,77%
ALICE-logoALICE
Rp6.447
+8,44%
FLOW-logoFLOW
Rp6.988
+7,49%
POL-logoPOL
Rp4.300
+8,86%
ZORA-logoZORA
Rp1.322,16
+9,93%
FHE-logoFHE
Rp946
+6,89%
W-logoW
Rp1.435
+7,41%
LAUNCHCOIN-logoLAUNCHCOIN
Rp1.168
+7,25%
IP-logoIP
Rp131.426
+32,49%
HOT-logoHOT
Rp16,2
+6,58%
KSM-logoKSM
Rp266.386
+8,69%
JOE-logoJOE
Rp2.930
+16,50%
CFG-logoCFG
Rp6.172
+10,05%
PUFFER-logoPUFFER
Rp3.585,6
+11,50%
DOG-logoDOG
Rp40,9
+6,51%
AXS-logoAXS
Rp45.563
+22,77%
ALICE-logoALICE
Rp6.447
+8,44%
FLOW-logoFLOW
Rp6.988
+7,49%
Tahukah Kamu?
Apa yang Membuat Ordinals Unik?

Ada beberapa aspek yang membuat Ordinals menjadi aset digital menjanjikan, ia memperkenalkan konsep pelacakan dan penyimpanan aset digital unik langsung di blockchain Bitcoin, yang merupakan sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya. 


Teknologi ini memungkinkan Bitcoin untuk digunakan dalam konteks yang mirip dengan Non-Fungible Tokens (NFTs) pada blockchain lain seperti Ethereum. Ini memperluas penggunaan Bitcoin dari sekadar alat tukar menjadi platform untuk berbagai bentuk aset digital unik, seperti seni digital, koleksi, dan lain-lain.

Berapa Banyak Ordinals yang Beredar?

Data terbaru pada Mei 2024 menunjukkan bahwa terdapat lebih dari 66 juta inscriptions. Angka ini naik drastis sejak Oktober 2023 lalu, sehingga membuat ORDI sangat populer di kalangan umum. Ordinals memungkinkan Bitcoin untuk bersaing dengan blockchain lain yang telah lebih dahulu mengadopsi teknologi NFT, seperti Ethereum.


Biaya untuk menyemat Ordinals pada blockchain Bitcoin jauh lebih tinggi dibandingkan membuat NFT pada chain alternatif lainnya. Setiap pengguna harus merogoh biaya sebesar $150-$250 untuk gambar berukuran 20 KB dengan waktu penyematan 30 menit atau setara dengan 100 Sats/vByte.

Apa perbedaan Ordinals (Bitcoin NFT) dengan NFT pada umumnya?

Pada umumnya ada beberapa perbedaan besar dari Ordinals Bitcoin dengan NFT secara general. Dari sisi blockchain yang digunakan, Ordinals beroperasi di atas blockchain Bitcoin yang dimanfaatkan satoshi untuk menyematkan data. Oleh karena itu, Ordinals mampu mengakses tingkat keamanan dan desentralisasi tinggi dibandingkan NFT pada umumnya.

Bagaimana cara membeli Ordinals?

Siapapun bisa membeli token Bitcoin Ordinals melalui Reku. Hadirnya Reku di Indonesia menjadi salah satu pionir bursa aset kripto yang membantu pengguna dalam berinvestasi, membeli, hingga menjual aset kripto. Cara pertama yang bisa dilakukan adalah membuat akun di Reku dan jangan lupa untuk mengaktivasinya.

Nominal minimum deposit yang ada di Reku adalah Rp10.000 dan tidak ada batas maksimal deposit. Sementara itu, terdapat batas minimum penarikan (withdraw) yakni Rp30.000 dengan batas maksimum Rp500.000.000 per hari. Biaya penarikan rupiah dari kripto di Reku gratis dengan tambahan biaya administrasi bank sebesar Rp 6.500 (flat). Untuk memahami lebih dalam tentang biaya transaksi kripto di Reku, cek informasinya di sini.

Siapa di Balik Ordinals?

Casey Rodarmor adalah sosok penting yang ada di balik penciptaan Ordinals. Sebagai pencetus ORDI, Casey tidak ingin menyebut secara langsung bahwa token ini adalah NFT namun sebagai Digital Artefacts yang dikombinasikan dengan sistem SegWit serta Taproot Bitcoin.


Sosok Casey Rodarmor bahkan memiliki julukan sebagai “The Bitcoin Artist” berkat keberhasilannya dalam membangun Ordinals. Memiliki latar belakang di dunia jurnalistik dari ayah dan ibunya, Casey mempelajarinya secara otodidak mengenai industri blockchain dan juga Bitcoin.

Bagaimana Ordinals Terkait dengan Bitcoin?

Pernah muncul pernyataan dari Luke Dashjr yang merupakan Chairman dan CTO dari Mummolin Inc yang mengatakan bahwa Ordinals yang juga sejenis Non-Fungible Tokens (NFT) mengambil celah kelemahan Bitclin Core. Sejak 2013, Bitcoin Core pernah memberikan pilihan pada penggunanya dalam membatasi ukuran data saat transaksi melalui Data Carrier Size.


Pada saat itu, komentar Luke Dashjr mampu membuat harga Ordinals anjlok hingga di bawah $50. Namun tak berapa lama, ORDI berhasil bangkit perlahan menuju $51,49 dengan kenaikan lebih dari 2,000%. 

Apa Itu Ordinals?

Ordinals (ORDI-IDR) adalah token Bitcoin yang menggunakan fitur NFT (Non-Fungible Token) yang dapat disimpan dalam blockchain tanpa menggunakan third-parties server dalam penyimpanan datanya. Fungsi utamanya adalah menyimpan beragam bentuk data seperti teks hingga video dalam blockchain dan sangat sulit untuk bisa dipalsukan.


ORDI menggunakan tolok ukur berupa BRC-20 yang dikenalkan lewat protokol mereka. Ordinals Inscriptions ini nanti akan saling menyatukan data yang ada pada Satoshi dalam Bitcoin. Total terdapat 21 juta token yang menjadi pasokan ORDI dari Bitcoin. Satoshi merupakan satuan terkecil Bitcoin, yaitu 1/100.000.000 dari satu Bitcoin untuk mencatat metadata tambahan.