Investasi
Market
Learning Hub
Keamanan
Biaya
Lainnya
Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Reku Kampus

51% Attack

Bagikan!
Bagikan!

51% attack adalah penyerangan sistem blockchain yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab dengan berhasil menguasai lebih dari 50% dari keseluruhan hashing power sebuah jaringan. Serangan yang juga disebut sebagai majority attack ini berpotensi menyebabkan kacaunya jaringan blockchain.

Seperti yang kita tahu, jaringan blockchain bekerja melalui mekanisme konsensus. Jika pelaku 51% attack berhasil mengontrol mayoritas hashing power dan mengambil alih konsensus tersebut, maka mereka bisa dengan sengaja memodifikasi sebuah transaksi, mencegah terjadinya konfirmasi transaksi, hingga melakukan double spending.

51% attack lebih riskan terjadi di jaringan blockchain dengan hashing power yang rendah. Hal ini dikarenakan para pihak tidak bertanggung jawab lebih mudah untuk memenuhi daya komputasi mayoritas yang diperlukan. Oleh karena itu, semakin banyak penambang yang berpartisipasi dan semakin besar sumber daya yang dikeluarkan, maka akan semakin aman jaringan tersebut dari 51% attack. Bitcoin dinilai sebagai  blockchain teraman karena mempunyai jumlah *hashing power* yang paling besar.

Bagikan!
Kata Lainnya
Difficulty Bomb

Difficulty Bomb adalah istilah yang merujuk pada mekanisme dalam jaringan blockchain, khususnya Ethereum, yang bertujuan untuk meningkatkan kesulitan penambangan secara bertahap. Mekanisme ini dirancang untuk memperlambat waktu produksi blok, membuat proses penambangan menjadi lebih sulit seiring

Gas

Gas merujuk pada unit biaya yang diperlukan untuk menjalankan transaksi atau kontrak pintar (smart contract) di jaringan blockchain, terutama pada jaringan Ethereum. Dalam konteks ini, gas tidak hanya merepresentasikan biaya, tetapi juga berfungsi sebagai mekanisme untuk mengukur dan mendorong pe

Bull Market

Bull market adalah periode di pasar di mana harga saham atau aset lainnya mengalami kenaikan yang signifikan dan berkelanjutan. Istilah ini umumnya merujuk pada pasar saham, tetapi juga dapat diterapkan pada pasar obligasi, komoditas, dan aset lainnya. Dalam bull market, sentimen investor biasany

Black Swan Event

Black Swan Event adalah istilah yang pertama kali diperkenalkan oleh Nassim Nicholas Taleb dalam bukunya yang berjudul The Black Swan: The Impact of the Highly Improbable. Secara sederhana, Black Swan Event merujuk pada peristiwa yang sangat tidak terduga, memiliki dampak besar, dan seringkali ba

Interoperability

Interoperability adalah kemampuan berbagai sistem, perangkat lunak, atau teknologi yang berbeda untuk bekerja sama, bertukar informasi, dan menggunakan data secara efisien meskipun mereka dibangun dengan kerangka atau standar yang berbeda. Dalam dunia teknologi, terutama dalam konteks blockchain