Custody adalah istilah yang sering digunakan dalam dunia keuangan dan investasi untuk menggambarkan layanan penyimpanan dan perlindungan aset, seperti saham, obligasi, atau kripto, oleh lembaga keuangan profesional. Dalam konteks ini, custody berarti menjaga dan mengelola aset atas nama investor, dengan tujuan memastikan keamanan dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Baca juga: Self Custody: Sebuah Cara Mengelola Aset Kripto dengan Mandiri dan Aman
Ada beberapa jenis layanan custody yang umum digunakan:
Layanan custody memiliki beberapa fungsi dan manfaat penting:
Meskipun custody menawarkan banyak manfaat, terdapat beberapa tantangan yang perlu diperhatikan:
Memilih penyedia layanan custody yang tepat penting untuk memastikan bahwa aset kamu dikelola dengan baik. Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan meliputi:
“Degen” adalah singkatan dari “degenerate,” yang berasal dari dunia perjudian untuk menggambarkan seseorang yang mengambil keputusan finansial berisiko tinggi tanpa banyak perhitungan. Dalam konteks kripto, istilah ini merujuk pada individu yang terlibat dalam investasi as
Decentralized Exchange (DEX) adalah platform pertukaran aset digital yang memungkinkan pengguna untuk melakukan perdagangan secara langsung antara satu sama lain tanpa perantara. Dalam DEX, transaksi dilakukan secara peer-to-peer dengan menggunakan teknologi blockchain, yang membuatnya lebih aman
Gwei adalah satuan yang digunakan untuk mengukur biaya transaksi dalam jaringan Ethereum. Satuan ini merupakan bagian dari sistem gas Ethereum, di mana pengguna membayar biaya untuk melakukan transaksi atau mengeksekusi kontrak pintar (smart contracts) di blockchain Ethereum. Gwei adalah subunit
Margin trading adalah metode trading di mana investor meminjam dana dari platform atau broker untuk memperbesar daya beli aset yang ingin ditransaksikan.
Bear market adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi pasar ketika harga aset, seperti saham atau kripto, mengalami penurunan yang signifikan dan berkelanjutan. Biasanya, bear market terjadi ketika harga turun lebih dari 20% dari level tertingginya (all-time high) dalam periode wa