Investing
Market
Learning Hub
Security
Fees
Other
Download Reku Apps
google-icon

Analysis

Publikasi (Deep Dives)
Analisa Kripto
Analisa Makro
Ringkasan Reku
Update Saham AS
Analisa Saham AS
Update Kripto
Pasar Kripto “Kebakaran”, Mengapa Bitcoin dkk Anjlok Hari Ini?
Analisa Kripto
Share!

Pasar Kripto “Kebakaran”, Mengapa Bitcoin dkk Anjlok Hari Ini?

19 January 2026
3 min read
Pasar Kripto “Kebakaran”, Mengapa Bitcoin dkk Anjlok Hari Ini?

Senin pagi, 19 Januari 2026, menjadi momen yang menegangkan bagi para investor aset digital. Setelah sempat menikmati reli panjang hingga akhir 2025, pasar kripto tiba-tiba “memerah”. Bitcoin (BTC) terpantau merosot di bawah level psikologis $93.000, sementara beberapa aset populer lainnya seperti Ethereum (ETH) dan XRP terseret jatuh lebih dalam.

Apa yang sebenarnya memicu kepanikan ini? Berikut adalah bedah tuntas empat faktor utama di balik koreksi tajam hari ini:

 

1. “Badai” Geopolitik: Ancaman Tarif Trump ke Eropa

Pemicu utama datang dari luar ekosistem kripto. Pengumuman Presiden AS, Donald Trump, mengenai rencana pengenaan tarif 10% hingga 25% terhadap sejumlah negara Eropa—seperti Jerman, Prancis, dan Inggris—terkait isu akuisisi Greenland, telah memicu guncangan hebat.

  • Sentimen Risk-Off: Investor cenderung menghindari aset berisiko (seperti saham teknologi dan kripto) dan beralih ke aset aman (safe-haven).
  • Lonjakan Emas: Di saat BTC jatuh dari $95.500 ke $91.900 dalam sejam, harga emas justru melonjak menembus rekor baru di atas $4.690. Ketegangan dagang AS-Uni Eropa ini menciptakan ketidakpastian makro yang sangat sensitif bagi pasar kripto.

2. Efek Domino Likuidasi (Leverage Cascade)

Kenaikan harga di akhir tahun lalu menyisakan “bom waktu” berupa posisi leverage (utang) yang sangat tinggi. Saat harga mulai goyah akibat berita tarif, sistem melakukan penutupan paksa (liquidation) pada posisi trader yang bertaruh harga akan naik.

  • Angka Fantastis: Tercatat lebih dari $680 juta posisi long hangus dalam 24 jam.
  • Cascade Selling: Penjualan paksa massal ini menciptakan efek domino; harga turun memicu likuidasi baru, yang kemudian menekan harga lebih dalam lagi. Inilah alasan mengapa koin seperti Cardano (ADA) bisa anjlok hingga 12% dalam waktu singkat.

3. Drama Regulasi: Coinbase vs Gedung Putih

Kejelasan hukum yang dinanti investor justru menemui jalan buntu. Coinbase secara mengejutkan menarik dukungannya terhadap CLARITY Act (RUU struktur pasar kripto AS).

  • Penyebab: Perubahan mendadak di Senat yang melarang imbal hasil (yield) pada stablecoin dan memperketat aturan DeFi membuat raksasa bursa ini meradang.
  • Ketidakpastian Baru: Langkah Coinbase membuat Gedung Putih mempertimbangkan penarikan dukungan penuh terhadap RUU tersebut. Tanpa kepastian hukum, aliran dana institusi melalui ETF pun mulai melambat karena mereka memilih sikap “tunggu dan lihat”.

4. Pergerakan “Whale” Tua dan Tekanan Jual

Data on-chain menunjukkan adanya pergerakan dari investor besar (whale) yang sudah lama tidur. Sebuah dompet Bitcoin yang tidak aktif sejak 2014 mendadak memindahkan dan menjual aset senilai $500 juta. Masuknya suplai besar di tengah likuiditas pasar yang tipis (khas akhir pekan/awal pekan) memberikan tekanan jual tambahan yang signifikan.

 

Kesimpulan, Apakah Ini Akhir dari Bull Market?

Meskipun indeks ketakutan (Fear & Greed Index) saat ini bergeser ke arah “Extreme Fear”, mayoritas analis melihat ini sebagai koreksi teknis yang diperlukan. Pasar yang “terlalu panas” perlu melakukan resetagar pertumbuhan selanjutnya lebih berkelanjutan.

Apa yang harus diperhatikan?

  • Support Kuat: Perhatikan apakah BTC mampu bertahan di kisaran $91.000 – $92.500. Jika jebol, volatilitas bisa meningkat.
  • Berita Tarif: Pantau apakah Uni Eropa akan melakukan serangan balasan (retaliation) terhadap tarif AS, karena ini akan mempengaruhi pasar saham global dan kripto.

Secara fundamental, adopsi korporasi masih kuat, namun untuk saat ini, para trader disarankan untuk lebih berhati-hati dan menjaga manajemen risiko mereka dengan ketat.

 

Cek Harga BTC Hari Ini!

Disclaimer: Analisa market ini adalah hal yang bersifat informasional. Ini bukan merupakan tawaran untuk menjual atau ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun di PT Rekeningku Dotcom Indonesia, perusahaan yang dibatasi oleh pihak atau entitas lain yang diorganisir, dikendalikan, atau dikelola oleh Reku, dan oleh karena itu tidak dapat diandalkan penuh sehubungan dengan pembelian atau penjualan aset kripto.

Dengan melakukan perdagangan aset kripto berarti nasabah sudah mengetahui ada unsur resiko di dalam aktivitas tersebut. Perubahan harga aset kripto sangat fluktuatif. Diharapkan menggunakan analisa cermat sebelum melakukan aktivitas membeli atau menjual aset kripto. Kami tidak memaksa nasabah untuk melakukan jual-beli aset kripto sebagai investasi atau mencari keuntungan, yang berarti semua aktivitas perdagangan merupakan keputusan individu dari pengguna.

Andri Fauzan
AuthorAndri Fauzan
Share!
Related Articles
    Privasi Jadi Emas Baru, Ini yang Bakal Buat Privacy Coins Meledak!
  1. Privasi Jadi Emas Baru, Ini yang Bakal Buat Privacy Coins Meledak!
  2. 15 January 2026
    1 min read
    Analisa Kripto
    Kenapa Harga BTC Naik Hari Ini?
  3. Kenapa Harga BTC Naik Hari Ini?
  4. 14 January 2026
    1 min read
    Analisa Kripto
Analysis
In-depth market analysis
Blog
Learn more about crypto
FAQ
Find out the latest Crypto and Stock news
Market
Start exploring and investing in Crypto assets and US Stocks on Reku