Permintaan Futures Bitcoin Jatuh ke Level Terendah 2024
Harga Bitcoin naik 10% sejak menyentuh level $63.000 Sabtu lalu, tanda pemulihan sedang terjadi. Namun di balik kenaikan harga tersebut, permintaan futures Bitcoin justru terus menurun ke titik terendah sejak 2024.
Apa yang Terjadi di Pasar Futures?
Futures adalah kontrak untuk membeli atau menjual Bitcoin di masa depan dengan harga yang disepakati sekarang. Besarnya open interest (total kontrak yang masih aktif) menunjukkan seberapa besar minat pasar terhadap dinamika harga Bitcoin.

Premi tahunan kontrak berjangka BTC dua bulan. Sumber: laevitas.ch, diambil dari cointelegraph.com
Open interest futures Bitcoin turun 20% dalam sebulan ke $32 miliar. Bahkan setelah disesuaikan dengan penurunan harga, dalam satuan BTC angkanya berada di 491.300 BTC yang merupakan level terendah sejak Agustus 2024. Sementara itu, basis rate (premi tahunan kontrak futures terhadap harga spot) anjlok ke 2%, terendah dalam setahun. Normalnya, angka ini berkisar 5-10%.
Analisis Reku:
Basis rate 2% menandakan ekspektasi yang sangat rendah. Pelaku pasar futures tidak memperhitungkan kenaikan signifikan dalam waktu dekat. Bagi yang percaya Bitcoin akan pulih, ini justru bisa jadi peluang kontrarian yakni membeli saat tidak ada yang mengekspektasikan kenaikan. Akan tetapi secara umum ini mengindikasikan para pelaku pasar yang berada dalam mode hati-hati. Volatilitas tidak menentu dan tertembusnya beberapa level support penting Bitcoin dalam beberapa pekan terakhir membuat pasar berada dalam ketidakpastian yang tinggi, ini membuat aktivitas spekulasi menjadi semakin berisiko.
Cek Harga Bitcoin Saat Ini di Reku

