Investing
Market
Learning Hub
Security
Fees
Other
Download Reku Apps
google-icon

Reku Campus

Crypto
Saham
Trading
Investasi
Finansial
Teori
Kamus
Apa itu Capital Gain? Ini Arti, Rumus, dan Contoh Hitungnya
Finansial
Share!

Apa itu Capital Gain? Ini Arti, Rumus, dan Contoh Hitungnya

25 July 2026
5 min read
Apa itu Capital Gain? Ini Arti, Rumus, dan Contoh Hitungnya

Dalam dunia investasi, keuntungan tidak hanya berasal dari pembagian dividen atau bunga. Salah satu sumber keuntungan yang paling sering dibahas adalah capital gain. Istilah ini banyak digunakan dalam investasi saham, aset kripto, reksa dana, hingga berbagai instrumen investasi lainnya.

Lalu, capital gain adalah apa sebenarnya? Bagaimana cara kerjanya, dan apa yang membedakannya dengan jenis keuntungan investasi lainnya? Memahami konsep ini penting agar kamu bisa membuat keputusan investasi yang lebih terarah dan mengoptimalkan potensi keuntungan dalam jangka panjang.

Artikel ini akan membahas pengertian capital gain, cara menghitungnya, contoh sederhana, faktor yang memengaruhinya, hingga strategi untuk memaksimalkan potensi keuntungan.

Apa itu Capital Gain?

Capital gain adalah keuntungan yang diperoleh ketika kamu menjual suatu aset investasi dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan harga saat membelinya. Selisih antara harga beli dan harga jual inilah yang disebut sebagai capital gain.

Konsep ini berlaku pada berbagai instrumen investasi, seperti:

  • Saham
  • Aset kripto
  • Reksa dana
  • Obligasi
  • Properti
  • Emas

Misalnya, kamu membeli satu saham seharga Rp1.000 per lembar. Beberapa bulan kemudian harga saham tersebut naik menjadi Rp1.300 dan kamu memutuskan untuk menjualnya. Selisih sebesar Rp300 per lembar merupakan capital gain yang kamu peroleh.

Sebaliknya, jika harga jual lebih rendah dibandingkan harga beli, kondisi tersebut disebut sebagai capital loss atau kerugian modal.

Bagaimana Cara Kerja Capital Gain?

Capital gain terjadi ketika nilai suatu aset mengalami kenaikan. Namun, keuntungan tersebut baru benar-benar terealisasi ketika aset dijual.

Selama aset masih kamu simpan dan belum dijual, kenaikan nilainya hanya disebut sebagai unrealized gain atau keuntungan yang belum direalisasikan.

Sebagai ilustrasi:

  • Harga beli saham: Rp5.000 per lembar
  • Harga saham naik menjadi Rp6.500

Jika kamu masih menyimpan saham tersebut, keuntungan sebesar Rp1.500 per lembar masih berupa potensi keuntungan.

Namun, ketika kamu menjual saham di harga Rp6.500, barulah capital gain tersebut menjadi keuntungan yang benar-benar kamu terima.

Prinsip yang sama juga berlaku pada investasi aset kripto maupun instrumen investasi lainnya.

Rumus Menghitung Capital Gain

Menghitung capital gain sebenarnya cukup sederhana.

Rumus: Capital Gain = Harga Jual − Harga Beli

Sebagai contoh:

  • Harga beli Bitcoin: Rp800.000.000
  • Harga jual Bitcoin: Rp900.000.000

Capital Gain:

Rp900.000.000 − Rp800.000.000 = Rp100.000.000

Jika ingin mengetahui persentase keuntungannya, gunakan rumus berikut:

Persentase Capital Gain = ((Harga Jual − Harga Beli) ÷ Harga Beli) × 100%

Contohnya:

((Rp900.000.000 − Rp800.000.000) ÷ Rp800.000.000) × 100% = 12,5%

Artinya, investasi tersebut menghasilkan keuntungan sebesar 12,5%.

Contoh Capital Gain pada Berbagai Instrumen Investasi

Agar lebih mudah dipahami, berikut beberapa contoh penerapan capital gain pada berbagai jenis investasi.

1. Saham

Kamu membeli 100 lembar saham perusahaan A dengan harga Rp4.000 per lembar.

Total modal:

100 × Rp4.000 = Rp400.000

Beberapa bulan kemudian harga saham naik menjadi Rp5.200.

Total nilai penjualan:

100 × Rp5.200 = Rp520.000

Capital gain yang diperoleh:

Rp520.000 − Rp400.000 = Rp120.000

2. Aset Kripto

Kamu membeli Ethereum senilai Rp20.000.000.

Beberapa waktu kemudian nilainya meningkat menjadi Rp25.500.000.

Capital gain yang diperoleh adalah:

Rp25.500.000 − Rp20.000.000 = Rp5.500.000

3. Properti

Misalnya kamu membeli rumah seharga Rp800 juta.

Lima tahun kemudian nilai rumah meningkat menjadi Rp1 miliar dan berhasil dijual.

Capital gain yang diperoleh:

Rp1.000.000.000 − Rp800.000.000 = Rp200.000.000

Dari contoh-contoh tersebut terlihat bahwa capital gain dapat diperoleh dari berbagai jenis aset selama harga jual lebih tinggi dibandingkan harga belinya.

Faktor yang Memengaruhi Capital Gain

Besarnya capital gain dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari kondisi pasar maupun karakteristik aset yang dimiliki.

Beberapa faktor utamanya antara lain:

  • Pergerakan pasar
    Permintaan dan penawaran menjadi faktor utama yang menentukan harga suatu aset. Ketika permintaan meningkat sementara pasokan terbatas, harga cenderung naik sehingga peluang memperoleh capital gain menjadi lebih besar.
  • Kinerja perusahaan
    Pada saham, performa perusahaan sangat memengaruhi harga saham. Laporan keuangan yang baik, peningkatan laba, atau ekspansi bisnis sering kali menjadi katalis kenaikan harga saham.
  • Kondisi ekonomi
    Inflasi, suku bunga, nilai tukar, hingga pertumbuhan ekonomi dapat memengaruhi sentimen investor dan pergerakan harga aset investasi.
  • Sentimen pasar
    Berita ekonomi, kebijakan pemerintah, perkembangan teknologi, maupun kondisi geopolitik sering kali memengaruhi psikologi pasar sehingga harga aset dapat bergerak cukup signifikan.
  • Jangka waktu investasi
    Secara historis, investasi dalam jangka panjang memiliki peluang lebih besar untuk menghasilkan capital gain dibandingkan investasi yang terlalu berorientasi pada pergerakan harga jangka pendek. Meski begitu, hasil investasi tetap dipengaruhi oleh kondisi pasar dan tidak ada jaminan keuntungan.

Perbedaan Capital Gain dan Dividen

Banyak investor pemula masih menyamakan capital gain dengan dividen. Padahal, keduanya merupakan sumber keuntungan yang berbeda.

Capital GainDividen
Berasal dari kenaikan harga asetBerasal dari pembagian laba perusahaan
Diperoleh saat aset dijualDiperoleh ketika perusahaan membagikan dividen
Nilainya bergantung pada pergerakan harga pasarNilainya ditentukan oleh keputusan perusahaan
Berlaku untuk berbagai instrumen investasiUmumnya hanya berlaku pada saham tertentu

Dengan kata lain, investor saham berpotensi memperoleh dua sumber keuntungan sekaligus, yaitu capital gain dan dividen, apabila perusahaan membagikan laba kepada pemegang saham.

Cara Memaksimalkan Potensi Capital Gain

Capital gain tidak bisa dipastikan karena dipengaruhi oleh pergerakan pasar. Namun, ada beberapa strategi yang dapat membantu meningkatkan peluang memperoleh keuntungan.

  1. Lakukan riset sebelum berinvestasi
    Pahami fundamental aset yang akan dibeli. Untuk saham, pelajari laporan keuangan dan prospek bisnis perusahaan. Untuk aset kripto, pahami teknologi, utilitas, serta ekosistem proyek yang mendasarinya.
  2. Tentukan tujuan investasi
    Setiap investor memiliki tujuan yang berbeda. Ada yang mengejar pertumbuhan jangka panjang, sementara yang lain lebih aktif melakukan trading. Menentukan tujuan sejak awal dapat membantu memilih strategi yang sesuai.
  3. Diversifikasi portofolio
    Jangan menempatkan seluruh dana pada satu aset. Diversifikasi dapat membantu mengurangi risiko apabila salah satu investasi mengalami penurunan nilai.
  4. Kelola risiko
    Gunakan manajemen risiko, seperti menentukan batas kerugian dan target keuntungan sebelum melakukan transaksi. Pendekatan ini dapat membantu menjaga disiplin saat kondisi pasar berubah.
  5. Hindari keputusan emosional
    Pergerakan harga yang fluktuatif sering kali memicu keputusan impulsif. Sebaiknya tetap berpegang pada strategi investasi yang telah disusun daripada mengambil keputusan berdasarkan rasa takut atau euforia sesaat.

Capital Gain dalam Investasi Saham Amerika dan Aset Kripto

Saat ini, peluang memperoleh capital gain tidak hanya tersedia di pasar domestik. Investor juga dapat berinvestasi pada saham Amerika maupun aset kripto yang diperdagangkan secara global.

Saham Amerika menawarkan akses ke berbagai perusahaan teknologi dan bisnis berskala internasional, sementara aset kripto dikenal memiliki volatilitas yang lebih tinggi sehingga berpotensi memberikan peluang keuntungan maupun risiko yang lebih besar.

Karena itu, penting untuk menggunakan platform yang memudahkan proses investasi sekaligus menyediakan pilihan aset yang beragam. Melalui Reku, kamu dapat berinvestasi dan melakukan trading aset kripto, sekaligus mengakses saham Amerika dalam satu aplikasi. Dengan begitu, proses membangun portofolio menjadi lebih praktis sesuai dengan tujuan dan profil risiko yang kamu miliki.

Alvin
AuthorAlvin
Share!
Related Articles
    What Is Irreversible and Why It Matters in Finance
  1. What Is Irreversible and Why It Matters in Finance
  2. 23 May 2025
    1 min read
    Finansial
    How Much Interest Does a 50 Million Deposit Earn? Check the Calculations!
  3. How Much Interest Does a 50 Million Deposit Earn? Check the Calculations!
  4. 15 January 2025
    1 min read
    Finansial
    What is Leverage?
  5. What is Leverage?
  6. 05 December 2024
    1 min read
    Finansial
Analysis
In-depth market analysis
Blog
Learn more about crypto
FAQ
Find out the latest Crypto and Stock news
Market
Start exploring and investing in Crypto assets and US Stocks on Reku