Ethereum merupakan platform untuk menciptakan token, aplikasi terdesentralisasi, dan smart contract terbesar dan paling banyak digunakan saat ini. Beberapa pakar bahkan meyakini ETH dapat menyaingi BTC sebagai aset kripto peringkat satu terbesar di dunia di masa depan. Hal itu disebabkan karena Ethereum banyak memimpin inovasi-inovasi terdepan di ekosistem blockchain serta selalu mengembangkan teknologinya agar dapat diadopsi dengan lebih masif lagi. Jika Anda percaya teknologi blockchain dapat digunakan untuk berbagai aplikasi sehari-hari tanpa harus dikontrol oleh sedikit orang, ETH adalah aset kripto terbaik untuk dimiliki.

Pasar kripto saat ini lagi berada di fase yang cukup kompleks. Di satu sisi ada tekanan besar dari kondisi global, tapi di sisi lain mulai muncul beberapa sinyal peluang, terutama untuk investor yang melihat jangka panjang. 1. Bitcoin Turun ke $66K karena “Perfect Storm” Global Harga Bitcoin turun ke kisaran $66K akibat kombinasi tekanan global… Continue reading Rekap Sepekan: Crypto Dihantam “Perfect Storm”, Tapi Sinyal Akumulasi Mulai Terlihat (2/4)
2 Apr 2026
1 menit membaca

Bitcoin Jadi Sorotan: Sudah Bottom atau Masih Konsolidasi? Pasar kripto kembali mendapat dorongan sentimen positif setelah laporan dari institusi keuangan global menyebut bahwa Bitcoin kemungkinan telah mencapai titik terendahnya di siklus saat ini. Bitcoin disebut telah menyentuh area bottom di kisaran $62.500–$70.000, dengan proyeksi kenaikan hingga $150.000 pada akhir 2026 dan potensi mencapai $200.000 di… Continue reading Rekap Sepekan: Pergerakan Bitcoin, Institusi, hingga Tren Adopsi Tokenisasi Real World Asset (RWA) di Minggu ini (26/3)
27 Mar 2026
1 menit membaca

ETH memasuki akhir pekan ini (12 Maret) dengan katalis institusional terbesar sejak persetujuan spot ETF: BlackRock meluncurkan iShares Staked Ethereum Trust (ETHB) di Nasdaq. Ini adalah ETF yang men-stake 70–95% holdings-nya dan mendistribusikan reward staking Ethereum ke investor, dengan fee awal hanya 0,12%. Dengan jumlah ETH token holder per hari ini resmi melampaui angka 300… Continue reading ETHB: Katalis Institusional Terbesar ETH Setelah ETF Ethereum Spot
13 Mar 2026
1 menit membaca
Ethereum digunakan dalam berbagai aplikasi dunia nyata, termasuk:
1. DeFi (Decentralized Finance) : Platform seperti Uniswap dan Aave memungkinkan pengguna untuk meminjam, meminjamkan, dan memperdagangkan aset tanpa perantara.
2. NFT Marketplace : OpenSea dan Rarible adalah contoh pasar di mana pengguna dapat membeli dan menjual NFT.
3. Supply Chain: Ethereum digunakan untuk melacak produk dalam rantai pasokan, memastikan transparansi dan keaslian produk.
Ethereum didirikan oleh seorang programmer muda bernama Vitalik Buterin pada tahun 2013. Vitalik, bersama dengan tim pengembang lainnya seperti Gavin Wood dan Joseph Lubin, meluncurkan Ethereum secara resmi pada tahun 2015 setelah mengadakan crowdfunding untuk mengumpulkan dana pengembangan.
Harga tertinggi Ethereum tercatat pada November 2021, mencapai sekitar $4,878. Harga ini dapat berfluktuasi secara signifikan karena berbagai faktor pasar.
Ethereum adalah platform blockchain open-source yang memungkinkan pengembang untuk membangun dan menjalankan aplikasi desentralisasi (dApps). Diluncurkan pada tahun 2015, Ethereum menawarkan kemampuan yang lebih dari sekadar transaksi keuangan sederhana, seperti yang terjadi pada Bitcoin. Platform ini menggunakan cryptocurrency yang dikenal sebagai Ether (ETH) untuk menjalankan aplikasi dan membayar transaksi di jaringan.
Selain digunakan sebagai alat pembayaran, Ethereum memiliki berbagai kegunaan lain berkat kemampuan kontrak pintarnya. Ethereum dapat digunakan untuk membuat dan menjalankan dApps di berbagai sektor seperti keuangan, real estate, rantai pasokan, dan kesehatan. Ethereum juga mendukung token non-fungible (NFT), yang memungkinkan kepemilikan digital atas karya seni, musik, dan aset digital lainnya.
Meskipun baik Ethereum maupun Bitcoin berbasis teknologi blockchain, tujuan dan fungsinya sangat berbeda. Bitcoin diciptakan sebagai mata uang digital yang berfungsi sebagai media penyimpanan nilai dan alat pembayaran. Sementara itu, Ethereum dirancang untuk menjadi platform yang mendukung kontrak pintar (smart contracts) dan aplikasi desentralisasi (dApps). Bitcoin lebih fokus pada transaksi moneter, sedangkan Ethereum lebih mengarah pada ekosistem pengembangan aplikasi.
Keamanan jaringan Ethereum dijaga melalui mekanisme konsensus yang disebut Proof of Stake (PoS). Sebelumnya, Ethereum menggunakan Proof of Work (PoW), tetapi beralih ke PoS dengan peluncuran Ethereum 2.0. Validator dalam sistem PoS mengamankan jaringan dengan mengunci sejumlah Ether sebagai jaminan.
Berbeda dengan Bitcoin yang memiliki batas maksimal 21 juta koin, Ethereum tidak memiliki batasan maksimal jumlah koin yang dapat beredar. Namun, Ethereum memiliki mekanisme pengendalian inflasi yang mengatur laju penambahan Ether baru ke dalam sirkulasi.
Kamu bisa beli Ethereum dalam konversi Rupiah di Reku. Dengan biaya transaksi rendah dan dijamin aman serta mudah digunakan untuk pemula hingga berpengalaman, kamu bisa trading berbagai macam crypto, termasuk Ethereum.
Harga ETH to IDR dapat berubah-ubah. Kamu bisa pantau grafik harga Ethereum hari ini di Reku, baik di aplikasi maupun di website. Lakukan trading lebih mudah, aman, dan biaya transaksi murah hanya di Reku.