Investing
Market
Learning Hub
Security
Fees
Other
Download Reku Apps
google-icon

Reku Campus

Crypto
Saham
Trading
Investasi
Finansial
Teori
Kamus
Apa Perbedaan Reksadana dan Saham, Mana yang Lebih Baik untuk Investasi?
Saham
Share!

Apa Perbedaan Reksadana dan Saham, Mana yang Lebih Baik untuk Investasi?

23 October 2024
3 min read
Apa Perbedaan Reksadana dan Saham, Mana yang Lebih Baik untuk Investasi?

Banyak orang yang tertarik dengan investasi sering kali bingung antara memilih reksadana atau saham sebagai instrumen investasi. Kebingungan ini biasanya muncul karena perbedaan saham dan reksadana tidak selalu langsung terlihat bagi pemula, padahal keduanya punya cara kerja dan tingkat risiko yang berbeda. Keduanya memang menawarkan potensi keuntungan, tapi dengan karakteristik yang masing-masing unik. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam, sehingga kamu bisa menentukan pilihan investasi yang paling sesuai dengan kebutuhanmu.

Apa Itu Reksadana?

Reksadana adalah wadah investasi yang mengumpulkan dana dari banyak investor, lalu dikelola oleh profesional yang disebut Manajer Investasi (MI). Dana tersebut kemudian ditempatkan ke berbagai instrumen seperti saham, obligasi, pasar uang, hingga surat utang korporasi. Karena dikelola oleh ahli, reksadana sangat cocok buat pemula yang ingin belajar investasi tanpa harus menganalisis aset satu per satu.

Reksadana juga punya beberapa jenis, seperti reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap, reksadana campuran, dan reksadana saham. Jika kamu mau memahami jenis-jenisnya lebih dalam, kamu bisa membaca artikel tentang jenis reksadana di sini.

Hukum Reksadana

Di Indonesia, reksadana resmi dan legal karena diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Setiap Manajer Investasi wajib memiliki izin dan tunduk pada peraturan yang ketat. Ini memberikan rasa aman bagi investor karena produk reksadana tidak bisa dijalankan tanpa regulasi yang jelas.

Cara Kerja Reksadana

Cara kerja reksadana cukup sederhana: kamu membeli unit penyertaan, lalu Manajer Investasi akan mengelola dana tersebut ke instrumen yang sesuai dengan jenis produknya. Nilai investasi kamu akan mengikuti kinerja aset yang ada di dalam portofolio tersebut.

Baca juga: Apakah Reksadana Bisa Rugi, Begini Cara Menghindarinya

Contoh Reksadana

Beberapa contoh produk reksadana yang umum ditemukan:

  • Reksadana Pasar Uang

  • Reksadana Pendapatan Tetap

  • Reksadana Campuran

  • Reksadana Saham

  • Reksadana Indeks

Produk-produk ini biasanya tersedia di berbagai platform investasi, bank, atau aplikasi resmi yang terdaftar di OJK.

Apa Itu Saham?

Saham adalah bukti kepemilikan atas suatu perusahaan. Ketika kamu membeli saham, kamu memiliki bagian kecil dari perusahaan tersebut. Jika perusahaan berkembang dan nilainya naik, saham kamu ikut naik. Sebaliknya, jika perusahaan merosot, nilai saham juga bisa turun.

Selain saham Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), saat ini kamu juga bisa membeli saham Amerika seperti Apple, Tesla, atau Nvidia melalui aplikasi investasi yang menyediakan akses global.

Hukum Saham

Sama seperti reksadana, perdagangan saham di Indonesia legal dan diawasi oleh OJK dan BEI (Bursa Efek Indonesia). Seluruh sekuritas yang menyediakan layanan jual beli saham wajib memiliki izin resmi, memastikan transaksi dilakukan secara aman dan transparan.

Cara Kerja Saham

Cara kerja saham cukup sederhana: kamu membeli saham sebuah perusahaan, lalu harga saham kamu bergerak mengikuti kondisi pasar. Kamu bisa mendapat keuntungan dari dua cara:

  1. Capital gain (harga naik lalu dijual)

  2. Dividen (pembagian laba perusahaan kepada pemegang saham)

Contoh Saham

Berikut contoh 10 saham Amerika yang banyak diminati investor global:

  1. Apple (AAPL)

  2. Tesla (TSLA)

  3. Nvidia (NVDA)

  4. Amazon (AMZN)

  5. Microsoft (MSFT)

  6. Meta (META)

  7. Alphabet Class A (GOOGL)

  8. Broadcom (AVGO)

  9. AMD (AMD)

  10. Netflix (NFLX)

Dan berikut 7 saham Indonesia yang sering dipilih investor lokal:

  1. BCA (BBCA)

  2. Bank Mandiri (BMRI)

  3. Telkom Indonesia (TLKM)

  4. Astra International (ASII)

  5. BRI (BBRI)

  6. Unilever Indonesia (UNVR)

  7. Indofood (INDF)

Perbedaan Reksadana dan Saham

No.ReksadanaSaham
1Dikelola oleh Manajer InvestasiKamu mengelola sendiri
2Risiko lebih rendah karena diversifikasiRisiko lebih tinggi, tergantung perusahaan
3Cocok untuk pemulaCocok untuk yang siap analisis
4Modal kecil, mulai puluhan ribuModal bervariasi tergantung harga saham
5Keuntungan stabil jangka panjangPotensi cuan lebih besar tapi fluktuatif
6Tidak bisa memilih aset satu per satuBebas memilih perusahaan
7Waktu pengelolaan lebih pasifButuh waktu aktif untuk memantau pasar
8Biaya pengelolaan oleh MIBiaya transaksi beli-jual saham
9Ideal untuk tujuan finansial jangka panjangIdeal untuk investor agresif
10NAV berubah mengikuti kinerja portofolioHarga berubah mengikuti supply-demand pasar

Jadi, Baik Saham atau Reksadana?

Pilihan antara saham atau reksadana sebenarnya kembali pada profil risiko, tujuan finansial, dan waktu yang kamu punya untuk mengelola investasi.

  • Kalau kamu ingin investasi mudah, praktis, dan dikelola profesional, reksadana adalah pilihan tepat.

  • Kalau kamu ingin kontrol penuh, siap mempelajari analisis perusahaan, dan mengejar potensi cuan lebih tinggi, maka saham bisa menjadi pilihan utama.

Tidak ada yang benar atau salah, yang terpenting adalah memahami cara kerjanya dan memilih instrumen yang paling cocok dengan kondisi keuanganmu.

Kalau kamu ingin mempelajari lebih dalam lagi, kamu bisa eksplor lebih banyak artikel edukasi di platform ini dan mulai membangun strategi investasi yang lebih matang.

Yuk Mulai Investasi di Saham AS Sekarang! 

Sekarang kamu bisa beli saham AS dari perusahaan ternama seperti Tesla, McDonalds, Google, Apple, hingga Unilever di Reku. Download aplikasi Reku sekarang dan mulai berinvestasi di aset global!

Foto diambil dari Freepik

 

Kasih Maharani
AuthorKasih Maharani
Share!
Related Articles
    Interested in Disney Stocks? Here’s How to Buy Them from Indonesia
  1. Interested in Disney Stocks? Here’s How to Buy Them from Indonesia
  2. 23 July 2025
    1 min read
    Saham
    Are Tobacco Stocks Still Attractive for Investment in 2025?
  3. Are Tobacco Stocks Still Attractive for Investment in 2025?
  4. 22 July 2025
    1 min read
    Saham
    18 Best U.S. Stocks for You in 2025
  5. 18 Best U.S. Stocks for You in 2025
  6. 09 July 2025
    1 min read
    Saham
Analysis
In-depth market analysis
Blog
Learn more about crypto
FAQ
Find out the latest Crypto and Stock news
Market
Start exploring and investing in Crypto assets and US Stocks on Reku