Investing
Market
Learning Hub
Security
Fees
Other
Download Reku Apps
google-icon

Reku Campus

Crypto
Saham
Trading
Investasi
Finansial
Teori
Kamus

Investasi Saat Krisis Ekonomi? Ini Pilihan Aset dan Strategi yang Tepat
Share!

Investasi Saat Krisis Ekonomi? Ini Pilihan Aset dan Strategi yang Tepat

17 April 2026
3 min read
Investasi Saat Krisis Ekonomi? Ini Pilihan Aset dan Strategi yang Tepat

Krisis ekonomi sering bikin pasar bergejolak dan penuh ketidakpastian. Banyak orang jadi ragu untuk mulai investasi, bahkan tidak sedikit yang memilih keluar dari pasar. Padahal, kalau dipahami dengan benar, investasi saat krisis ekonomi justru bisa jadi peluang besar untuk membangun keuntungan jangka panjang.

Apa yang Terjadi Saat Krisis Ekonomi?

Saat krisis ekonomi terjadi, biasanya ditandai dengan inflasi tinggi, suku bunga naik, daya beli menurun, dan pasar keuangan yang cenderung turun. Harga saham bisa anjlok, aset berisiko melemah, dan sentimen pasar dipenuhi ketakutan.

Namun di balik itu, krisis juga menciptakan satu hal penting: harga aset menjadi lebih murah dari nilai wajarnya. Ini yang sering dimanfaatkan investor berpengalaman untuk masuk ke pasar.

Apakah Investasi Saat Krisis Ekonomi Masih Layak?

Jawabannya: ya, tapi harus lebih selektif.

Konsep utama dalam investasi saat krisis ekonomi adalah buy low, yaitu membeli aset saat harganya turun. Tapi ini bukan berarti asal beli—kamu tetap perlu memilih aset dengan fundamental kuat.

Selain itu, mindset jangka panjang jadi kunci. Krisis biasanya bersifat sementara, sementara pasar cenderung pulih dalam jangka panjang. Jadi, fokusnya bukan cuan cepat, tapi akumulasi aset berkualitas.

Instrumen Investasi Saat Krisis Ekonomi

Berikut beberapa pilihan aset yang sering dianggap lebih tahan saat krisis:

1. Emas

Emas dikenal sebagai safe haven karena nilainya cenderung stabil saat kondisi pasar tidak pasti. Saat krisis terjadi, banyak investor beralih ke emas untuk menjaga nilai aset mereka.

Sekarang, kamu juga bisa investasi emas secara digital lewat aplikasi seperti Reku. Aset seperti PAX Gold (PAXG) dan Tether Gold (XAUT) memungkinkan kamu memiliki emas dengan fleksibilitas tinggi tanpa harus menyimpan fisik.

2. Saham

Saham perusahaan besar dengan fundamental kuat biasanya lebih tahan terhadap tekanan krisis. Contohnya seperti Apple Inc. (AAPL) atau Microsoft Corporation (MSFT).

Meski harga saham bisa ikut turun saat krisis, perusahaan blue chip umumnya punya potensi recovery yang lebih cepat. Kamu bisa mengakses saham-saham global ini dengan mudah melalui Reku, bahkan mulai dari nominal kecil.

3. Obligasi

Obligasi, terutama obligasi pemerintah, dikenal lebih stabil dibanding saham. Instrumen ini cocok untuk menjaga keseimbangan portofolio saat kondisi pasar tidak menentu. Saat krisis, banyak investor beralih ke obligasi karena dianggap lebih aman, meskipun imbal hasilnya biasanya lebih rendah dibanding saham.

4. Aset Kripto

Aset kripto seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) mulai dilirik sebagai alternatif investasi, termasuk saat krisis. Walaupun volatil, kripto memiliki potensi pertumbuhan yang tinggi, terutama jika dibeli saat harga sedang terkoreksi. Kamu bisa membeli dan mengelola aset kripto dengan mudah melalui Reku sesuai dengan profil risiko kamu.

Strategi Investasi Saat Krisis Ekonomi

Agar lebih aman dan optimal, berikut strategi yang bisa kamu terapkan:

  • Dollar Cost Averaging (DCA)
    Investasi rutin dengan nominal tetap untuk mengurangi risiko salah timing.
  • Diversifikasi aset
    Jangan hanya fokus di satu instrumen. Kombinasikan emas, saham, dan kripto.
  • Fokus pada fundamental
    Pilih aset yang punya nilai jangka panjang, bukan sekadar hype.
  • Simpan dana darurat
    Jangan investasikan seluruh uang. Likuiditas tetap penting saat krisis.

Kesalahan yang Harus Dihindari

Dalam investasi saat krisis ekonomi, ada beberapa kesalahan umum yang sering terjadi:

  • Panik dan menjual aset saat harga turun
  • FOMO beli aset yang lagi hype tanpa riset
  • Menggunakan seluruh dana tanpa cadangan
  • Fokus jangka pendek dan berharap cuan cepat

Tips untuk Pemula

Kalau kamu baru mulai investasi saat krisis ekonomi, ini beberapa tips penting:

  • Mulai dari nominal kecil dulu
  • Gunakan aplikasi yang terpercaya dan terdaftar regulator
  • Pelajari dasar-dasar investasi sebelum masuk lebih dalam
  • Konsisten, jangan hanya ikut tren


Investasi saat sedang krisis ekonomi bukan sesuatu yang harus dihindari, justru bisa jadi peluang besar kalau dilakukan dengan strategi yang tepat. Kuncinya ada di mindset jangka panjang, pemilihan aset yang selektif, dan disiplin dalam menjalankan strategi.

Yuk Mulai Investasi di Saham AS Sekarang! 

Sekarang kamu bisa beli saham AS dari perusahaan ternama seperti Tesla, McDonalds, Google, Apple, hingga Unilever di Reku. Download aplikasi Reku sekarang dan mulai berinvestasi di aset global!

Kasih Maharani
AuthorKasih Maharani
Share!
Analysis
In-depth market analysis
Blog
Learn more about crypto
FAQ
Find out the latest Crypto and Stock news
Market
Start exploring and investing in Crypto assets and US Stocks on Reku