Annual Percentage Yield (APY) adalah metrik penting dalam dunia investasi yang menunjukkan total pengembalian yang dapat kamu peroleh dari sebuah investasi dalam satu tahun, termasuk bunga yang diperoleh dari penggabungan atau compounding. Secara sederhana, Annual Percentage Yield (APY) memperhitungkan bagaimana bunga yang kamu dapatkan dari investasi tersebut akan diinvestasikan kembali, yang kemudian menghasilkan bunga tambahan. Misalnya, ketika kamu menabung di rekening tabungan dengan APY, bunga yang kamu terima akan ditambahkan ke saldo pokok, dan bunga pada periode berikutnya akan dihitung berdasarkan saldo baru yang lebih besar ini.
Memahami APY sangat penting bagi investor karena metrik ini membantu dalam membandingkan berbagai produk keuangan dengan lebih adil. APY memperhitungkan efek penggabungan bunga, sehingga memberikan gambaran yang lebih jelas tentang potensi pengembalian yang bisa kamu harapkan dari suatu investasi. Misalnya, dua produk investasi dengan tingkat bunga nominal yang sama mungkin memiliki APY yang berbeda, tergantung pada frekuensi penggabungan bunga yang diterapkan. Dengan mempertimbangkan APY, kamu dapat lebih mudah memilih produk investasi yang menawarkan pengembalian optimal sesuai dengan tujuan keuanganmu.
Menghitung APY adalah hal yang mungkin tampak rumit pada awalnya, tetapi bisa dipahami dengan mengikuti beberapa langkah sederhana:

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang seberapa besar pengembalian yang dapat diharapkan dari sebuah investasi berdasarkan APY-nya.
Annual Percentage Yield (APY) dan bunga sederhana sering dianggap sama oleh banyak orang, padahal keduanya berbeda dalam cara penghitungan dan dampaknya terhadap investasi. Bunga sederhana hanya memperhitungkan bunga yang diperoleh dari pokok investasi tanpa memperhitungkan penggabungan bunga. Artinya, bunga yang kamu dapatkan tidak akan bertambah seiring waktu, karena bunga hanya dihitung dari pokok yang sama sepanjang periode investasi. Di sisi lain, APY memperhitungkan penggabungan bunga, yang berarti bunga yang diperoleh akan ditambahkan ke pokok, dan bunga di periode berikutnya akan dihitung berdasarkan jumlah yang lebih besar ini. Oleh karena itu, APY memberikan gambaran yang lebih akurat tentang pengembalian investasi yang sebenarnya.
Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi besarnya APY dari sebuah produk keuangan:
Annual Percentage Yield (APY) adalah indikator kunci yang memberikan gambaran lebih lengkap tentang potensi pengembalian investasi dengan memperhitungkan penggabungan bunga. Memahami APY memungkinkan kamu untuk membuat keputusan investasi yang lebih cerdas, baik dalam memilih produk keuangan dengan potensi pengembalian tertinggi maupun dalam mengelola risiko. Selain itu, APY juga menjadi alat yang efektif untuk membandingkan berbagai produk keuangan, sehingga kamu bisa memilih yang paling sesuai dengan tujuan keuangan jangka panjangmu. Dengan pengetahuan yang tepat tentang APY, kamu bisa lebih percaya diri dalam merencanakan strategi investasi yang menguntungkan.
Ingin tahu kapan waktu terbaik untuk membeli Bitcoin? Pelajari cara mengelola risiko investasi dengan bijak dan kuasai strategi menghadapi koreksi pasar kripto di sini. Dapatkan wawasan penting untuk memastikan investasi kamu berjalan lancar!
Gas limit adalah batas maksimum jumlah gas yang dapat digunakan untuk menjalankan transaksi atau kontrak pintar di jaringan blockchain, khususnya di Ethereum. Setiap transaksi di jaringan blockchain memerlukan sejumlah komputasi untuk memprosesnya, dan gas limit berfungsi untuk membatasi seberapa
Blockchain adalah teknologi yang menyimpan informasi dalam “blok” yang terhubung membentuk “rantai”. Struktur ini berfungsi sebagai buku besar digital yang mencatat transaksi dengan cara yang aman dan transparan. Setiap blok di dalam blockchain berisi beberapa elemen kunci: Data Transaksi: Mencat
Black Swan Event adalah istilah yang pertama kali diperkenalkan oleh Nassim Nicholas Taleb dalam bukunya yang berjudul The Black Swan: The Impact of the Highly Improbable. Secara sederhana, Black Swan Event merujuk pada peristiwa yang sangat tidak terduga, memiliki dampak besar, dan seringkali ba
Fear Of Missing Out (FOMO) adalah fenomena psikologis yang sering kali mempengaruhi perilaku investor, terutama dalam pasar kripto yang sangat fluktuatif. FOMO merujuk pada perasaan cemas atau takut tertinggal dalam kesempatan besar ketika melihat orang lain meraih keuntungan besar dari investasi
Cold Storage adalah metode penyimpanan aset kripto yang dilakukan secara offline, biasanya untuk tujuan keamanan. Dalam dunia kripto, keamanan menjadi prioritas utama karena risiko peretasan dan pencurian yang cukup tinggi. Cold Storage adalah salah satu cara terbaik untuk melindungi aset digital