Investasi
Market
Learning Hub
Keamanan
Biaya
Lainnya
Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Reku Kampus

Circulating Supply

Bagikan!
Bagikan!

Circulating Supply adalah istilah yang digunakan dalam dunia kripto untuk menggambarkan jumlah total koin atau token dari suatu aset kripto yang saat ini beredar dan tersedia untuk diperdagangkan di pasar. Ini adalah metrik penting yang sering digunakan oleh investor dan analis untuk memahami seberapa banyak aset yang tersedia secara aktif dan untuk menilai potensi nilai pasar dari sebuah kripto. Berbeda dengan total supply, yang mencakup semua koin yang pernah diciptakan, Circulating Supply hanya memperhitungkan koin yang tidak terkunci atau dibatasi oleh protokol tertentu.

Misalnya, dalam beberapa proyek kripto, ada sebagian besar koin yang disimpan untuk pengembang atau digunakan untuk tujuan tertentu seperti staking atau mining. Koin-koin ini tidak termasuk dalam Circulating Supply hingga mereka dilepaskan ke pasar.

Manfaat Circulating Supply

Circulating Supply adalah salah satu faktor kunci dalam menentukan kapitalisasi pasar (market cap) dari suatu kripto. Kapitalisasi pasar dihitung dengan mengalikan harga saat ini dari satu koin dengan Circulating Supply. Dengan kata lain, Circulating Supply memainkan peran besar dalam menentukan valuasi sebuah proyek kripto di pasar.

Semakin tinggi Circulating Supply, semakin banyak koin yang tersedia di pasar, yang bisa mempengaruhi harga koin tersebut. Sebaliknya, jika Circulating Supply rendah dan permintaan tinggi, harga cenderung naik karena kelangkaan aset tersebut.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Circulating Supply

Circulating Supply bisa berubah seiring waktu, tergantung pada beberapa faktor seperti:

  1. Pelepasan Koin Baru

Beberapa proyek kripto secara bertahap melepaskan koin baru ke pasar sesuai dengan protokol yang telah ditentukan. Ini biasanya terjadi dalam bentuk penambangan (mining) atau staking.

  1. Burning Koin

Beberapa proyek mungkin memilih untuk mengurangi Circulating Supply dengan “membakar” koin, yang berarti menghancurkan sejumlah koin tertentu untuk mengurangi jumlah yang tersedia di pasar. Ini bisa dilakukan untuk mengendalikan inflasi atau meningkatkan nilai koin yang tersisa.

  1. Lock-up Periode

Beberapa koin mungkin terkunci selama periode tertentu dan tidak dapat diperdagangkan. Setelah periode ini berakhir, koin tersebut bisa masuk ke Circulating Supply.

Baca juga: Apa Itu Maximum Supply?

Contoh Circulating Supply

Sebagai contoh, Bitcoin memiliki total supply maksimum sebanyak 21 juta koin, tetapi tidak semua koin tersebut telah ditambang atau tersedia di pasar. Circulating Supply Bitcoin saat ini mencerminkan jumlah koin yang telah ditambang dan tersedia untuk diperdagangkan di pasar.

Dengan memahami Circulating Supply, investor dapat membuat keputusan yang lebih baik terkait nilai dan potensi pertumbuhan dari sebuah aset kripto. Circulating Supply adalah salah satu metrik kunci yang harus dipertimbangkan ketika menilai prospek jangka panjang dari proyek kripto tertentu.

 

Bagikan!
Kata Lainnya
Halving

Halving adalah peristiwa yang terjadi dalam jaringan blockchain, terutama di sistem mata uang kripto seperti Bitcoin, di mana reward atau imbalan yang diterima oleh penambang (miners) setelah berhasil memvalidasi transaksi dan menambahkannya ke blockchain berkurang setengah. Halving ini dirancang

Consumer Price Index (CPI)

Consumer Price Index (CPI) adalah indikator ekonomi utama yang digunakan untuk mengukur perubahan harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga. CPI memberikan gambaran tentang inflasi dan perubahan daya beli konsumen dari waktu ke waktu, dan merupakan alat penting bagi pembuat kebijaka

Gas Limit

Gas limit adalah batas maksimum jumlah gas yang dapat digunakan untuk menjalankan transaksi atau kontrak pintar di jaringan blockchain, khususnya di Ethereum. Setiap transaksi di jaringan blockchain memerlukan sejumlah komputasi untuk memprosesnya, dan gas limit berfungsi untuk membatasi seberapa

Mainnet

Apa itu Mainnet? Mainnet adalah istilah yang digunakan dalam dunia blockchain dan kripto untuk merujuk pada jaringan utama tempat transaksi sebenarnya terjadi. Ini adalah lingkungan di mana semua aktivitas blockchain, seperti transfer aset, kontrak pintar, dan interaksi antara pengguna, berlangsu

Hard Cap

Hard cap adalah batas maksimum dana yang dapat dikumpulkan oleh proyek atau startup selama Initial Coin Offering (ICO) atau proses penggalangan dana lainnya di dunia kripto. Hard cap ditetapkan untuk memberi tahu investor tentang batas tertinggi jumlah investasi yang dapat diterima, dan ketika ba