Investasi
Market
Learning Hub
Keamanan
Biaya
Lainnya
Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Reku Kampus

Diamond hands

Bagikan!
Bagikan!

Diamond hands adalah istilah yang digunakan dalam komunitas investasi, khususnya dalam dunia aset kripto dan saham, untuk menggambarkan investor yang tetap bertahan pada aset mereka meskipun menghadapi volatilitas harga yang tinggi. Investor dengan diamond hands menolak untuk menjual aset mereka, bahkan saat nilai investasi mereka turun tajam, karena mereka percaya pada potensi pertumbuhan jangka panjang aset tersebut.

Istilah ini sering dipakai untuk menggambarkan sikap tegas dalam menghadapi fluktuasi pasar. Konsep ini menekankan keteguhan mental dan keyakinan bahwa aset yang dimiliki akan pulih atau bahkan meningkat secara signifikan di masa depan, meskipun pasar sedang dalam kondisi yang tidak stabil. Sikap ini kontras dengan mereka yang memilih untuk menjual aset mereka pada tanda pertama penurunan harga.

Asal Usul Istilah Diamond Hands

Istilah diamond hands pertama kali populer dalam komunitas daring yang terlibat dalam investasi saham dan aset kripto, seperti pada forum Reddit. Salah satu momen yang membuat istilah ini menjadi terkenal adalah saat fenomena GameStop pada awal tahun 2021, ketika investor ritel dari forum seperti WallStreetBets bersatu untuk mempertahankan saham mereka di tengah tekanan dari investor besar untuk menjual.

Diamond hands menggambarkan keberanian dan keteguhan investor untuk terus memegang saham atau aset kripto mereka, terlepas dari tekanan pasar. Di dunia meme stocks dan kripto, istilah ini kemudian digunakan secara luas untuk mencerminkan budaya internet yang penuh semangat dan keyakinan pada komunitasnya, yang seringkali melawan tren pasar tradisional.

Karakteristik Investor Diamond Hands

Investor diamond hands memiliki beberapa karakteristik yang khas, di antaranya:

  • Ketahanan Mental: Mereka memiliki kemampuan untuk tetap tenang dan tidak panik meski harga aset yang mereka pegang anjlok drastis.
  • Keyakinan Jangka Panjang: Investor ini yakin bahwa aset yang mereka pegang akan memberikan hasil positif dalam jangka panjang, meskipun situasi pasar saat ini terlihat kurang baik.
  • Keberanian Menghadapi Risiko: Mereka siap menghadapi risiko volatilitas pasar yang tinggi tanpa merasa perlu untuk segera menjual aset.
  • Disiplin Investasi: Mereka tetap pada rencana investasi mereka tanpa mudah terpengaruh oleh opini atau tekanan dari pihak luar.

Keuntungan dan Risiko dari Diamond Hands

Memiliki diamond hands dalam investasi memberikan beberapa keuntungan dan risiko, antara lain:

  • Keuntungan:
    • Potensi Keuntungan Besar: Dengan tetap mempertahankan aset saat harga rendah, investor bisa mendapatkan keuntungan signifikan saat harga kembali naik.
    • Biaya Transaksi Lebih Rendah: Tidak menjual dan membeli secara terus-menerus mengurangi biaya transaksi yang sering kali terjadi pada trader aktif.
  • Risiko:
    • Kerugian Besar: Jika aset yang dipertahankan terus mengalami penurunan tanpa ada pemulihan, investor bisa kehilangan sebagian besar atau seluruh investasinya.
    • FOMO dan Tekanan Pasar: Meskipun memiliki diamond hands, tetap ada risiko psikologis dari fear of missing out (FOMO) dan tekanan dari lingkungan yang mendorong untuk menjual.

Contoh Kasus Diamond Hands yang Sukses

Salah satu contoh terkenal dari penerapan diamond hands yang sukses adalah dalam kasus saham GameStop (GME) pada awal 2021. Investor ritel dari forum WallStreetBets mempertahankan saham GME meskipun mengalami tekanan besar dari pasar untuk menjual. Dengan keyakinan dan kesatuan yang kuat, mereka berhasil menaikkan harga saham tersebut ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, menghasilkan keuntungan besar bagi mereka yang tetap bertahan.

Di dunia aset kripto, banyak investor yang tetap mempertahankan Bitcoin selama bertahun-tahun, bahkan saat harganya mengalami penurunan drastis. Mereka yang memiliki diamond hands pada masa-masa sulit kini menikmati hasil besar setelah harga Bitcoin meroket di kemudian hari.

Baca Juga: Investasi Leher ke Atas: Cara Cerdas Meningkatkan Potensi Diri

Perbedaan Diamond Hands dan Paper Hands

Diamond hands dan paper hands adalah dua pendekatan yang berlawanan dalam dunia investasi. Diamond hands mengacu pada investor yang terus memegang aset mereka meskipun ada fluktuasi harga yang signifikan. Mereka percaya bahwa aset mereka akan meningkat nilainya di masa depan dan menolak untuk menyerah pada ketakutan pasar.

Sebaliknya, paper hands menggambarkan investor yang cepat menjual aset mereka begitu harga mulai turun. Mereka sering kali merasa tidak nyaman dengan ketidakpastian pasar dan lebih memilih untuk menjual aset daripada menghadapi risiko kehilangan lebih banyak uang. Pendekatan ini biasanya diambil oleh investor yang lebih konservatif dan tidak tahan dengan volatilitas.

Dalam dunia investasi, diamond hands biasanya dianggap sebagai strategi yang lebih berisiko, tetapi dengan potensi keuntungan yang lebih besar, sementara paper hands cenderung lebih aman, namun dengan potensi keuntungan yang lebih rendah.

Kapan Harus Memiliki Diamond Hands?

Memiliki diamond hands dapat bermanfaat dalam situasi di mana kamu yakin dengan fundamental aset yang kamu pegang. Jika aset tersebut memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang yang solid, maka bertahan melalui fluktuasi pasar sementara dapat memberikan hasil yang memuaskan. Misalnya, banyak investor yang memiliki diamond hands pada Bitcoin atau saham teknologi besar seperti Tesla telah menuai keuntungan besar setelah bertahun-tahun.

Namun, ada saatnya juga di mana lebih baik untuk mempertimbangkan menjual aset. Jika ada tanda-tanda bahwa aset yang dipegang tidak memiliki masa depan yang baik atau jika situasi pasar terus memburuk tanpa prospek pemulihan, mungkin lebih bijak untuk menjual dan melindungi modal investasi.

Bagikan!
Kata Lainnya
Ask Price

Ask Price adalah bagian integral dari penawaran dan permintaan dalam pasar keuangan. Ketika kamu ingin membeli aset seperti saham, obligasi, atau mata uang kripto, Ask Price menunjukkan harga yang harus kamu bayar untuk memperoleh aset tersebut. Harga ini biasanya lebih tinggi daripada Bid Price,

All or None Order (AON)

All or None Order (AON) adalah jenis pesanan dalam perdagangan saham yang memastikan seluruh jumlah saham yang dipesan dieksekusi dalam satu transaksi, atau tidak sama sekali. Dalam kata lain, pesanan ini hanya akan dipenuhi jika ada cukup saham yang tersedia untuk memenuhi seluruh pesanan pada h

Forced Liquidation

Forced liquidation adalah proses di mana aset atau posisi yang dimiliki oleh seorang investor atau trader dijual paksa oleh platform perdagangan atau lembaga keuangan untuk menutupi kerugian atau memenuhi persyaratan margin. Proses ini terjadi ketika nilai aset turun di bawah tingkat margin minim

Hard Cap

Hard cap adalah batas maksimum dana yang dapat dikumpulkan oleh proyek atau startup selama Initial Coin Offering (ICO) atau proses penggalangan dana lainnya di dunia kripto. Hard cap ditetapkan untuk memberi tahu investor tentang batas tertinggi jumlah investasi yang dapat diterima, dan ketika ba

Hash Rate

Hash rate adalah ukuran seberapa cepat suatu perangkat atau jaringan blockchain dapat melakukan komputasi untuk menyelesaikan algoritma hash. Dalam konteks penambangan mata uang kripto seperti Bitcoin, hash rate mengukur jumlah kalkulasi yang dapat dilakukan penambang untuk menemukan solusi dari