Investasi
Market
Learning Hub
Keamanan
Biaya
Lainnya
Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Reku Kampus

All-Time Low

Bagikan!
Bagikan!

All-Time Low (ATL) adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan harga terendah yang pernah dicapai oleh suatu aset sepanjang sejarah perdagangan aset tersebut. ATL sering digunakan dalam konteks saham, kripto, komoditas, dan instrumen keuangan lainnya. Ketika sebuah aset mencapai ATL, ini berarti harga aset tersebut telah jatuh ke titik terendah yang pernah tercatat sejak pertama kali diperdagangkan di pasar. Misalnya, jika harga suatu kripto pernah mencapai titik terendah sepanjang waktu, level harga tersebut disebut sebagai ATL.

 

Baca juga: 5 Istilah Investasi Penting yang Perlu Kamu Ketahui!

 

Peranan All-Time Low

All-Time Low (ATL) penting karena mencerminkan sentimen pasar yang sangat negatif atau kurangnya kepercayaan investor terhadap aset tersebut. Ketika harga aset mencapai ATL, ini bisa menandakan bahwa aset tersebut berada dalam tekanan jual yang besar atau menghadapi masalah fundamental yang serius. Bagi investor dan trader, mengetahui ATL adalah hal yang penting untuk mengidentifikasi risiko dan potensi peluang dalam pasar. Harga yang mencapai ATL dapat menandakan adanya kesempatan untuk membeli aset dengan harga murah, tetapi juga bisa menjadi sinyal peringatan tentang potensi penurunan lebih lanjut jika kondisi fundamental belum membaik.

 

Fungi All-Time Low Digunakan dalam Analisis Pasar

Dalam analisis teknikal,All-Time Low (ATL) digunakan sebagai level support penting di mana harga mungkin berhenti turun atau bahkan berbalik arah. Investor dan trader sering memantau ATL untuk melihat apakah harga akan memantul dari level tersebut atau justru menembus lebih rendah, yang bisa menandakan penurunan lebih lanjut. ATL juga digunakan untuk mengukur seberapa jauh harga aset telah jatuh dari puncaknya, atau All-Time High (ATH), yang memberikan wawasan tentang volatilitas dan risiko aset tersebut. Investor biasanya menggunakan ATL sebagai titik referensi untuk memprediksi perilaku harga di masa depan.

 

Risiko Berinvestasi di Aset yang Sedang Mencapai ATL

Berinvestasi dalam aset yang berada di dekat atau telah mencapai All-Time Low (ATL) penuh dengan risiko. Meskipun harga yang rendah bisa terlihat menarik bagi investor yang mencari aset undervalued, ada kemungkinan bahwa harga akan terus menurun jika masalah fundamental yang menyebabkan ATL belum terselesaikan. Beberapa risiko yang perlu diperhatikan termasuk likuiditas rendah, di mana sulit untuk menjual aset tanpa mengalami kerugian besar, dan ketidakpastian pasar, di mana sentimen negatif bisa membuat harga tetap rendah untuk waktu yang lama.

Selain itu, aset yang mencapai ATL mungkin mengalami penurunan karena faktor-faktor seperti kerugian finansial, perubahan regulasi, atau perubahan industri yang merugikan. Ini menandakan bahwa aset tersebut berada dalam situasi yang berisiko tinggi, dan investor harus berhati-hati sebelum memutuskan untuk membeli.

 

All-Time Low Bisa Menandakan Peluang Pembelian

Meskipun harga rendah bisa menjadi kesempatan pembelian bagi investor yang percaya bahwa aset tersebut akan pulih, All-Time Low (ATL) juga bisa menjadi pertanda masalah serius. Misalnya, aset yang mencapai ATL mungkin mengalami penurunan karena kerugian finansial yang signifikan atau perubahan regulasi yang merugikan. Sebelum memutuskan untuk membeli aset pada ATL, penting untuk melakukan analisis fundamental yang mendalam dan mempertimbangkan apakah kondisi yang menyebabkan penurunan tersebut dapat diatasi

 

Bagikan!
Kata Lainnya
Buy the Dip

Apa Itu Buy the Dip Buy the dip adalah istilah dalam dunia investasi yang berarti membeli aset, baik saham, reksa dana, maupun aset kripto saat harganya sedang mengalami penurunan. Tujuannya adalah mendapatkan harga beli yang lebih murah dibanding harga normal, dengan harapan nilai aset tersebut

ERC-20

ERC-20 adalah standar teknis yang digunakan untuk membuat dan mengelola token di blockchain Ethereum. Standar ini mendefinisikan serangkaian aturan yang harus diikuti oleh semua token, memudahkan kompatibilitas dengan aplikasi terdesentralisasi (dApps) dan platform lain. Dengan ERC-20, pengembang

Flippening

Flippening adalah istilah yang digunakan dalam komunitas kripto untuk menggambarkan kemungkinan terjadinya perubahan besar dalam peringkat pasar kripto, di mana Ethereum (ETH) akan melampaui Bitcoin (BTC) sebagai aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar. Kapitalisasi pasar sendiri dihi

Gwei

Gwei adalah satuan yang digunakan untuk mengukur biaya transaksi dalam jaringan Ethereum. Satuan ini merupakan bagian dari sistem gas Ethereum, di mana pengguna membayar biaya untuk melakukan transaksi atau mengeksekusi kontrak pintar (smart contracts) di blockchain Ethereum. Gwei adalah subunit

Delisting

Delisting adalah proses di mana saham suatu perusahaan dikeluarkan dari daftar bursa saham, yang berarti saham tersebut tidak lagi dapat diperdagangkan secara publik di bursa tersebut. Proses ini bisa terjadi karena berbagai alasan, baik atas kehendak perusahaan (voluntary delisting) atau karena